Thursday, September 19, 2019

TANTANGAN / COBAAN " BERKARIER, "BERPASANGAN PARALEL" dengan "BERKAH - HIKMAH"

Mengingat Penulis senang  melakukan experimental dalam meniti karier profesional,   agar tak merasa jenuh / monoton dan keluar dari "Comfort Zone" ber-Penghasilan Tetap setiap akhir bulan, maka Penulis  tanggal 1 Juni 1998, keluar dari Comfort Zone dan membuka Wadah Sendiri dengan Self-Employed. 
Hal ini  "Terpicu dengan Trigger",  karena Penulis  merasa tak diperlakukan  adil oleh Boss Baru, pengganti dari Bos Lama dari Penulis, pada masa akhir masa kerja 5 Tahun di PT Freeport, sebagai Inhouse Legal Counsel (se-level  dengan manager) di PT Freeport Indonesia, akibat system organisasi  tak jelas, yang tak memberi jaminan kepastian dalam berkarier. 
Boss  baru ini  telah  "merombak program lama" yang dibuat dan disepakati oleh Boss Lama - VP Spesial Business Development dan Penulis.
Penulis merasakan bahwa kelakuan Boss Baru disetiap perusahaan hampir sama,  dimana mereka membawa "methode dan cara kerja baru"  yang diterapkan di  perusahaan  baru,  guna secara  instant dapat memperlihatkan terjadinya perubahan penanganan pengelolaan department oleh si Boss Baru  dibandingkan dengan Boss lama kepada Para Shareholder.  
Pada awalnya,  Boss baru menghentikan Periodik Berkala "Konferensi Call jarak Jauh Lewat Layar TV besar", di ruang Konferensi Legal Department PT Freeport Indonesia antara  Boss lama (yang telah kembali ke USA) dengan Legal Department dan Tax Department PT Freeport Indonesia,  dan menegaskan "tak ada gunanya Conference Meeting Jarak Jauh lewat Layar TV", dengan Boss Lama,  karena jarak geografis terlalu jauh.

Selanjutnya Boss Baru membuat  "perubahan mendasar atas program lama" yang telah disepakati Boss lama dan  Penulis, sehingga Penulis sangat kecewa, karena tak ada jaminan "Kepastian Berkarier". 
Penulis  melakukan perlawanan terhadap Boss baru, dan "Syukur Alhamdulillah", Penulis  berhasil mendapatkan "kompensasi" berupa "Pelunasan Penuh atas Keseluruhan Jumlah House Loan yang Penulis peroleh dari PT Freeport Indonesia, plus  sejumlah uang. 
Perjanjian House Loan antara PT Freeport Indonesia dan  Penulis sebenarnya "baru berlangsung 5 Tahun", dimana masih ada jumlah sisa House Loan signifikan yang belum dikembalikan oleh Penulis kepada PT Freeport Indonesia, namun Penulis menuntut "Lunas" sebagai Kompensasi atas tindakan  Boss baru ini.   
Penulis menegaskan  "perombakan oleh Boss Baru atas program karier yang telah disepakati Boss Lama dan Penulis, adalah "melanggar komitment berkarier",  sehingga Penulis menegaskan  "membuang-buang waktuberkarier di PT Freeport Indonesia.  
Boss Lama saat itu sempat bertanya lewat email apakah semuanya ok di Jakarta, Penulis meresponse  ok karena toh Boss Lama sudah tak berada di Jakarta.
Maka Penulis memutuskan  "keluar" dari PT Freeport Indonesia, setelah  Penulis Alhamdulillah memperoleh "Kompensasi berupa 1 (satu) Rumah Villa Delima, yang diakui Lunas,  ditambah sejumlah uang". 
Berdasarkan pengalaman Penulis diatas, dan dengan menatap setiap "Tahapan Milestone profesi" dari Penulis, maka  Penulis "Fokus" pada "Pemberian Jasa Hukum Bisnis "Pertambangan Umum dan Migas", termasuk aspek pembiayaan, permodalan, investasi, korporasi, dan operasionalnya;
Hal ini Penulis rasakan menjadi "Takdir  jalan hidup Penulis" yang ditentukan ALLAH, sehingga Penulis mendapat "kesadaran pemahaman" bahwa "setiap manusia" yang bekerja disuatu Wadah apapun bentuk wadah tersebut, akan senantiasa menghadapi TANTANGAN / COBAAN dalam berkarier yang "BERPASANGAN PARALEL" dengan "BERKAH - HIKMAH", yang tak ternilai bagi dirinya masing-masing.
Jika kita tarik ke Kitab Suci AL Quran,  maka Penulis rasakan,  ini adalah sesuai  Wahyu ALLAH di Surat Alam Nasyroh ayat 5 
Surat ALAM Nasyroh Surat ke - 94 ayat 5, ALLAH mewahyukan : 
   فَإِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا
                                       Fainna ma'al 'usri yusraa (n) 
Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan.” (QS. Alam Nasyroh: 5) Ayat ini pun diulang setelah itu,
إِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا
                                                  Inna ma'al 'usri yusraa (n)
Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan.” (QS. Alam Nasyroh: 6)
  • "MODAL AWAL MANDIRI SELF-EMPLOYED"

Pada  tahapan  Milestone PASCA Pengunduran Diri Penulis dari PT.Freeport Indonesia, maka dalam "Perjalanan Meniti Karier sebagai Independent Business Lawyer",  Penulis merasakan dari "Aspek Keimanan", bahwa "ALLAH" telah memberikan pertolongan kepada Penulis,  mendapatkan "Modal Awal"  berasal dari  "Hasil Kompensasi" "berupa 1 (satu) Rumah Villa Delima plus sejumlah uang yang terurai diatas.

  Dalam perjalananan Mandiri "Self - Employed", Penulis  telah "menjual Rumah Villa Delima, berlokasi di Perumahan Villa Delima, Jakarta Selatan, yang semula penjualannya dimaksudkan membiayai "kuliah anak puteri Penulis yang telah lulus SMA 8, dan hendak kuliah di Singapore, namun ternyata Alhamdulillah dengan izin dan pertolongan ALLAH, puteri Penulis telah diterima di ITB jurusan Planalogi. 
Rumah Villa Delima "tak pernah" ditempati Penulis dan keluarga, karena Alhamdulillah Penulis dan keluarga,  telah  dikarunia ALLAH sebuah Rumah di Kompleks Deplu, Gandaria Selatan, Cilandak Cipete.
Maka Penulis  saat itu "menyewakan" Rumah Villa Delima  kepada Penyewa orang Filipina. Alhamdulillah sebagian pembayaran kembali cicilan hutang  Pokok "dibayar" dari "uang hasil sewaan rumah" dan bunganya dibayar oleh Bank Niaga yang bekerja sama dalam "Housing Program dengan PT Freeport Indonesia". 


"Hasil penjualan Rumah Villa Delima, plus  tambahan Uang kompensasi, telah Penulis gunakan sebahagian, untuk membuka "Wadah Law Firm Suleiman & Co", yang kini setelah Penulis dengan Izin ALLAH berusia 68 Tahun, wadah ini Penulis namakan AgsS - SaCo kombinasi antara Law Office dan Independent Business Lawyer, dimana SaCo adalah singkatan Suleiman Agung & Co.  
Dalam perjalanan "Eksperimen" meniti Karier, Penulis  Fokus Menjalankan Profesi Hukum Business,  selama lebih dari 21 (Dua Puluh Satu) Tahun  sejak 1 Juni  1998. 
PENUNJUKAN SEBAGAI LEGAL EXPERT DI BADAN ARBITRASI NASIONAL INDONESIA (BANI).

Pada bulan Februari 2019,  Syukur ALHAMDULILLAH, dengan izin dan pertolongan ALLAH,  Penulis ditunjuk oleh  seorang Partner suatu  Law Firmmenjadi "Saksi Ahli  - Legal Expert"  dalam suatu sidang kasus "Terkait Kegiatan Operasional Migas" di persidangan Badan Arbitrasi Nasional Indonesia ("BANI"). 

Kasusnya adalah terkait  "Loss dan Damage" (Kerusakan dan Kehilangan) Peralatan "Down Hole Equipment" - "Peralatan Dibawah Lubang Sumur Minyak/Gas atau tepatnya Dibawah Rotary Table", antara 2 (Dua)  Perusahaan Asing (Keduanya Skala Multi Nasional Company) Jasa Penunjang Kegiatan Operasi Migas di Indonesia.
Penulis sebenarnya pada bulan Februari 2019 tersebut,  telah membeli dan memperoleh Tiket Airfare untuk  mengunjungi  anak, mantu dan cucu yang ALHAMDULILLAH telah membeli Rumah sendiri di Kota Enschede, Belanda, tempat anak puteri bekerja di Universiteit Twente di Kota Enschede, Belanda
Isteri Penulis, sudah  berangkat lebih dulu ke Enschede, Belanda, menemani anak Penulis Tia bersama cucu, balik  dari tugas di Indonesia). 
Penulis menerima penunjukan menjadi "Saksi Ahli Legal Expert" dan mulai mendraft Legal Opini Legal Expert secara tertulis dalam Bahasa Inggris di Negara Belanda, dikamar Kerja Mantu (dimana bulan Februari 2019 dan Maret 2019 adalah musim Spring), dengan membawa segala dokumen Photocopy perjanjian terkait Penyewaan Alat Down Hole Equipment maupun Master Agreementnya dan dokumen lainnya terkait yang diperoleh dari Klien. 
 Penulis juga membawa Buku  Oil Rigs and Insurance (Some Aspects of the Law and Insurance relating to Offshore Mobile Driiling) karangan Michael Summerskill, Kastella, Piraceus, April, 1979, serta  buku Material Hukum Perjanjian yang berlaku di Indonesia. 

Alhamdulillah Penulis dengan "pertolongan dan izin ALLAH", telah selesai membuat dan menyerahkan 
terkait Distribusi Alokasi Risiko, Ganti Rugi dan Tanggung - Jawab,  hilangnya Peralatan Down Hole Equipment (Peralatan Dibawah Lubang Sumur), akibat musibah  kebakaran, yang dimiliki suatu Perusahaan  (PT PMA) Jasa Penunjang Kegiatan Operasi  Pengeboran  Minyak dan  Gas, yang disewakan kepada PT PMA Jasa Penunjang Operasi Minyak dan Gas lainnya, untuk digunakan membantu kegiatan Operasi Migas Offshore di suatu Lapangan Migas Offshore  di Wilayah Operasi Perminyakan dan Gas di Indonesia. 
  • ASPEK KEIMANAN
Penulis merasakan dari "ASPEK Keimanan" ada  hal paling penting atas "Karunia Rejeki" dari ALLAH yang Penulis "tak duga dan sangka-sangka arahnya datang dari mana", dimana "TERNYATA ALOKASI PENGGUNAANNYA, disaat bulan Suci Muhamaram  tahun 2019 atau Tahun Hijriyah 1441 H,  adalah untuk
(a) "Kebutuhan Mendesak" berupa perbaikan "Seluruh Atap Papan Rumah dan Plafon,  guna menghindari Robohnya "Atap Rumah" dan
(b) pembuatan Ruang Meeting dan Ruang Kerja, untuk penunjang Profesi Penulis sebagai Pemberi Jasa Hukum Bisnis.
Penulis semula menyewa Ruang Kantor dibeberapa tempat,  namun Penulis berpikir :  

sebaiknya Rejeki Karunia dari ALLAH terkait Profesi Pemberian Jasa Hukum Business Lawyer, jangan digunakan lagi untuk  menyewa Ruangan Kantor, melainkan untuk "membangun Ruang Meeting serta Ruang Kerjadi Bagian Sebelah Kanan Rumah (jika dilihat dari depan rumah, adalah sebelah kiri atas Rumah). 
Hal ini mengingat di lingkungan sekitar  Rumah Penulis, "terdapat beberapa rumah yang disewa menjadi Kantor Usaha", karena lokasinya dekat dengan Stasiun MRT Haji Nawi, Jalan Fatmawati, dimana sepanjangan Jalan Fatmawati, memang merupakan "daerah Perkantoran dan Usaha". 
BERSYUKUR KEPADA ALLAH - HUBUNGAN VERTIKAL KEATAS 
Dalam hubungan "vertikal Keatas" atau "Hablu MinaLLAH"  Penulis "harus benar-benar bersyukur" kepada ALLAH Yang Maha Kuasa dan Maha Penolong". 


  • TERIMA KASIH KEPADA SESAMA MANUSIA - HUBUNGAN HORIZONTAL
Sedangkan  pada "hubungan horizontal dengan manusia" atau "Hablu Minnanas", Penulis  berterima kasih kepada Klien dari Penulis yang mempercayakan pemberian Jasa Hukum maupun penunjukkan "Saksi Ahli" di BANI", yang secara "Keimanan" memang Penulis yakin digerakan oleh ALLAH, untuk menghubungi Penulis. 

Penulis juga berterima kasih kepada Para Profesional  Tukang ahli pemasangan Atap Baja Ringan serta Plafon, Pak Pudjiyanto No HP : 085289436053, Pak Ambon (Pak Muhammad), Pak Sukimin, Pak Achmad", dimana secara "Keimanan", Penulis  digerakan oleh ALLAH untuk menghubungi mereka setelah Penulis dan isteri Penulis,  ikhtiar mencari Material yang harganya sesuai budget Penulis dan isteri.  
Dari segi "Keimanan", terasa "Rejeki Karunia dari ALLAH" yang semula berasal dari "Fokus" Penulis pada  "Pemberian Jasa Hukum Bisnis Minyak GAS dan Pertambangan Umum kepada para Klien, pada faktanya sebahagian  Hasil Pembayaran Legal Fee -  serta Fee - Saksi Ahli, telah dialokasikan oleh "ALLAH Yang Maha Pemberi dan Maha Pendistribusi Rejeki Karunia ALLAH melalui Malaikat penyebar saluran karunia ALLAH, untuk pembayaran :
  • (a) Jasa Tukang Ganti Atap Kayu-Pemasangan Baja Ringan, dan (b)  Pengusaha Pedagang Barang Material Baja Ringan dan Gybsum yang merupakan "Jatah Karunia Rejeki dari ALLAH kepada Para Pengusaha Material" termasuk "Baja Ringan", "Besi Beton", "Batu Kerikil", "Pasir Bangka",  Lisplank dan Lis Gymsum, yang dibutuhkan Penulis untuk memperbaiki Atap Rumah /Plafon, serta Pembuatan Ruang Kantor/Ruang Kerja. 
  • Hal ini termasuk Pedagang Material Kusen Pintu dan  Pintu "Kayu Kamper" di Jl Asem II Cilandak - Pak Adang dan Ibu, Penjual "Genteng Plentong" dari Tanah Merah di Jl.Fatmawati.
  • SEMANGAT SPIRIT PERTOLONGAN ALLAH  PADA SAAT UJUNG PALING KRITIS
"Syukur Alhamdulillah",  pada "bulan Suci Muharam" ini, dimana menurut Para Ahli Agama, berdasarkan "Hadist Nabi", merupakan bulan Suci dimana :  
  • Nabi Ibrahim alaihi salam diselamatkan oleh ALLAH dari "Unggun APi Bakar" oleh Raja Namrudz, dan  
  •  Nabi Musa diselamatkan oleh ALLAH dari kejaran "Firaun" dilaut. 
Terkait "semangat spirit" mengenang "Pertolongan ALLAH" kepada Para Rasul yang  pada "saat diujung paling kritis", datang Pertolongan ALLAH,  sebagaimana di wahyukan oleh ALLAH kepada Nabi Ibrahim alaihi salam dan Nabi Musa alaihi salam, seperti termuat di Kitab Suci Al Quran maupun Hadist, maka kta dapat mengambil  pelajaran dan penerapan atas "Semangat Spirit" pertolongan ALLAH diatas, pada perjalanan setiap Tahapan Milestone  Perjalanan hidup kita sehari-hari;
Hal ini dapat kita rasakan, dengan keunikan kebutuhan dasar masing-masing yang membutuhkan Pertolongan ALLAH, tentunya setelah kita berikhtiar dan berusaha dengan sungguh-sungguh, melalui proses jatuh dan bangun, serta berdoa kepada ALLAH Yang Maha Kuasa.
Khusus bagi Penulis, "Aspek Keimanan", terkait "Semangat  Spirit"  pelajaran yang dapat kita ambil, adalah  bahwa "Alokasi Karunia Rejeki" ALLAH  atas Pemberian Jasa Hukum maupun menjadi "Saksi Ahli" sebagaimana terurai diatas, ternyata adalah diperuntukan ALLAH untuk membantu Penulis "melaksanakan Kebutuhan Prioritas Utama Pergantian Atap, Plafon Rumah guna :

(a) menghindari "Ambruknya Atap / Plafon, dan 

(b) membuat Ruang Meeting/ Ruang Kerja guna "menunjang Penulis menjalankan Profesi Independent Business Lawyer / Konsultan Hukum dengan Brand Name  "Brand Name AgsS - Saco Law.
Dengan berbagai pengalaman yang Penulis alami pada setiap Phase Tahapan MilesTone Kehidupan, maka Penulis sadar  dan yakin secara "Keimanan"  bahwa "TAK MUNGKIN", kejadian baik "pemasukan" Rejeki Karunia ALLAH maupun  "pengeluaran pemakaian" atas Rejeki Karunia ALLAH S.W.T., untuk "Kebutuhan Mendesak" adalah "serba kebetulan" melainkan "Memang" adalah  "JALAN PERTOLONGAN KARUNIA"  ALLAH,  atas Kebutuhan Mendasar kita
Alhamdulillah, Penulis, diberikan izin  ALLAH  mencapai umur  68 Tahun, dimana  Penulis  tak boleh terlalu  mengoyo hanya mengejar "Dunia yang bersifat sementara",  yang dapat mengorbankan phisik, emosional,  mental maupun spiritual kita, melainkan  "harus seimbang" yaitu "berusaha mencari kiat  untuk dapat memenuhi kebutuhan kehidupan Penulis dan isteri, mengingat kedua anak Penulis ALHAMDULILLAH  sudah  bekerja.
 Hal paling utama yang harus kita lakukan adalah : memperbanyak memaknai "Hikmah Kehidupan Dunia dan Akhirat", dengan lebih giat membaca Kitab Suci AL Quran dan Hadist bagi kaum muslim (kaum yang menyerahkan diri kepada ALLAH Yang Maha Esa).

Pada Tahapan Milestone  melewati 68 Tahun atau Kilometer 68 TAHUN, Penulis sangat bersyukur ALHAMDULILLAH kepada ALLAH, atas Pertolongan ALLAH  membantu Penulis yang berprofesi sebagai Independent Business Lawyer / Konsultan Hukum dengan Brand Name "AgsS - SaCo" (kombinasi Law Firm dan Independent Business Lawyer),  mendapatkan  : 

         (A) "Karunia Rejeki"  ALLAH (i) pekerjaan Jasa Hukum membuat Draft Perjanjian Cessie - Pengambilan Alihan Piutang Bank yang di -"konversi" menjadi kepemilikan Saham,  di suatu Perusahaan pembuatan hasil tambang besi - Besi Baja Ulir (Ingat : besi diciptakan oleh ALLAH sesuai surat Besi di Al Quran)", serta (ii) mereview Perjanjian Akuisisi Perusahaan Minyak Gas di Indonesia,  
(B) menjadi "Saksi Ahli" "Legal Expert" Hukum Distribusi Alokasi Risiko,  Tanggung Jawab Ganti Rugi Kehilangan Peralatan Down Hole Equipment dalam Kegiatan Operasi Offshore MIGAS  di Sidang Tribunal BANI (Badan Arbitrasi Nasional Indonesia) :  
(I) terkait dispute yang lahir dari kegiatan Operasi Pengeboran Sumur  Minyak dan Gas  dimana (CATATAN : Minyak dan Gas  menurut ahli Geologi  adalah berasal dari "Pemanasan dan Tekanan Tinggi" dibawah kedalaman Bumi, dari Fosil Plankton Tanaman maupun segala macam Makhluk Binatang yang telah mati dan terbenam pada kedalaman bumi beratus ribu  meter bahkan berpuluh puluh kilometer dibawah dasar Bumi selama lebih dari 350 Juta Tahun)

(Ingat dari "ASPEK KEIMANAN" : 

Bumi, segala macam Tanaman,  dan Mahkluk Binatang maupun manusia diciptakan oleh ALLAH dan dimatikan oleh ALLAH serta akan kembali kepada ALLAH;

Proses Pemanasan dan Tekanan Tinggi dibawah Bumi atas "Fosil Plankton  Tanaman dan Segala Macam Makhluk yang telah mati / terbenam pada kedalaman bumi beratus ribu  meter bahkan berpuluh puluh kilometer dibawah dasar Bumi" merupakan "Proses Grand Design dari ALLAH Sang Maha Pencipta" atas seluruh Langit dan Bumi dan segala yang ada diantara Langit dan Bumi,  sesuai Wahyu ALLAH di banyak ayat di Kitab Suci AL Quran). 

Manusia diberikan akal oleh ALLAH untuk mengeksplorasi kekayaan Bahan Galian Tambang, Migas dan Kekayaan bawah tanah bumi dengan menggunakan teknologi dan ilmu.   
Penulis sadar secara "Keimanan" bahwa  sebahagian Karunia Rejeki ALLAH adalah diperuntukan untuk perbaikan (a) "Seluruh Atap Rumah/Plafond dan (b) pembuatan Ruangan Meeting Kantor,  guna menunjang Profesi Jasa Hukum  Penulis yang digeluti sejak 1 Juni 1998, pasca Penulis Exit sebagai Inhouse Legal Counsel di PT Freeport Indonesia, yang terealisasi Bulan Muharam Tahun 1441 H atau Bulan September Tahun 2019, sebagai waktu yang tepat sesuai ketentuan ALLAH.
Sesuai Pedoman ALLAH di Kitab Suci AL Quran,  kita harus "sabar dan minta Pertolongan" ALLAH Yang Maha Penolong, karena ALLAH Sangat Mengetahui Kebutuhan Dasar kita pada setiap Phase Milestone Perjalanan Kehidupan kita sesuai Surat AL Baqarah Surat 2 ayat 45 - 46:
Firman Wahyu ALLAH :
Terjemahan Bahasa Indonesia :
Jadikanlah sabar dan Sholat sebagai penolongmu. Dan Sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat kecuali bagi orang-orang yang khusyu', (yaitu orang-orang yang meyakini bahwa mereka akan menemui TUHAN - nya dan bahwa mereka akan kembali kepada NYA (QS 2 Al Baqarah ayat 45 46).
 Berdasar pengalamanan diatas, Penulis  sadar untuk senantiasa "mengingat" dan "bersyukur" kepada ALLAH, dengan memaksakan diri secara kontinue "membaca, mempelajari dan memaknai isi  Kitab Suci AL Quran, sholat jamaah di Mesjid dekat rumah bagi pria muslim.

Kita juga harus berusaha keras menjauhi larangan dan melaksanakan perintah ALLAH, yang dimengerti dengan  "bertaqwa", sesuai Surat 65 Ath Talaq ayat 2.3. 

"Niat" kita adalah mengharapkan mendapatkan "Ridho dan berkah" dari ALLAH Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang, Maha Pencipta, Maha Kuasa, Maha Perkasa, Maha Kuat, Maha Penolong,  dan senantiasa bertobat mohon pengampunan dari ALLAH atas segala dosa, kekhilafan, kesalahan yang kita lakukan, dimana isi dari Wahyu ALLAH dalam Surat 65 Ath Talaq ayat 2.3 adalah berbunyi sebagai berikut :

Terjemahan Bahasa Indonesia  
Surat 65 Ath Talaq ayat 2.3
Barangsiapa bertaqwa kepada ALLAH, niscaya DIA akan mengadakan baginya jalan keluar, dan memberinya rejeki dari arah yang tiada disangka-sangka. Dan Barangsiapa yang bertawaqal kepada ALLAH, niscaya ALLAH akan mencukupkan (keperluannya).
Sesungguhnya ALLAH melaksanakan urusan yang (dikehendaki). Sesungguhnya ALLAH telah mengadakan ketentuan bagi tiap tiap sesuatu    { QS Ath-Talaq (65) 2-3}   
PERANG TANDING POTENSI FUJURAHA DAN TAQWA dalam Diri Manusia.

Yang jelas, setiap manusia senantiasa dalam Tahapan Kehidupannya akan merasakan "perang tanding" dalam dirinya antara "Fujuraha" (sifat potensi buruk) dengan sifat potensi "Taqwa",  yang memang oleh ALLAH diilhamkan sebagai potensi dalam setiap diri manusia. Manusia harus berusaha bertarung untuk melawan "Hawa Nafsu" (sifat potensi Fujuraha)  dengan meningkatkan "Ketaqwaan" dengan membaca Kitab Suci Al Quran sebagai Cahaya dari ALLAH bagi manusia,  guna keluar dari Kegelapan dan melawan potensi Fujuraha .  
  
KASIH SAYANG KEPADA MAKHLUK Burung Ciptaan ALLAH 

Kita harus memaksakan diri menumbuhkan dan meningkatkan  "kasih sayang" kepada "makhluk burung" ciptaan ALLAH Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang,  dengan memberi makanan beras / roti dihalaman belakang, sehingga  burung-burung senang mampir kehalaman kita tanpa di "Kurung dalam sangkar", namun "Bebas Terbang" dan mampir bermain berkicau kerumah kita, "setiap hari" baik pagi, siang atau sore, yaitu waktunya  "burung lapar dan mencari makanan".
Hal ini Penulis rasakan pada phase tahapan Mile stone - Snapshot Fragmentasi Kehidupan saat ini, yaitu  suatu keadaan nyata yang benar Penulis BUTUHKAN pada usia yang diberikan ALLAH S.W.T. kepada Penulis 68 Tahun, dimana Pria diberi tugas mencari Nafkah bagi isteri dan keluarganya sesuai tuntunan ALLAH dalam agama Islam. Semula sebenarnya Penulis telah mengiklankan Rumah dijual melalui website https://survivalldotnet.wordpress.com/2017/07/20/kiat-survival-masa-transisi/
 https://rumahdijual.com/jakarta-selatan/2498252-dijual-rumah-lokasi-jakarta-selatan-cilandak-gandaria-selatan.html
2 tahun yang lalu,  sebagai salah satu alternatif  melanjutkan kehidupan Penulis, isteri, dan anak.
Namun,  Penulis merasakan di Episode Snapshot saat ini, ALLAH "telah secara nyata memberi jalan keluar "kepada Penulis, isteri dan keluarga Penulis",  untuk :
(a) "memperbaiki Seluruh Atap Rumah, Plafon,  yang kayunya  termakan rayap", dengan "risiko ambruk" jika tak diperbaiki segera,  dan 
(b) membuat Ruangan Meeting/Kantor untuk menunjang Penulis menjalankan "Usaha Jasa Hukum" sebagai Business Lawyer yang telah digeluti sejak tanggal 1 Juni 1998, setelah Penulis keluar sebagai In-House Legal Counsel di PT Freeport Indonesia.
Manusia punya rencana atas kekhawatiran cash flow,  guna memenuhi kebutuhan keluarga,  namun ALLAH yang pada akhirnya menentukan apakah kita masih  diizinkan  untuk tetap menetap  maupun kerja di Rumah Penulis yang lokasinya dekat Masjid di Kompleks Deplu, Gandaria Selatan, Cilandak, dan  Stasiun MRT Haji Nawi, sehingga ALHAMDULILLAH menjadi  strategis  terkait  transportasi umum yang cepat, nyaman, aman dan layak yaitu MRT maupun Bis Trans Jakarta.
  • Bayangin naik MRT dari Stasiun Haji Nawi dekat Rumah dan Kantor Penulis ke Stasiun MRT Hotel Indonesia,  hanya membutuhkan Insya ALLAH antara 20 Menit hingga 30 Menit.    
Maka ada beberapa kemungkinan yang Penulis dapatInsya ALLAH  lakukan untuk melanjutan kehidupan yaitu (i) membuat kos-kosan, kontrakan sebagian rumah,  maupun menggunakan Ruangan Meeting untuk keperluan Kantor "Self Employed" - Jasa Hukum (Small Office Home Office - "SOHO") yang Penulis sudah Alhamdulillah geluti semenjak 1 Juni 1998. 

Manusia harus berikhtiar dan senantiasa memohon pertolongan dan menyerahkan diri  kepada ALLAH, untuk ditunjukkan jalan pemecahan apa yang sebaiknya kita lakukan untuk melanjutkan kehidupan kita. 
Oh ya untuk Ikhtiar menjaga kesehatan kita Penulis Alhamdulillah sudah 2 (dua) Bulan secara Rutin Gowes.
Penulis menceritakan pengalaman diatas, mengingat menurut Ustad Arifin Purba (yang pada siang hari setelah Sholat Dhohor setiap hari Selasa mengisi Tausyiah di Masjid Mukhlisin), menasehatkan bahwa jika mendapatkan kenikmatan karunia ALLAH yang kita rasakan karena kita berusaha untuk sabar dan senantiasa bertaqwa dan meminta pertolongan ALLAH, dengan menjauhi larangan NYA dan mengikuti perintah ALLAH, maka atas nikmat ALLAH tersebut hendaklah kita siarkan dalam rangka berdakwah sesuai Firman ALLAH dalam ayat terakhir Surat Dhuha Surat 93 ayat 11  yang berbunyi :
Wa ammaa bini'mati rabbika fahaddits
Dan terhadap nikmat Tuhanmu, maka hendaklah kamu siarkan 
Maka kenikmatan mendapatkan Karunia dari ALLAH dari arah yang tidak disangka-sangka dan duga, jika kita berusaha untuk bertaqwa kepada ALLAH hanya semata-mata mengharapkan Ridho dari ALLAH, sesuai Surat QS Ath-Talaq (65) 2-3} diatas, perlu kita ungkapkan bukan sekali-kali dengan maksud riya atau ujub, melainkan untuk menambah keimanan dan keyakinan kita atas Janji ALLAH serta Firman ALLAH dalam Kitab Suci Al Quran
  Sekian dahulu tulisan Penulis di Blog AGUNGS Experimental Blog ini, yang Penulis buat, mengingat Penulis senang melakukan Experimen dalam Kehidupan ini.

Jakarta, 19  September 2019, beberapa kali diedit dan terakhir 20 Februari 2020

Wassalam,  Agung Supomo Suleiman 

 
 



 


Friday, August 16, 2019

EXPLORASI JAKARTA CIPETE - SENAYAN PERSPEKTIF PEGOWES

Setelah Penulis tidur malam ini,  tidak terasa terbangun ditengah malam ini, dimana Penulis kemudian membuka Blog dari Penulis dan ada keinginan untuk menulis, namun belum jelas apa yang hendak ditulis.
O ya, Alhamdulillah kemarin Penulis EXPLORASI JAKARTA CIPETE ke   - SENAYAN  PERSPEKTIF PEGOWES  berangkat jam 9.15 pagi, setelah sebelumnya Gowes hingga ke Andara Residence, kerumah Kakak Penulis lewat jalan Fatmawati berangkat setelah Sholat Asyar.

Rasanya enak menemukan jalan untuk bisa bergowes lewat Jalan Fatmawati ( Catatan : tidak ada jalur khusus Gowes),  dimana Penulis rajin bertanya kepada orang dipinggir jalan untuk mengetahui arah menuju Residence Andara, sehingga Alhamdulillah, Penulis  bersyukur dapat sampai di Residence Andara, dan mampir kerumah Kakak setelah menempuh 1 jam lebih, dimana kemudian minum teh anget dan berputar sebentar sekitar Residence Andara;

 Jelang Magrib Penulis pulang gowes ke rumah dan sholat Magrib berjamaah ditengah jalan pulang, sehingga pulangnya ternyata sudah malam dan Alhamdulillah bisa sampai rumah. Sebenarnya Penulis belum siap bersepeda malam karena Sepeda Lipat Penulis tidak dilengkapi dengan lampu depan maupun pantulan merah plastik jika kena sorotan lampu dibelakang sadle sepeda, sehingga Penulis bilang ke Kakak Penulis mau segera balik ke Rumah jelang Magrib mumpung belum gelap, namun ternyata ditengah jalan setelah Magrib berjamaah di salah satu Mesjid di pertigaan, telah gelap malam.

Penulis memang sengaja mampir sholat Jamaah di Mesjid tersebut karena tidak mau ketinggalan Sholat Berjamaah di Mesjid Rumah ALLAH, guna mengapai Ridho ALLAH S.W.T. yang bernilai 27 kali dibandingkan dengan Sholat sendirian, sesuai Sunnah Hadist Nabi Muhammad S.A.W.
Sebelumnya pada hari kemarinnya  Penulis ber-Gowes ke arah Toko Material Besi Aneka Logam dibilangan Jalan Fatmawati dekat ITC Fatmawati untuk menanyakan material baja ringan guna mengganti atap rumah yang sudah mulai kena rayap, mengingat sudah lama juga atap rumah Penulis dan isteri dibilangan Kompleks Deplu Cipete/Cilandak tidak diganti. 
Wah, secara  tidak sadar tidak terasa disebabkan Penulis berusaha latihan praktek bersepeda - Gowes secara rutin minimal 30 Menit satu hari disekitar Cipete, maka  Alhamdulillah Penulis merasakan  "sudah mulai dapat mengendalikan Sepeda", karena pengendalian Sepeda itu penting agar terasa Sepeda yang kita kendarai "menyatu dengan diri kita" sehingga mudah dikendalikan Sepedanya. Penulis mulai ber- Gowes lagi, disebabkan mendapatkan nasehat dari Dokter 24 Jam dibilangan dekat Stasiun MRT Haji Nawi, untuk bersepeda guna mengatasi masalah "sesak nafas".
Penulis Fokus memang pada hari itu untuk dapat menuju Senayan, sebagai suatu "Tantangan" yang harus berusaha ditaklukan, mengingat sehari sebelumnya Alhamdulillah, dengan izin dan pertolongan ALLAH Yang Maha Kuasa dan Maha Kuat, Penulis  berhasil Gowes ke tujuan  Residence Andara tempat tinggal Kakak Penulis.
Rasanya nikmat sekali bagi Penulis dapat bergowes menelusuri jalan antara lain melewati, Jalan Cendrawasih, Kompleks Deplu Cilandak, Gandaria Selatan, Stasiun MRT Haji Nawi,  Jalan Fatmawati, Panglima Polim dan belok lewat jalur dekat lapangan depan Apotik Melawai, jalan sekolah SMA 70,  Bulungan dan terus  Jalan Hang Lekir, Hang Tuah, Jl.Martimbang, Simprug hingga tidak terasa lewat dekat Universitas Moestopo dan ketemu  kearah Senayan yang kini bernama Gelora Bung Karno disingkat "GBK, yang bisa terlihat dilaporan Fitbit garis merah yang dihubungkan dengan HP Penulis.
Oh ya sesampainya di Senayan, terlihat dari Papan Pengumuman di sekitar GBK,  bahwa Kendaraan Mobil dan Motor "tidak boleh berpakir disekitar lingkungan GBK", dengan sanksi akan digerek jika tetap berpakir
Terlihat juga bahwa banyak tali pembatas kuning dimana kita tidak bisa melawatinya.   Penulis melihat ada Pintu masuk yang terbuka, dimana ada Pejalan Kaki yang sedang berolah raga jogging keluar dari GBK, sehingga  nampaknya Sepeda atau Pejalan Kaki, dapat  masuk kedalam lingkungan GBK, sehingga Penulis ber-Gowes ke tempat Tennis, dan melanjutkan ke Gedung Kolam Renang di GBK. 
Penulis ber - Gowesnya santai saja,  sambil menikmati pemandangan meng-"Eksplorasi Jakarta melalui Perspektif Pe-Gowes", yang terasa sekali berbeda dengan perspektif,  jika kita  menaiki kendaraan umum atau kendaraan biasa. Penulis memang "Fokus" pada Tujuan hendak ber-Gowes dari Rumah di Kompleks Deplu Cipete/Cilandak, menuju ke Senayan sehingga tidak terasa bahwa Penulis telah ber-Gowes  lumayan jaraknya 22.55 - 22.63 km selama 3 Jam 40 menit sebagaimana terbaca dalam Laporan perlengkapan "Jam FitBit" yang bisa mengukur Denyut Jantung per menit, serta bisa dipasang jam berapa memulai Excercise, serta berapa jam serta berapa km ditempuh sekali Excercise, serta berapa Kalori yang dibakar, yang    dikaitkan dengan "Blue Tooth" dengan HP Penulis yang dipasang GPS, yang disetel mulai berangkat dari Rumah Penulis ke Senayan Kolam Renang hingga kembali ke rumah,  dimana Penulis sempat mampir pulangnya  memakan Soto Kudus di Jalan Kyai Ahmad Dahlan dan Sholat Dhuhur Jamaah di Mesjid At Taqwa Muhammadiyah bersama dengan anak2 sekolah, sebelum bergowes menuju pulang ke rumah. 
Pengalaman ber Gowes diatas,     sangat menarik bagi Penulis, dan sangat bersyukur masih diberi izin oleh ALLAH S.W.T., dapat ber Gowes dengan santai sambil menikmati Pemandangan sepanjang jalan dari Perspektif Seorang Pe-Gowes, dimana terasa menyehatkan badan khususnya memperkuat otot paha dan betis serta telapak kaki, serta belajar untuk menguasai diri untuk mengendalikan sepeda serta mengatur pernafasan yang menurut Nasehat Dokter bagus untuk mengatasi Sesak Nafas, tentunya Penulis juga membeli menutup hidung dan mulut agar bisa mengurangi mengisap udara radikal bebas.
Memang untuk menjaga kesehatan atas badan phisik kita, harus ada kemauan dan tekad yang kuat dari diri kita untuk mau memaksakan diri kita berolahraga, dimana kebetulan Penulis mengikuti nasehat Dokter 24 Jam untuk bersepeda dimana menurut Dokter, tekanan pada dengkul kita dengan bersepeda tidak terlalu membebani. Penulis sangat bersyukur kepada ALLAH S.W.T. masih diizinkan untuk mau ber Gowes, sehingga terasa lebih enak dan enteng badan kita, dan tidurnya juga lebih enak, dikombinasikan dengan minum 1 sendok makan Ekstra Virgin Olive Oil pagi hari dan 1 sendok makan malam hari, untuk menjaga kesehatan kita sesuai  kata para ahli yang menasehatkan Manfaat dari Olive Oil serta Manfaat dari bersepeda.
Ok dulu sudah malam jam 3.18 AM, mau tidur dulu pada malam Sabtu 17 Agustus 2019

Jakarta, 17 Agustus 2019 jam 3.18 AM  setelah tadinya sudah tidur, dan terbangun dan mau tidur lagi, d-Edit pagi Sabtu 17 Agustus 2019 jam 8.06 AM
Agung Supomo Suleiman 

MERDEKA - Dirgahayu Indonesia Raya
.   AGUNGSS MUSIC BLOG

https://www.youtube.com/user/agungss

   .
       

Friday, July 26, 2019

Perlu Policy Kebijakan Untuk Para PeGowes Demi Udara Bersih

Save 80.0% on select products from LOBKIN with promo code 808LVZE6, through 11/2 while supplies last.
Sudah lama nih tidak berkunjung ke Blog AgungSS Experimental Blog; Oh ya aku baru saja selesai olahraga Gowes Sepeda 6,48 km selama 57, 41 menit dimana Energy Burned 385 Calo dengan 6,8cal/m sesuai dengan laporan dari Fitbit yang disambung dengan HP ku. Rasanya enak sudah mulai menguasai pengendalian sepedanya setelah hampir 2 Minggu aku mulai Gowes setelah dokter 24 Jam dekat Rumahku dibilangan Perumahan Kompleks Deplu, Gandaria Selatan, Cipete/Cilandak,  atau dekat Stasiun MRT Haji Nawi   
menasehatkan aku untuk mencoba bersepeda sewaktu aku bilang aku suka sesak nafas.


Berdasarkan nasehat dokter tersebut aku mencari sepeda dan Alhamdulillah ada kawan isteriku menawarkan untuk membeli  Sepeda Lipat yang sudah tidak dipakai anaknya, dan tentunya aku dan isteriku tidak menolak untuk membeli karena memang aku sedang butuh sesuai  nasehat Dokter Umum tersebut.

Maka sudah lebih kurang 2 Minggu, aku setiap hari minimal 30 Menit Gowes demi menjaga kesehatan phisikku. Rasanya semula agak kaku menggencot pedalnya, karena memang sudah lama tidak bersepeda,  namun dengan banyak kita praktek berlatih, Alhamdulillah  terasa otot kaki paha dan betis rasanya menguat, dan juga penguasaan nafasnya mulai terkendali. Penguasaan sepeda maupun tanjakan semula juga agak berat,  namun dengan berpraktek terus,  maka rasanya bisa tertanggulangi. 
Bagi pegowes seumur Penulis yang sudah diberikan oleh ALLAH Yang Maha Pemberi Kehidupan, dapat mencapai berumur 67 tahun lebih, kita harus mengetahui kelemahan dan kekuatan kita. Sehingga karena di Jakarta tidak tersedia Jalur Khusus untuk sepeda, maka kita mencari tempat dekat kompleks daerah Cipete yang tidak banyak motor dan mobil. Permulaan tentunya kita service dulu sepedanya di dekat Rumah yaitu Bengkel Sepeda di Daerah pertokoan Lotte Fatmawati.  Aku semula juga tertarik dan mencoba sepeda anaku Tia di Belanda,  sewaktu Akhir bulan Februari Mei hingga permulaan April 2019, aku ke Enschede, Belanda, tempat anakku Tia, Mantuku Matthias dan cucuku Olivier bertempat tinggal.  
Kalau di Belanda, enak sekali bersepeda karena memang tersedia adanya Infrastruktur Jalur Khusus Sepeda, sebagai Kebijakan Policy di Belanda yang mengutamakan kendaraan bersepeda, semenjak tahun 1973, dimana masyarakat Belanda pada tahun 1970-an telah melakukan Demonstrasi Protest untuk dibuatnya  Kebijakan Transportation Policy yang memberikan Infrastruktur Jalur Khusus untuk bersepeda, mengingat pada saat itu juga belum banyak tersedia Jalur Sepeda Khusus, sehingga terjadi banyak kecelakaan, disaat ekonominya sedang booming,  sehingga banyak kendaaraan Mobil yang dibeli dan nampaknya menyebabkan kerugian bagi pemakai sepeda karena tidak tersediannya jalur khusus yang menyebabkan kecelakaan,   karena tidak tersedianya jalur khusus sepeda yang memadai pada saat itu   dari segi Keselamatan dan Keamanan Berspedea. 
Demonstrasi ini dapat kita temukan di You Tube. 

How the Dutch got their cycling infrastructure

Memang sangat enak kalau kita mau mengetahui dan mempelajari keadaan "Kenapa Misalnya di Belanda Infrastruktur untuk sepeda saat sekarang tersedia bagus sekali". 

Ternyata tidak terjadi begitu saja, melainkan karena ada latar belakang adanya Kebijakan atau Policy Tingkat National dan  Municipal yang dibuat karena akibat adanya banyak kecelakaan pengendara sepeda khususnya terhadap anak kecil , karena mereka dimarginalkan dengan adanya banyak kendaraan mobil. 
Selain benar-benar mengurangi kecelakaan juga untuk menjaga lingkungan kebersihan udara, dan juga space atau ruangan spacenya terbatas, sehingga demonstrasi dan protest muncul tahun 1970-an dimana tahun 1973 juga tejadi krisis energy, sehingga protest tersebut diatas berhasil untuk dirubah dan dibuatnya Policy Transportasi secara Nasional dan Munipal. 
     Untuk itu kta juga bisa belajar dari Belanda bagaimana menanggulangi transportasi yang aman, nyaman dan juga disediakannya Infrastruktur Sepeda, karena dulu sewaktu aku SMP Sumbangsih, kita juga berkendaraan sepeda; Memang harus ada kemauan pembuatan Policy tingkat Pusat maupun Daerah yang juga dapat berkontribusi untuk membersihkan udara dari polusi radikal bebas.
Wah, sudah dulu deh, ada undangan dimana jam 10.00 harus sudah berangkat;
Ok Ya
Jakarta 27 Juli 2019
Cheers
Agung S.Suleiman     
     


Thursday, January 31, 2019

Profesionalitas Business Lawyer

Tidak terasa sudah akhir Bulan Januari Tahun 2019. Memang waktu itu berlalu sangat cepat. Setiap tahun ada perbedaan keadaan maupun pekerjaan apalagi jika kita Self Employed dan telah diberikan kesempatan oleh ALLAH untuk berada didunia yang fana ini lebih dari 67 tahun, alias umur pensiun. 

Yah begitulah kehidupan itu berjalan terus dan tidak pernah berhenti hanya generasi nya yang diubah dan diganti oleh ALLAH, dari zaman ke zaman dan dari  Umat ke Umat penggantinya, sesuai dengan Firman ALLAH dalam Kitab Suci AL Quran bagi kita yang berkeyakinan Muslim
  Jika kita sudah diberikan umur yang panjang oleh ALLAH, dan jika diberikan oleh ALLAH keberanian untuk melakukan "Eksperiman Kehidupan Self Employed" pada umur tertentu dalam tahapan kehidupan kita, dimana bagi Penulis telah 2 kali melakukannya yaitu pertama tahun `1991, dan kemudian tahun 1998,  maka Insya ALLAH, kita akan akan diberikan "Pemahaman dan Kesadaran" dari ALLAH Sang Maha Pencipta bahwa  rejeki karunia dari ALLAH  kepada kita dapat terjadi disaat dan waktu yang "tidak bisa kita diduga-duga datangnya, dimana dapat diberikan ALLAH" diujung tahun,  bisa ditengah tahun  atau dapat diberikan ALLAH kepada kita diakhir tahun. Sehingga terasa ada masa Pacekelik dan ada masa Hujan turun gerimis dan juga ada masa hujan Deras atas Cash Flow kita yang membuka wadah sendiri atau Self-Employed ("Mempekerjakan diri sendiri").
Yang jelas perjalanan dalam setiap 1 tahun ada 12 Bulan, yang beredar terus mengikuti peredaran Bumi yang mengitari Matahari serta Bulan yang mengitari Bumi sesuai dengan ketetapan dan ditentukan oleh ALLAH sang Maha Pencipta kehidupan ini serta alam semesta ini, sebagai tanda-tanda Kekuasaan ALLAH sesuai dengan Firman ALLAH dalam Kitab Suci Al Quran.

Memang benar kata para Ustad yang mendalami Kitab Suci AL Quran bahwa kita sebagai makhluk hidup didunia sudah diberikan "Jatah dan Takaran Rejeki" selama kita masih diberikan kehidupan oleh ALLAH didunia yang sementara ini. 
Bagi Penulis sebagai  Blogger, ada kesenangan dan kenikmatan sendiri jika kita sedang menulis mengikuti alur pikiran maupun perasaan dan mood kita. Memang setiap manusia berbeda-beda karakter dan pasionnya, dimana jika dikombinasikan antara beberapa elemen yang diberikan ALLAH Sang Maha Pencipta kepada kita maka terbentuklah suatu "Karakter Keunikan" dari masing-masing kita didalam meramu dan menjalankan kehidupan didunia ini.   
Tidak ada manusia yang sempurna didunia ini, pasti ada kekurangan dan kelebihan, kelemahan dan kekuatan masing-masing sesuai dengan "Qadar" yang diberikan oleh ALLAH melalui sistem "mekanisme keturunan Genetik" dari kombinasi Orang Tua kita, baik sifat, karakter, jenis ras, etnis secara "turun temurun" dan  "generasi demi generasi" sesuai Siklus Kehidupan yang diciptakan oleh ALLAH secara sempurna atas semua manusia yang diciptakan ALLAH diseluruh belahan Bumi ini, sesuai  Firman ALLAH dalam Kitab Suci Al Quran yang merupakan Kitab Suci Pelengkap dan Penutup dari Seluruh Kitab2 Suci terdahulu yang diturunkan ALLAH melalui Para Rasul dan Nabi sebelumnya dari Umat ke Umat dan Zaman ke Zaman, dimana kita sebagai Umat Rasul Muhammad S.A.W. merupakan Umat terakhir dari Rasul Akhir dan Penutup dari Para Rasul yaitu Rasul Muhammad S.A.W. yang melanjutkan pesan gembira  dan peringatan ALLAH untuk hanya menyembah kepada  ALLAH Yang Maha Esa  dan tidak kepada Ilah yang lain selain ALLAH yang tidak beranak maupun tidak mempunyai ketergantungan atas sesuatu Zat lain apapun,  sesuai Firman ALLAH dalam  Surat AL Ikhlas dari Kitab Suci Al Quran

Penulis termasuk manusia yang senang bereksperimen dengan kehidupan, dimana disetiap Wadah perusahaan orang lain Penulis hanya bertahan bekerja paling lama setiap tempat 5 tahun, dimana pada tahun 1991 pernah mencoba membuka wadah sendiri 1 Tahun dan diminta gabung merger dengan suatu Law Firm ternama selama 2 tahun, namun Penulis kembali bekerja sebagai In-House Legal Counsel di Perusahaan PT Freeport Indonesia pada tahun 1993 dan pada bulan Juni tahun 1998 kembali membuka wadah sendiri,  guna dapat secara optimal menjadi Self Employed dengan membuka Wadah suatu Law Firm dengan nama Suleiman & Rekan yang kemudian beberapa kali berganti Partner maupun nama yang kemudian  menjadi bernama Suleiman Agung & Co atau disingkat SACO Law Firm.
Dalam perjalanan selama 20 tahun Penulis juga sering memberikan Jasa Hukum secara Individu - Independent Business Lawyer - AgsS - karena memang Lisensi Advokat itu diberikan kepada Pribadi oleh Perhimpunan Advokat Indonesia ("Peradi") maupun Tenaga Ahli Hukum, dimana  semula Penulis telah disumpah menjadi  oleh Pengadilan Tinggi  di Banjanegara pada 14 Maret  tahun 2000 menjadi Advokat dan Penasehat Hukum.

Kini Brand Name yang digunakan adalah AgsS - SACO  , dan Insya ALLAH berkah. Dengan adanya beberapa Blog,  maka Penulis berusaha untuk tetap konsisten didalam memperkenalkan  AgsS - SACO sebagai suatu instrumen untuk dapat mengimplentasi keahlian dan pengalaman melaksanakan Legal Advice serta Jasa Hukum kepada Klien yang membutuhkan, dan menyerahkan dan memasrahkan kepada ALLAH takaran rejeki yang diberikan oleh ALLAH kepada kita, karena manusia harus seimbang berusaha dan berikhtiar sesuai kemampuan dan kemudian  memasrahkan diri kepada ALLAH atas taqaran rejeki karunia dari ALLAH.   
 Dalam melaksanakan eksperimen kehidupan berkarier ini,  Penulis juga tidak mau terikat dengan "kekakuan" jam kerja yang harus berada di Ruangan Kotak dari pagi hingga sore hari, melainkan lebih menyenangi cara kerja dengan sistem "Flexi Ruangan dan Flexi Waktu", dimana terserah dari Penulis  untuk "bekerja" diruang mana bisa di Cafe di PIM, maupun ditempat base AgsS - SACO dengan methode  "waktu Flexi" (atau "Flexy Time"), mengingat Penulis termasuk type manusia yang lebih senang menentukan model dan cara kerja yang "lebih Flexible", dan tidak kaku untuk berada di "Ruangan Cubical" dari jam 8 pagi hingga jam 17.00 sore, agar Penulis "tidak terjerembab" dalam suatu keadaan yang "monoton dan rutinitas", sehingga bisa lebih memilih untuk bekerja dengan waktu dan tempat yang kita tentukan sendiri, apalagi dunia Abad ke 21 ini  adalah Dunia Era Internet sehingga perangkat yang dibutuhkan oleh seorang Profesional adalah Lap Top maupun Daya simpan Data serta Peralatan Wifi yang Canggih, sehingga dapat berkominikasi dengan Klien,  dari mana saja dan "tidak terikat" harus senantiasa berada disuatu Ruangan Khusus yang Tetap, seperti Era Terdahulu Pra Era IT Informasi. 

Irama Flexi Time dan Flexy Place ini dapat lebih cenderung kita lakukan,  jika memang kita  "membuat wadah sendiri". Namun jika wadah yang kita buka sendiri,  ternyata dirasakan terlalu kaku dan tidak flexible, yang mengakibatkan seolah-olah kita cenderung memenjarakan diri kita sendiri untuk  berada diruang kotak atau "Cubical Room" dari Pagi sampai Malam, maka hal ini tentunya bukan dimaksudkan oleh Penulis,  karena Penulis juga ingin sekali menikmati suasana Sore Hari di ruang terbuka, dan tidak terkungkung dalam Ruangan Kotak dari Pagi hingga Petang.
 Yang penting kalau ada pekerjaan Pemberian Jasa Hukum kepada Klien sebagai karunia rejeki dari ALLAH, maka Penulis berkomitment untuk mendedikasikan penuh  memeberikan Jasa Hukum dengan tuntas, benar serta sungguh - sungguh,  secara Profesional, dengan  rasa tanggung jawab yang tinggi untuk memberikan Jasa Hukum yang profesional kepada Klien kita.   
      Yah beginilah sekelumit tulisan Penulis Sore ini. 
Jakarta     31 Januari 2019 diedit 9 Februari 2019
Agung S.Suleiman
       

Saturday, March 10, 2018

PILIHAN PROFESI

Terus terang belum jelas mau menulis apa. Namun yang penting adalah bahwa kesehatan phisik  itu penting untuk dijaga apalagi jika kita sudah menginjak usia senja  berada didunia ini. Adakalanya kita  merasa jenuh, cupet,  stuck, dan males mikir.
Well any way,  jangan lupa melaporkan SPT Tahun 2017,  dimana menurut Petugas Kantor Pajak, terdapat juga alternatif pilihan bagi yang sudah pensiun dan telah melampui umur 65 tahun untuk bisa mengajukan alternatif wajib pajak non-effektif  seperti diacu dalam http://www.pajak.go.id/content/formulir/10177/formulir-permohonan-penetapan-wajib-pajak-non-efektif.
 Menurut Petugas Kantor Pajak yang terletak di Jl. Simatupang. jika kita secara pribadi  telah mempunyai   NPWP,  maka kita tidak dapat menghapus NPWP kita. Karenanya sebagai jalan keluar, individu yang telah Pensiun  diberikan opsi untuk mengajukan permohonan penetapan Wajib Pajak - Non Efektif,  jika kita memenuhi persyaratan yang tersebut dalam Formulir diatas. 

Namun hal ini dapat dilakukan setelah kita terlebih dahulu melaporkan SPT Tahunan yang akan berakhir tanggal 31 Maret 2018,
Untuk hal ini sebaiknya,  kita sendiri  datang dan berkonsultasi dengan petugas bagian E-Filing di Kantor Pajak, yang akan melayani pertanyaan serta membantu kita untuk mengisi Laporan NPWP lewat E - Filling. Kita rasakan bahwa para petugas di Kantor Pajak sudah bagus pelayanannya,  transparan dan profesional di Jakarta, sehingga kita  terkesan atas keprofesionalitasnya kerja mereka. 
Kembali ke Judul "Pilihan Profesi" kita, maka Penulis telah lama berlanglang - pacu sebagai Independent Business Lawyer, selama hampir 20 Tahun semenjak 1 Juni 1998, dimana  Penulis dalam perjalanan Profesinya lebih memilih Profesi yang Independent - Merdeka, tidak berpatisan,  dimana kita bisa lebih bebas dalam ber- ekspresi. Hal ini,  termasuk terkait mendiskusikan masalah pemantauan dan perkembangan Kepastian Hukum Bisnis di Indonesia yang masih harus diperjuangkan terus menerus.  guna dapat memberikan suasana yang tambah lebih kondusif dan memberikan kesempatan termasuk  kepada Para pelaku Bisnis, maupun pemberian Jasa untuk dapat mengembangkan dan memperdayaan diri mereka. 
Bagi Penulis, yang pilihan sifat profesinya ingin mempertahankan kebebasan Merdeka - Independent termasuk juga tidak mau terlalu kaku,  terkekang dan terjebak dalam suatu kondisi   yang  bisa mengekang kebebasan pengaktualisasian diri kita, maka  Penulis banyak pengalaman melayani Klien Lokal yang acapkali mengalami kendala dan kesulitan keuangan untuk melanjutkan bisnis yang digeluti baik di Perminyakan Gas maupun Pertambangan Umum, Perhotelan, sehingga membutuhkan cara keluar untuk dapat memecahkan masalah kesulitan masalah keuangan atau permodalan ini. 
Memang hidup merupakan pilihan dari kita masing-masing dan pasti ada plus dan minusnya atas pilihan yang dibuat oleh setiap Individu tersebut tergantung dari pengalaman jatuh bangunnya yang bersangkutan dalam menjalankan profesi kehidupannya ini.
Yang jelas kalau kita sudah berumur senja, dimana misalnya Penulis bersyukur telah  diberikan ALLAH, berada didunia ini lebih dari 66 Tahun,  sehingga ilmu dan pengalaman kita, sebaiknya tetap  dapat kita salurkan,  sesuai kemampuan  kita, dimana hal ini  sepenuhnya  adalah tergantung dari kita,   mau diapakan "aset pengalaman profesi" yang telah kita timba dan alam selama ini. . 

Tentunya salah satu  hal penting adalah menjaga stamina tubuh phisik,  agar kita dapat tetap mempunyai kesempatan berkontribusi. Untuk hal ini kita harus memaksakan diri kita untuk rajin dan rutin jalan  kaki minimal 40 Menit dalam setiap 1 atau 2  hari untuk menjaga pengelelolaan phisik kita.

Dengan melakukan olahraga jalan kaki tersebut, maka badan kita Insya ALLAH  terasa bisa  lebih segar dan fit serta tidak kaku otot dan uratnya. Tentunya ada pula olah asah " otak kita" dengan misalnya menulis di Blog kita, sehingga kita bisa mengaktulisasilan dan mengekpresikan apa yang ada dalam diri kita masing-masing, dimana Penulis karena memang hobynya menulis di Blog maka, Penulis kalau sedang dalam keadaan bumpet cara berpikirnya akan berusaha  memaksakan diri untuk membuka Blog kita,  dimana salah satu Blog  Penulis  berjudul AGUNGSS Experimental Blog sehingga dapat menjadikan semacam Therapy bagi Penulis untuk menjaga agar kita tetap berkarya dalam menulis.
Dengan kontinu rajin menulis, akan melatih cara berpikir sistimatis kita, sesuai  ilmu dan profesi bidang kita masing-masing maupun hobby serta passion kita,  sehingga terasa "Plong" perasaan kita,  kalau sudah menulis Artikel.  dimana semula sewaktu awal mulai menulis, biasanya  terasa jenuh dan cupet cara berpikir kita. Nah untuk mengurangi ketegangan kita, cobalah biasakan menulis sambil mendengarkan Lagu dari Radio kita sehingga rasanya enak dan enjoy menulisnya.  
Nah tentunya di dunia Maya kita juga bisa bergabung menjadi associate dari Amazon yang menjual berbagai Produk dimana kita adalah Publisher dari berbagai Produk yang disediakan di Lapak Amazon, lumayan siapa tahu ada pundi-pundinya..sebagai Amazone Associate....hehehe...semoga .....
Wah ok dulu deh ya Chiao
Agung Supomo Suleiman Jakarta 10 Maret 2018 

Thursday, January 25, 2018

Sekilas Lintas Gambaran Pekerja Pembangunan MRT di Jalan Fatmawati

Penulis sore ini hendak membuat snapshot sekilas Lintas Gambaran Pekerja Proyek Pembangunan MRT (Mas Rapid Transit)  di Jalan Fatmawati khususnya Stasiun MRT di Haji Nawi dekat Rumah tinggal Penulis dibilangan Gandaria Selatan Kompleks Deplu Cipete.  
Para Pekerja dari Konstruksi Jalan Layang MRT Jalan Fatmawati adalah contoh dari Pekerja yang tidak kerja didalam ruangan gedung tertutup melainkan diluar gedung atau diluar lingkungan tertutup
Setelah Pembangunan MRT dari Stasiun Lebak Bulus, Jalan MRT sepanjang Jalan Simatupang, dan belok kekiri Jalan Fatmawati, Jalan  Panglima Polim hingga Blok M, terus ke Jalan Sisinga Mangaraja, Jalan Jenderal Sudirman  hingga Hotel Indonesia, maka kini tahapannya adalah  pembuatan konstruksi  beberapa Stasiun MRT termasuk Stasiun Haji Nawi, Jalan Fatmawati yang jelas akan merubah wajah dan bentuk lingkungan Transportasi di bilangan sepanjang  Jalan Fatmawati.   
Kita dapat  amati bahwa Para Pekerjanya,  bekerja diluar ruangan dan memakai pakaian kerja lapangan dengan memakai Topi Helm, Rompi  pengaman,  serta sepatu boots,  sesuai dengan persyaratan keselamatan kerja dalam bidang Konstruksi Proyek Pembangunan MRT. 
Base dari Para Pekerja MRT ini  terlihat dibeberapa rumah yang disewakan di sekitar Kompleks dan Perumahan dsekitar Jalan Fatmawati,  termasuk didepan Rumah Penulis yang hanya dijadikan sebagai Base Kantornya, karena  kegiatan Para Pekerjanya adalah bekerja dilapangan Pemasangan Infrastruktur MRT, yang dibangun sepanjang Jalan Simatupang dari Lebak Bulus, belok ke Jalan  Fatmawati. menuju Panglima Polim untuk nantinya nyambung ke Jalan Sisinga Mangaraja, Jalan Sudirman  hingga ke Hotel Indonesia.
Dengan mengamati cara Para Pekerja MRT ini,  mereka terlihat bekerja baik pagi siang hari sore hari hingga malam,  sungguh sangat menarik apalagi dari kacamata orang awam seperti kita yang sangat mendambakan adanya Transportasi Masal Yang Cepat Aman dan bersih seperti MRT (Mass Rapid Transportation) ini, guna mencari solusi atas terjadinya kemacetan di Jalan-Jalan Ibukota Jakarta yang semakin parah, sehingga tidak ada cara lain kecuali dengan dibangunnya Infrastruktur MRT sebagai Alat Transportasi Masal yang nantinya harus terintegrasi  seperti yang dibangun di Negara Jepang maupun Belanda yang sangat Nyaman Infrastruktur Transportasi Masal Publiknya.

Memang Indonesia sudah sangat ketinggalan lama selama ini,  karena terindikasi bahwa dari dulu keberpihakan kepada Transportasi Masal Publik Yang Cepat Aman dan Nyaman tidak meniadi Agenda Utama dari Pemerintahan,  dimana terindikasi bahwa Pemerintah selama ini kalah dengan "Lobbying Para Investor Mobil" dengan Para Pembuat Kebijakan Transportasi Publik Masal baik di Level Eksekutif maupun Legislatif  di Indonesia termasuk di Jakarta, yang berakibat "Semakin Parah Macetnya" Kendaraan Lalu Lintas di seluruh daerah di Wilayah Jakarta.   
Sebagai "Reaksi" dari Keparahan Kemacetan Lalu Lintas di Jakarta, maupun kesemerawutan managemen Lalu Lintas di Jakarta   yang sudah terkenal diseluruh dunia, pada akhirnya Pemerintah Pusat  maupun Pemerintah Daerah DKI,   tentunya dengan persetujuan dari Legislative sudah mulai "Perduli"  untuk mencari Jalan Keluar Terobosan Keparahan Lalu Lintas dengan mulai diadakan Trans Busway, yang kemudian disusul dengan Dibangunya MRT - mulai dari Stasiun Lebak Bulus menuju Jalan Simatupang, berbelok Ke Jalan Fatmawati terus menuju Jalan Panglima Polim, hingga ke Blok M dan menuju ke Jalan Sisinggama Raja dan Jalan Jenderal Sudirman hingga ke Hotel Indonesia. 
Maka Insya ALLAH nantinya  Rakyat di sebagian Jakarta Selatan ini akan dapat merasakan MRT atau Transportasi Masal Publik yang lancar aman dan nyaman, sehingga tentunya bisa hemat waktu maupun energi tidak terbuang  berjam-jam di Jalanan yang Macet.  Semoga... ....
Chiao
Jakarta 26 Januari 2018 direvisi 28 Januari 2018
Agung Supomo Suleiman