Wednesday, July 17, 2013

RAHASIA HUKUM UNIVERSAL SABAR TANGGUH TAK PUTUS ASA DARI RAHMAT ALLAH BERSYUKUR KEPADA ALLAH

Yah kita sebagai manusia Harus Sabar, tangguh,  tidak boleh putus asa dengan Rahmat ALLAH BERSYUKUR kepada ALLAH. 
  • Rejeki sudah ada Jatah dan takaran dari ALLAH bagi kita selama kita masih diberi kesempatan hidup, namun syaratnya agar Insya ALLAH "dapat rejeki Yang Berkah", adalah berusaha untuk Jujur, Mengikuti Perintah ALLAH dan Menjauhi Larangan ALLAH, berdoa, berusaha keras, rajin membaca Petunjuk, Peringatan, Kabar Gembira dari ALLAH dan berusaha mengenal ALLAH dari sumber Kitab Suci dari ALLAH,  yang untuk Penulis yang beragama Islam adalah Al Quran,  maupun ayat nyata dari Alam semesta yang diciptakan ALLAH, mau senantiasa belajar dari pengalaman jatuh bangun diri kita maupun orang lain termasuk wadah kita dan wadahnya orang lain, menjalin silaturami atau network dan marketing,  dan berusaha untuk juga kerja cakap dengan tidak mengulang-ngulang  kesalahan yang kita lakukan baik mengenai cara mengelola waktu atau meletakan Prioritas kebutuhan; 
Penulis merasakan bahwa  meskipun sudah berumur 61 tahun menuju 62 Tahun, namun jika ALLAH masih memberikan kesempatan untuk hidup didunia ini, dan jika kita sudah berdoa, berusaha dan berikhtiar  dengan semaksimal mungkin, maka  terasa bahwa ternyata manusia sudah ada takaran rejeki sesuai dengan kemampuan dan kegigihan yang dimiliki orang tersebut;
agungsstravel.blogspot.com-Google pagerank and Worth
Kalau untuk Penulis, Penulis berusaha untuk   memberikan "Brand Name" pada wadah Penulis dengan nama Suleiman Agung & CO, dimana Penulis singkat SACO LAW FIRM;
  • Tidak mudah memang membangun dan memelihara serta mempertahankan untuk dapat Survive, selama lebih dari 15 Tahun ini dari Wadah Penulis ini, baik melalui proses ganti Partner maupun berganti keluar masuk pegawai, dimana Penulis mulai dari "Nol alias Scratch" istilah bahwa Inggrisnya, pada tanggal 1 Juni 1998, dan membuat Penulis syukur ALHAMDULILLAH telah banyak mengalami jatuh dan bangun termasuk Cash Flow dari Wadah ini yang tentunya berpengaruh kepada Cash Flow dapur pribadi rumah tangga Penulis; 
Dari perjalanan kehidupan Penulis, ada "Hal Penting yang Penulis alami", setelah Penulis berusaha untuk mencampur pengalaman pengalaman perjalanan hidup Pribadi selama 61 tahun, dan didalamnya termasuk lebih dari 15 (lima belas) Tahun dengan Izin ALLAH, menjalankan wadah Suleiman Agung & CO, dimana Penulis singkat SACO LAW FIRM adalah,  terasa ada ke  suatu "Ke- Yakinan Kuat" yang dirasakan oleh Penulis bahwa  ada suatu RAHASIA HUKUM UNIVERSAL  yang dibuat oleh ALLAH Sang Maha Pencipta, khususnya disebabkan  Penulis sudah diizinkan oleh ALLAH SANG MAHA PENCIPTA dan MAHA HIDUP  untuk selama lebih dari (lima belas) 15 Tahun  dapat survive, dengan cara Self Employed dengan pengertian, tidak ada Fixed - Income atau gajih, melainkan berjuang dan berusaha mencari dan mengharapkan kepada ALLAH dengan Sabar, Tanpa Putus Asa dari RAHMAT  ALLAH atas rejeki Cash-In Karunia ALLAH dari Proyek memberikan Jasa Hukum melalui Suleiman Agung & CO, dimana Penulis singkat SACO LAW FIRM, dimana bersyukur kepada ALLAH maka  banyak  sekali ilmu dan pelajaran yang dapat Penulis petik terkait dengan menjemput Rejeki Karunia ALLAH ini;
Ilmu dan Pelajaran Penting ini antara lain yang Perlu Kita Sadari adalah bahwa jika kita kaitkan dengan Keimanan dan Kepercayaan atau Faith, bahwa ada suatu Dzat YANG MAHA KUASA  diluar diri kita yang telah menciptakan ALAM SEMESTA INI ini termasuk Bumi dan Langit dan segala sesuatu diantara keduanya yang kita tinggali,  terasa Sangat Kuat bagi kita termasuk Penulis bahwa  adanya  "RAHASIA Hukum Universal" yang bersumber dari Kitab Suci yang diturunkan ALLAH,  melalui para Nabi  dan para Utusan Rasul dari ALLAH, dimana ALLAH tanpa membedakan bangsa yang diciptakan ALLAH juga, akan memberikan 2 COBAAN dan Ujian yaitu COBAAN atau Ujian Pertama adalah "UJIAN atau COBAAN kekeringan - tandus" - dimana dalam hal menjalankan wadah misalnya adalah ada Ujian atau Cobaan :  "Masa atau saat Sudah Sedikit atau Minimnya Cash Flow", dan disisi lain selalu diikuti oleh Ujian / Cobaan Rahmat/Kemakmuran/ Berkat berupa "Rejeki Karunia ALLAH  termasuk adanya COBAAN atau UJIAN : Pemasukan - Cash - In yang akan datang biasanya adalah "setelah kita benar-benar kepepet dalam Cash-In ini - karena sudah terpakainya Cash-In terdahulu untuk kebutuhan kita yang kita perlukan, dimana datangnya seringkali dari Arah - atau bagi diri Penulis yang mempunyai wadah adalah Klien yang kita tidak- sangka-sangka,   dan biasanya tepat pada saat Jumlah Uang yang terdahulu telah benar-benar sangat Menipis, dan jumlahnya biasanya adalah "Pas" dengan "Nilai" atau "Jumlah yang kita Butuhkan" untuk dapat menyirami kekeringan Cash Flow kita tersebut;

  • Jika hal ini hanya terjadi sekali dua kali,  maka mungkin kita seringkali menyebutnya "Kebetulan", namun jika hal ini seringkali kita alami, dengan pola irama masuk dan keluar yang mempunyai "Sifat", "Magnitude" serta "Kharakter" yang sama, maka kita merasakan bahwa ini "Bukanlah Faktor Kebetulan" melainkan merupakan suatu "Faktor Hukum Universal" dari suatu Sistem Mechanisme Jatuh bangun dalam kehidupan didunia ini,  yang memang telah didesign dan dibuat oleh ALLAH, dimana kita sebagai manusia haruslah  pandai belajar menimba ilmu dan mengamati pelajaran dalam perjalanan hidup kita, agar kita In Sya ALLAH dapat menjadi manusia yang lebih Bijak dan Cakap serta Pandai Bersyukur untuk tidak merasa Sombong jika berada di"Atas", dan tidak putus asa dikala kita berada "dibawah, sesuai dengan Pedoman dan banyak sekali Kisah dari cerita Orang yang mendapatkan Jalan Lurus Kenikmatan, dan  JALAN orang yang SESAT Dan Dzalim.dalam Kitab Suci ALLAH yang diturnkan melalui para Nabi dan Rasul utusan ALLAH Yang Maha Kuasa ..... 
Sekian dahulu tulisan Penulis ini, pagi - setelah kemarin bekerja dan rapat sampai malam dengan Klien ..dilanjutkan seore hari menjelang Buka Puasa ...
   Jakarta 17, Juli 2013 
Bulan Suci RAMADHAN 
Agung S.Suleiman 

Sunday, June 2, 2013

Mengenal alam dari LANGIT untuk Mengenal ALLAH SANG Pencipta

Penulis tadi pagi jalan kaki lumayan hampir 1 jam setelah mendengarkan Kuliah subuh dari Ustad Rasyid yang temanya adalah Pertolongan ALLAH dan Dukungan ALLAH.

Dalam kuliah nya intisarinya adalah  jika kita jaga agama ALLAH dengan melaksanakan perintah dan menjauhi larangan ALLAH, In Sya ALLAH,  ALLAH juga menjaga dan berpihak kepada kita;
  •  Kemenangan beserta kesabaran; Hanya kepada ALLAH  kita minta tolong sesuai dengan isi kandungan Surat AL Fatihah, karena memang ALLAH Dialah yang menciptakan kehidupan ini termasuk segala isinya baik "langit" maupun bumi maupun diantara keduanya, dimana sumber dan data ini bisa kita peroleh didalam  Kitab2 Suci dari ALLAH Sang Maha Pencipta yang telah diturunkan melalui utusan Rasulnya yang disampaikan kepada kita agar kita mau membaca dan juga mau dengan sungguh-sunguh  menimba, menggali dan  meraih ilmunya, supaya Insya ALLAH jelas arah hidup kita mau kemana kita lanjutkan ..... 



Memang rasanya tenang kalau kita mau tahu Ilmu atau Knowledge untuk mau mengenal Pencipta kita serta alam semesta ini dengan sumber dari Ustad yang memang ahli, dan juga enak mau menggali, mendalami ilmu ALLAH yang dikandung dalam Kitab2 Suci ALLAH,  bagaikan lautan yang luas dan dalamnya tidak habis2 maupun   tinggi dan luasnya langit tidak juga habis2nya,  dimana Penulis sempat dengan IPAD memotret mapun men-video langit awan dan sungai Mekong melalui Pesawat sewaktu terbang dari Laos menuju Cambodia 2   minggu lalu bulan Mei ditahun 2013 ini.
  • Bagus banget pemandangannya dari langit diatas kapal terbang, sehingga Penulis ingin share dengan Pembaca blogku ini...Dengan mengenal ALAM melaui penglihatan dari  Langit kita akan terkagum sekali dengan tanda-tanda kebesaran  ALLAH dan In sya ALLAH merupakan salah satu jalan untuk dapat mengenal ALLAH dengan segala tanda-tanda kebesaran NYA,  sesuai dengan banyak firman ALLAH yang kita temukan dalam Kitab2 Suci yang diturunkan ALLAH termasuk Kitab Suci Al Quran....       
Memang terus terang saja setelah perjalanan 2 minggu dari Bangkok, Laos dan Cambodia, Penulis belum ada proyek baru yang bisa digarap  untuk mendapatkan penghasilan - cash in. Penulis kini telah diizinkan ALLAH berumur 61 tahun menuju 62 tahun, dimana Penulis bersyukur dapat mencapai umur tersebut dengan Izin ALLAH; 

Kata Ustad Rasyid, jika seringkali membaca Kitab Suci ALLAH  dan mengikuti perintah dan menjauhi larangan NYA, In Sya ALLAH meskipun kita sudah berumur kita masih diberikan ALLAH energy atau pikiran yang sehat dan jelas dan terang;

Menurut beliau  banyak contoh guru2 beliau yang rajin membaca Kitab Suci AL Quran, masih bersemangat, baik secara phisik maupun kemauan dan pikiran;

Bagi Penulis pendangan dari Ustad terasa banyak sekali  benarnya misalnya Penulis masih bersemangat menshare atau tukar  pikiran dan pengalaman melalui Blog ini ..

  • Sewaktu kembali dari Perjalanan 2 minggu diatas, Penulis sempat meeting dengan prospek Klien,  dimana kita  sudah memasukan proposal,  tapi nampaknya masih di hold mungkin legal feenya  belum cocok ....yang yang penting Penulis telah berusaha. Penulis sempat bertanya apa seharusnya fee nya lebuh rendah ya. Wah Penulis engga pasti. Menurtut pengalaman Penulis selama 15 Tahun menjalankan Wadah AgsS Lawkalau memang rejeki dari ALLAH untuk kita datang dari suatu cara melalui Klien tertentu, maka tidak akan tertukar dengan rejeki orang lain. Yang penting kita harus berikhtiar untuk mencari dan mengkontak prospek Klien dengan berbagai cara dan methode karena market share Klien yang membutuhkan Jasa Hukum Bisnis masih ada, dan kita harus juga fokus dan memilih segmen Market Share Klien bidang bisnis apa yang hendak kita targetkan; Hal ini tentunya sesuai dengan pengalaman dan keahlian yang Penulis kuasai dan sempat kuasai dengan izin ALLAH ...       
Dengan telah mencapai umur 61 tahun menuju 62 dan bersyukur kepada ALLAH, Penulis masih mempunyai wadah Independend yaitu yang kini bernama  AgsS Law;

Hal ini adalah disebabkan karena secara karrier harusnya sudah terjawab dengan apa yang telah Penulis lalui dan capai hingga saat ini, dimana terasa bahwa memang Penulis senang dengan pasion melakukan Professi Independen Busines Lawyer melalui wadah yang Independen ini, sehingga secara Bullet Point Penulis senang dan mempunyai pasion :
  • Merdeka, Bebas 
  • Flexi Time
  • Bertanggung Jawab penuh didalam melaksanakan Professi Hukum secara Independen, professional dan penuh rasa bertanggung jawab
  • Senang dengan berada dialam bebas termasuk senang Travel atau jalan-jalan mengenal budaya, kharakter, kebiasaan dan pengalaman sejarah perjalanan bangsa dan orang lain diluar diri kita
  • Senang mengkaitkan segala sesuatu tak terkecuali didunia ini dengan Grand Design dan Rencana Besar  dari ALLAH Sang Pencipta Kehidupan baik Dunia maupun AKHIRAT...
  • Didalam mengaktualisasikan Pasion dari Penulis ini,  Penulis dengan izin ALLAH telah berani selama 15 Tahun membuka dan menjalankan Independent Profesional Lawyer, dimana sebelumnya telah selama 15 tahun mengalami pengalaman dan menimba ilmu - berdsasrkan pengalaman  menjadi Legal Consultant di Adnan Buyung & Associates (Nasution, Lubis,   Hadiputranto - 5 tahun );  In House Legal Counsel di Perusahaan Minyak Gas Huffco Vico Indonesia (5 Tahun), dan Partner di Delma Juzar & Wiriadinata (2 Tahun), In House Legal Counsel -Managerial Level di PT Freeport Indonesia Perusahaan Tambang dan Emas (5 Tahun),

  • Yang jelas kalau jam terbang pengalaman sudah lumayan banyak mengalami jatuh bangun cash flow,  berbuat kesalahan, keberanian untuk bangkit kembali pantang menyerah, tangguh, ulet, smart, cakap, hanya menyembah dan memohon Pertolongan kepada ALLAH semata  didalam menjalankan roda perjalanan kehidupan, termasuk mempunyai keberanian untuk Merdeka - Independen menetukan dan mengendalikan diri didalam menjalankan Professi Independen Business Lawyer dengan wadah sendiri yng kini bernama   AgsS Law, untuk dapat melakukan pasion yang paling kita sukai untuk dilalukan didalam meniti karier dan juga karier model apa yang aku telah jalankan selama ini  dengan berbagai percobaan Experimen Trial dan Error;
Karier dari Penulis laksana seperti "free lancer" dalam bidang profesi Independen Business Lawyer, dimana Penulis pada kenyataannya  tidak mau terlalu terikat dengan waktu yang terlalu ketat,  dan nampaknya lebih menyenangi  "fleksible" sesuai dengan kemampuan dan rasa keinginan  untuk lebih bebas merdeka dalam cara kita berpikir dan mengekspresikan diri kita dalam ilmu hukum business yang sudah berulang kali, Penulis   mengalami hal yang sama didalam memberikan jasa hukum bisnis ini  yaitu pada saat sebelum mengadakan perjalan 2 minggu diatas
  • mempersiapkan Perjanjian Akuisi Equity dan Perjanjian Pemegang Shama atau Perjanjian Patungan untuk berbisnis dan mengharapkan adanya keberhasilan didalam menemukan hasil minyak dari sumur2 tua  yang dengan Jasa Angkut dan Penyerahan sumur dari Sumur Tua tersebut, serta  
  • mempersiapkan Perjanjian Kerjasama Operasi oleh Klien didalam melakukan suatu kegiatan menemukan data atau keberadaan minyak dengan suatu peralatan teknologi yang baru yang semula dipergunakan untuk dapat mendeteksi besi kapal salam yang masuk kedalam perairan laut yang semula di-"jam" dan tidak terdekteksi oleh radar, namun bisa dicarikan jalan keluar sehingga dapat terdeteksi, dimana kegunaannya juga digunakan oleh para pengusaha perminyakan didalam mencari sumber-sumber hydrocarbon - minyak atau gas....    
Pembayaran atas pemberian Jasa Bisnis Hukum tersebut diataslah,  yang merupakan rejeki dari ALLAH melalui Klien2 diatas, yang bisa membuat Penulis beserta isteri dapat melakukan perjalanan ke Bangkok, Laos dan Cambodia sebagaimana terurai diatas. Sekembalinya dari perjalanan tersebut kini memeriksa dokumen perjanjian tersebut diatas, namun belum ada Klien baru untuk melanjutkan  cash- in, karena masih menunggu hasil response atas proposal kita yang di hold sehingga masih berupa.... angin surga......

Wah, sekian dahlu tulisan Penulis pada siang ini dalam rangka juga bersyukur kepada ALLAH yang telah mengingiznkan Penulis menjalankan wadah   ...

Penulis
Agung S.Suleiman
<

Saturday, May 25, 2013

Manusia Tidak Sempurna

  • Yah ternyata manusia itu memang sama sekali  tidak sempurna. 
Ada suatu saat dimana pikiran kita benar2 buntu dan sama sekali tidak dapat atau bahkan salah memprioritaskan langkah yang harus kita ambil terutama jika kita sudah benar-benar  cape phisik dari misalnya setelah  mengadakan perjalanan jauh selama 2 (dua)  minggu tanpa istirahat dari Bangkok, dilanjutkan naik kereta ke Laos dan naik Plane ke Cambodia (ke kota Siem Reap dan Pnom Phen), dan kembali ke Bangkok serta kembali Jakarta dan menyadari bahwa cash flow kita sudah sangat mepet setelah perjalanan tersebut, sehingga kita  tidak terlalu bisa berpikir secara Clear dan lempeng. 
  • Memang disisi lain aku bersyukur bahwa pada saat itu aku berani mengambil keputusan untuk hadir bersama dengan isteriku dalam perjalanan 2 (dua) rombongan  yang berbeda,  namun berdekatan dan hampir bersamaan, untuk bisa menghormati kedua rombongan  tersebut yaitu Rombongan pertama Ikaba 73 (ikatan Keluarga Besar 73 FHUI) Reunian di Pataya dan Bangkok dan Rombongan kedua SIGA Laos 2013 dimana diriku menyertai isteriku sebagai Orang Tua Angkat (Foster Parents dari Participant Youth- pertukaran pelajar Asean dan Jepang  ke Laos dilanjutkan ke Cambodia dengan beberapa teman Ikatan Orang Tua Angkat tersebut.  
Namun disisi lain ada satu hal signifikan yang membuat diri aku  menyesal dan sesak nafas, karena merasa bersalah tidak datang ke suatu undangan diluar kota dari kawan dekatku, setelah perjalanan 2 (dua) minggu tersebut,  disebabkan phisikku  sedang kelelahan, dan merasa tidak enak dengan base sinergi kantorku  yang selama perjalanan 2 minggu tersebut aku tinggalkan, dimana aku saat itu benar-benar konsentrasi komunikasi dengan Calon Klien yang memamg sudah aku berikan komitment  untuk meeting setelah perjalanan tersebut, namun ternyata hasilnya  dipending atau dihold setelah  satu kali meeting dengan mereka dengan alasan contact correspondence Lawyer dari Calon Klien  sedang  traveling. Well it is a fifty-fifty chance. 
Memang dalam kehidupan adakalanya kita harus mengambil sikap yang pada saat itu kita merasa benar-benar desperate mengharapkan adanya tanggapan positif yang cepat dari prospek Klien maupun menyediakan waktu khusus untuk Prospek Klieku tersebut, atas proposal kita setelah meeting dengan Prospek Klien tersebut, mengingat cash flow kita  sudah mempet banget. 
  • Hal ini menyebabkan pada saat itu  perhatian dan energiku, aku  curahkan ke Calon prospek Klien tersebut, namun ternyata perkiraan kita meleset, karena kelanjutannya belum seperti yang kita harapkan, disebabkan  dihold reponsenya saat atau stage ini atau istilah kerennya masih ..angin surga.... Lebih lanjut  setelah perjalanan diatas karena kelelahan,  stamina badanku  menurun  sehingga terkena batuk-batuk, demam  dan flu berat, sehingga harus isitirahat dirumah untuk beberapa hari untuk mengembalikan kesehatan badanku.  
Terkait dengan mempetnya cash flow ini, ternyata ALLAH memberikan jalan keluar atas cash flow kita  dimana pada saat aku sakit tersebut, ada kabar baik dari isteriku bahwa ada sebagian uang yang kita tanamkan untuk diputar disalah usaha toko penjualan sepatu dari business saudara ipar kita  belum sempat mendapatkan toko outletnya,  sehingga isteriku dengan tanggap meminta untuk menarik uang tersebut guna dapat menutupi cash flow dapur kita setidak2nya dalam 1(satu)  bulan ini. Syukur ALHAMDULILLAH.  
  • Nah, didalam kehidupan ini, kita acapkali tidak bisa menebak apa yang akan terjadi pada hari esok, dan kita tidak juga bisa mengembalikan hari yang telah lewat, sehingga terbesit ada rasa penyesalan yang mendalam dan merasa bersalah tidak dapat memenuhi undangan kawan baikku diluar kota tersebut, karena pada saat itu aku sungguh-sungguh  dijatuhkan pada pilihan yang tidak mudah mengingat cash flow sudah mempet sekali ... 
Kesimpulannya adalah bahwa manusia itu memang jelas tidak sempurna... dimana kita bisa saja salah membuat langkah prioritas karena suatu keadaan tertentu yang sangat mempengaruhi pilihan pengambilan putusan kita.. dimana pada akhirnya
kita harus berani menanggung  akibat dan tanggung jawabnya sendiri ...untuk kita jadikan pelajaran bagi kehidupan kita....selanjutnya.
Live must go on...   

Jakarta 26 Mei 2013
Agung S.Suleiman

<

Thursday, April 11, 2013

Waktu berjalan Tidak Terasa Sudah Bulan April 2013

Yes, tidak terasa sudah Bulan April tahun 2013; Memang waktu itu cepat berlalu ya, ternyata kini sudah bulan April 2013; Sudah lama aku tidak menulis diblogku ini. Mau menulis apa juga masih belum ada bahan yang ditulis. Yang jelas dan pasti kini secara waktu kalendar sudah bulan April 2013. Meskipun kita diam waktu tetap berlalu dan tidak bisa kita hentikan.

Begitulah dalam kehidupan ini waktu akan terus berjalan dan tidak bisa kita tahan atau mundurkan meskipun hanya sedetik.

Berdasarkan hal inilah kita harus secara sadar meyakinkan kepada diri kita bahwa kita haruslah menghargai waktu yang masih tersedia dan tersisa bagi kita untuk memanfaatkan sebaik-baiknya  untuk menghindari diri kita dari rasa penyesalan di kemudian hari di saat waktu yang tersedia bagi kita sudah habis untuk diri kita masing-masing semasa kita berada didunia,  untuk selanjutnya kita nantinya akan memasuki alam lain dimana dimensi waktu sudah akan berbeda dengan waktu yang kita lewati dan alami didunia ini.  

  • Kita tidak dapat mengontrol dan menguasai waktu, namun kita harus bisa menguasai diri kita untuk mengisi waktu yang masih tersisa dengan hal-hal yang bermanfaat bagi diri kita dan sesama makhluk disekitar kita. Memang kesadaran ini sebaiknya perlu dibangun, dipelihara dan dilaksanakan dengan sadar. Waduh serius banget nih kelihatannya. Pada kenyataan dan faktanya manusia itu kadangkala juga perlu break dari kejenuhan. Apalagi jika kita sudah cukup lama diberikan kesempatan hidup didunia ini, dimana kehidupan itu terasa juga harus seimbang antara serius dan adakalanya kita perlu sekali dan butuh mencari kiat agar dapat mengatasi kejenuhan. 
Apapun sebabnya ada kala kita merasa perlu adanya break dan keluar dari kejenuhan dimana jika kita sedang jenuh hampir sama dengan Computer yang sedang "hang" sehingga membuat kita engga bisa mikir. 
  • Nah, dalam keadan begini, jelas kita  perlu break dan istirahat sejenak biasanya melakukan sesuatu kegiatan diluar kerutinan kita, agar kita dapat segera keluar dari rasa kejenuhan tersebut. 
Dengan kita berusaha dengan sungguh-sungguh untuk memberikan ruang serta waktu break kepada diri kita, termasuk otak kita yang sedang hang, dengan cara melakukan suatu kegiatan  diluar kerutinan kita sehari-hari atau istirahat maupun  tidur dan tidak melakukan apa2, maka  setelah kita bangun dari tidur tersebut disiang hari, maka  kita  ternyata merasakan  enak juga dengan menyendiri dan istirahat tersebut, dimana kita bisa merasakan kesegaran kembali atas  badan phisik maupun pikiran kita.   
  • Yah, begitulah setiap manusia itu tidak ada yang sempurna, dan harus pandai mencari kiat dan cara untuk keluar dari monoton dan kerutinan sehari-hari, agar kita bisa mengembalikan stamina dan kesehatan phisik maupun pikiran serta perasaan kita. Nah, sekarang kan sudah malam Jumat nih ada baiknya jika kita menganut agama Islam kita menyempatkan waktu untuk mendengarkan serta membaca AL Quran, dimana menurut para yang ahli akan ada gunanya bagi ketenangan serta ketaqwaan serta meningkatkan kesadaran keimanan kita.
Ok dahulu tulisan ku ini pada blog experimentalku ini. 
Jakarta 11 April 2013
Agung S.Suleiman

Saturday, February 2, 2013

KELEBIHAN MEMBENTUK WADAH

Kelebihan kita didalam mencari Karunia ALLAH untuk menjemput rejeki ALLAH dengan membentuk wadah adalah jika manusia yang membuat wadah sudah dipanggil oleh ALLAH untuk tidak lagi berada didunia,  adalah bahwa wadah atau institusi tersebut, Insya ALLAH masih dapat dilanjutkan oleh pihak atau orang lain untuk meneruskan mencari Rejeki Karunia ALLAH  melalui penggunaan wadah tersebut.
  • Adapun orang yang telah meninggal menurut Ustad Pak Elfa yang secara routine memberikan pelajaran di Mesjid Al Muhlisin- Kompleks Deplu Cipete Gandaria Selatan adalah bahwa "rejeki orang yang meninggal sudah tidak ada lagi jatah didunia, sehingga dia meninggal termasuk jatah umurnya sudah habis didunia, karena manusia tersebut telah dipanggil ALLAH melalui telah dicabutnya nyawa dari jasadnya atau badannya  oleh Malaikat Pencabut nyawa, sehingga badannya yang sudah tidak ada nyawanya tersebut, akan segera dikubur ke tanah disuatu lokasi kuburan tertentu yang diurus dan dicari oleh keluarga yang ditinggalkan;Dari tanah kembali ketanah milik ALLAH;
Adapun institusi atau wadah yang telah dibentuk dan ditinggalkan, orang yang telah meninggal tersebut,  Insya ALLAH akan dapat dilanjutkan atau diteruskan oleh pewaris atau Partner - sekutu, atau pemegang saham lain dari wadah tersebut (tergantung kasusnya); 
  • Nah, jika kebetulan manusia tersebut  menjadi Founder atau pembentuk dari wadah tersebut, Insya ALLAH  jika diperkenan ALLAH maka wadah tersebut akan dapat dilanjutkan visi dan misinya oleh penerus yang melanjutkan menjalankan wadah tersebut untuk mencari Karunia ALLAH; 
Tentunya, penerus wadah tersebut harus pula dilengkapi dengan mental  yang tabah dan tangguh serta ketrampilan untuk menjalankan wadah untuk dapat Survive dikenal oleh masyarakat atau komunitas yang membutuhkan pelayanan atau produk yang dihasilkan oleh Wadah tersebut;
  • Atau bisa juga wadah tersebut bubar dengan meninggalnya Founder yang membuat wadah tersebut, jika wadah tersebut tidak dirasakan mempunyai kegunaan bagi yang ditinggal wadah tersebut; Kalau dibidang Jasa Hukum, di Indonesia sudah ada beberapa contoh wadahnya masih ada namun wadahnya tetap berjalan dijalankan oleh Founder dan Partner lain yang masih hidup;  
Lepas dari besar atau kecilnya wadah tersebut, tentunya yang berani membuat suatu wadah mempunyai keberanian dan tekad ber-eksperimen dengan kehidupannya sebagai "Modal Awal" dia berani membuka wadah tersebut, atau telah mendapatkan wadah tersebut dari pembentuk wadah tersebut terdahulu;


  • Berdasarkan, banyak kejadian dan pengalaman tersebut, kalau kebetulan kita diberikan modal keberanian berkesperimen  untuk membuat suatu wadah, apapun alasan permulaan dari pembentukan wadah tersebut, maka kita sebagai Founder atau pencetus pembuat wadah tersebut, menurut hemat Penulis haruslah bersyukur  mempunyai keberanian untuk membentuk wadah tersebut;    
Tentunya alasannya adalah berbagai macam ragam, dan sangat bervariasi,   kenapa orang tersebut berani dari awal membuka suatu Wadah;
  • Begitu pula pegangan atau kekuatan orang yang membuat wadah juga berbeda satu dengan lainnya; Kalau khusus bagi Penulis, asal muasal Penulis membentuk wadah yang telah berubah nama berkali2 sehinga  setelah berjalan 14, 5 Tahun semenjak Penulis membuat wadah tanggal 1 Juni 1998, yang  pada saat tulisan ini dibuat bernama Suleiman Agung & Co (SACO LAW FIRM), yang lebih bersifat Freelance Independent Business Lawyer,  adalah untuk  menerobos kebuntuan penentuan masa depan bagi Penulis,  dimana beberapa kali Penulis merasa kecewa dan frustasi dengan organisasi atau wadah orang lain yang berada diluar kendali dari Penulis baik system mapun perlakuan terhadap masa depan Penulis;       
Nah, perjalanan mempunyai wadah sendiri tersebut, mengalami pasang surut selama 14,5 tahun dan tambal sulam Partner maupun jumlah pegawainya, maupun Akrobat dalam Cash Flownya, karena Penulis memang membentuk Wadah tersebut dari Scratch alias "Nol" dan hanya bermodalkan "Tekad yang Kuat" untuk mencoba berjuang merubah Nasib.
  • Penulis ingat, sewaktu Penulis membuka wadah pertama kali tahun 1991, dengan nama kalau engga salah Agung S. Suleiman & Rekan, sewaktu Penulis keluar dari Vico Indonesia, Pak John S. Karamoy, atasan langsung Penulis yang menjabat Senior VP Exploration & Production, menyatakan  kepada Penulis bahwa Pak John adalah Klien pertama, dimana Penulis diminta rapat dengan Pak John di Executive Club di Hotel Hilton pada waktu itu, dan Penulis belum punya sama sekali  Mesin Fax; 
Sehingga sewaktu Penulis mendapatkan bayaran pertama dari wadah Penulis, Penulis membeli Mesin Faximail bekas di Karet Tengsin, dan Penulis telephone Greg Churchill yang merupakan Lawyer dari Law Firm ABNR yang mewakili Tesoro, bahwa Penulis sudah ada mesin Faximile sehingga bisa di Fax Sale and Purchase Agreement pengambilan Blog Tesoro tersebut dari Tesoro oleh Groupnya Medco yang dipimpin oleh Pak John; 
  • Kita lihat disini bahwa, dengan kita berani membuat wadah, maka Insya ALLAH ada saja  kesempatan yang dapat kita lakukan, untuk meraih rejeki yang disediakan oleh ALLAH Sang Maha Pencipta kehidupan ini; 
Karena kebetulan memang jalan hidup Penulis menjadi Lawyer permulaan tahun 1979 di kantor Adnan Buyung Nasution & Associates (Nasution, Lubis, Hadiputranto ) (NLH) (  selama 5 tahun, kemudian tahun 1985 di Vico Indonesia (ex Huffco Indonesia), dimana setelah itu Penulis berobsesi membentuk wadah sendiri, bernama Agung S.Suleiman & Rekan sebagaimana Penulis uraikan diatas; 
  • Dalam perjalanan 1 tahun wadah dari Penulis ini, perkembangannya adalah bahwa kawan Penulis bernama Widyawan,  yang adalah General Counsel pada saat itu di Unocal, perusahaan Minyak yang beroperasi di Indonesia, sering main tennis bersama Penulis di Hotel Hilton, dimana Widyawan sepakat dengan Penulis untuk  membentuk wadah bersama bernama Law Firm Agung S.Suleiman &  Widyawan  yang selanjutnya dalam perjalanan  1 tahun 3 bulan, diajak merger oleh kantor Delma Juzar & Wiriadinata untuk bergabung menjadi Partner melalui Faximile  dengan porsi Widyawan dan Penulis masing-masing  20%, dimana Pemilik Law firm tersebut yaitu Almarhum, Husein Wiriadinata memegang 60%, dan untuk merger tersebut wadah Law Firm  Suleiman &  Widyawan diminta untuk dibubarkan karena akan merger dengan Law Firm Delkma Juzar & Wiriadinata
Namun ternyata dalam perkembangannya, Penulis barulah sadar, bahwa pada kenyataan bahwa Penulis tidak di-welcome oleh Almarhum Husein Wiriadinata,  dimana beliau hanya membutuhkan mengambil dan mengajak Widyawan saja, yang terbukti dari Papan Law Firm yang Merger,  yang dirubah dari Delma Juzar & Wiriadinata menjadi Wiridinata & Widyawan, dan sama sekali  tidak tersebut nama Wadah Law Firm Penulis diatas, karena beliau menyatakan menurut lawyer asing dimana law firm Delma Yuzar & Wiriadinata, pada saat itu berassosiasi dengan 6 Law Firm di 6 Kota Australia dan White Case, nama Penulis tidak sale-able, padahal Penulis sudah terlanjur membubarkan wadah yang sudah dibentuk untuk merger berdasarkan permintaan dari Almarhum H.Wiriadinata,  yang kemudian tidak diakui dalam  Rapat antara 3 Partner yang dihadiri oleh  Penulis,  terkait perubahan nama kantor;
  • Yang membuat Penulis sangat kecewa pada saat itu adalah mengapa Law Firm Agung Suleiman &  Widyawan diminta untuk dibubarkan dan merger dengan Law Firm Delma Juzar & Wiriadinata, namun pada kenyataannya Law Firm Penulis tidak tersebut dalam Law Firm yang merger tersebut; 
Hal ini merupakan pengalaman nyata dan cobaan pahit  bagi Penulis, terkait pengalaman jatuh bangun membuat dan menjalankan wadah Law Firm; 

Penulis pada saat itu  benar2 merasa kecewa dalam  posisi sebagai sesama Partner yang telah membentuk Law Firm sendiri, dari base dirumah Jalan Mesjid Pejompongan hingga masuk ke Gedung Manggala Wanabakti, dengan modal mengumpulkan uang dari hasil Legal Fee dari Klien bersama dengan Widyawan yang keluar dari Unocal, untuk berkesperimen membentuk wadah bersama tersebut;
  • Namun hikmahnya yang dapat Penulis petik adalah bahwa Penulis mengucapkan puji syukur ALHAMDULILLAH kepada ALLAH, bahwa Penulis   dapat naik Haji tahun 1991 dengan gratis dari Dividen     20 % sebagai Partner, meskipun kita pada kenyataannya sebagai Partner tidak boleh sama sekali  melihat pembukuan penerimaan Hasil Kantor, yang pada saat itu kantor Delma Juzar & Wiriadinata berassosiasi dengan 6 Law Firm dari 6 Kota Australia dan White & Case dari Amerika Serikat; 
 Penulis, ditanah suci berdoa dan mohon pertolongan kepada ALLAH untuk diberikan jalan keluar atas masalah yang dialami Penulis, dimana ALHAMDULILLAH ada 2 tawaran yaitu yang datang yaitu : 
  1.  menjadi In-House Counsel di Total Indonesia, perusahaan Minyak  Perancis yang beroperasi di Indonesia dengan janji akan ke Paris training dan job training selama 3 Bulan,  atau 
  2. pilihan kedua (2)   menjadi In-House Legal Counsel di PT Freeport Indonesia
, perusahaan Tambang Tembaga dan Emas di Indonesia; 
Penulis, pada saat itu memilih masuk menjadi In House Legal Counsel di PT Freeport Indonesia, karena Penulis sudah pernah di Huffco Indonesia (Vico Indonesia) Perusahaan Migas milih beberapa Investor USA,  sehingga Penulis mencari venture baru dalam dunia Pertambangan Tembaga dan Emas selama 5 Tahun dari tahun 1993 hingga tahun 1998


Begitulah setelah 5 tahun bekerja di PT Freeport Indonesia, Penulis tanggal 1 Juni 1998 memutuskan diri untuk keluar dari PT Freeport Indonesia, untuk membuka wadah sendiri, setelah adanya peristiwa Boss Penulis maupun Penulis sendiri telah diperlakukan secara tidak fair dan adil oleh Boss Baru pengganti Boss Lama yang kembali ke USA, yang telah merombak kesepakatan program antara Boss Lama dengan Penulis. 

Penulis saat itu  menuntut hak Rumah serta sejumlah Uang kompensasi, sehingga ALHAMDULLILAH, Penulis mendapatkan Rumah di Villa Delima yang semula merupakan House Loan Program dari PT Freeport Indonesia, dimana pembayaran Pokok Hutang Penulis bayarkan dari hasil sewa orang Philipina yang menyewa Rumah tersebut, serta bunganya dibayar oleh Bank Niaga yang bekerjasama dengan PT Freeport Indonesia didialam Program House Loan. 

MODAL AWAL Self Employed 

Penulis telah jual rumah tersebut  untuk menjadi salah satu modal- kelanjutan cash flow didalam menjalankan wadah yang kini bernama Suleiman Agung & Co (SACO LAW FIRM)  dan  kini dalam perkembangan setelah 14,5 tahun, sering bekerjasama  PT Jeska Mitra Energy (JME)yang dibentuk oleh Former boss Penulis di Vico yaitu John S. Karamoy
Demikianlah tulisan pengalamaan secara nyata dari Penulis mengenai kelebihan membentuk wadah, bagi kita manusia yang berusaha untuk membuka usaha Jasa, dimana Penulis rasakan Insya ALLAH dengan idzin ALLAH, bisa banyak manfaatnya didalam cara dan ikhtiar untuk merubah nasib mapun mencari Karunia rejeki ALLAH selama berada didunia, baik sewaktu kita masih diberikan kehidupan oleh ALLAH Maha Pencipta Kehidupan maupun Insya ALLAH setelah kita meninggal pada saatnya dipanggil oleh ALLAH Sang Maha Pencipta, dengan iringan doa semoga wadah yang kita bentuk siapapun kita masih bisa bermanfaat bagi pewaris atau penerus wadah yang kita bentuk tersebut;  

 Jakarta, 2 Februari 2013 
Penulis 
Agung S.Suleiman

Wednesday, December 5, 2012

IDENTIFY AND KNOW YOURSELF


Yes, we really have to identify and know ourselves,   who and what is our passion in this life. We must not avoid or try to seek reasons, which are against our hearts nor our wants, desires and passions.  One of the tips to get the closest honest answer,  is by listening to our child and wife as one of  the significant reliable source of information,  who exactly knows who we are and what we would like to pursue in our life, knows our weakness and strength, since they are part of our history in our life journey. 

As a family we have to support each other and work as a teamwork. We have to broaden our minds and way of thinking; We have to keep maintaining our contacts and make new contacts and friends through  our positive networks and connection. Don't make enemies but establish new friends  through our positive connections; Respect and honor other cultures, traditions, cultures and way of life. Just follow your hearts and instincts;           


Be yourself, and be honest to yourself; Try to listen and really listen to other person life experiences, and  do not be selfish,  but we  have to do our best to really understand other person thoughts and ideas regardless of their age, gender, geographic, ethnics, belief system nor level of education. We have to broaden our horizon and avoid judging nor jumping to conclusions of other kinds of way of life.  

We can learn a lot from others to enrich our  inner soul. Life is to short, to grumble,  so do not stop learning to other people's feelings, wants, desires, dreams, passion and life experiences to enrich and broaden our mindset; 

Cheers
Jakarta December 5, 2012
Agung S.Suleiman

Thursday, November 15, 2012

MEMAKSAKAN DIRI JALAN PAGI


Yah, betul, aku tadi pagi memaksakan diriku untuk jalan pagi, karena badanku terutama bagian pinggang terasa pegal banget. Maka jalan pagilah aku dan ketemu dengan kawan jalan, hingga  bertiga kita jalan pagi mengitari kompleks perumahanku di bilangan Kompleks Deplu, Cipete, Gandaria Selatan. Yah sambil kita berjalan   saling bercerita mulai dari masalah politik hingga masalah kesehatan serta diselingi dengan guyonan...hehehe. 

  • Dengan kita ketawa ketiwi, sambil jalan pagi ini, terasa dapat merenggangkan otot maupun pikiran kita. Memang enak rasanya kalau kita membiasakan diri malah harus memaksakan diri kita untuk mau secara nyata  berjalan kaki di pagi hari natara 1/2 hingga 1 jam. Selain udaranya masih segar karena belum banyak polusi rasanya senang dan enak untuk merenggangkan badan kita. Memang jalan pagi sudah merupakan kebutuhan mendasar bagi kita yang telah mencapai umur senja 61 tahun. 
Hal ini penting apalagi bagi kita yang jarang berkerja secara phisik, sehingga badan kita perlu dan butuh untuk digerakkan oleh diri kita agar phisik kita dapat kita perlihara untuk bergerak dan katanya bagus untuk jantung kita dimana untuk mengalirkan darah dan oksigen keseluruh badan kita,  dibutuhkan pemompaan  yang fungsinya dilakukan oleh jantung kita. Begitulah mekanism dari tubuh kita memerlukan kemauan dan semangat dari diri kita untuk diajak aktif dengan memaksakan diri kita berjalan pagi. 

  • Kalau satu atau 2 hari kita engga jalan pagi terasa sekali badan kita pegal2 khususnya didaerah pinggang atau sekitar leher rasanya penet. Minum air putih itu bagus namun kalau badan kita tidak diajak bergerak, maka tetap saja terasa pegal. Semula aku diet tidak makan nasi banyak2, dan juga mengurangi makan daging dan hanya sayur2an serta buah. Namun terasa pusing kalau makannya kurang sehingga nampaknya kita perlu juga sekali2 makan daging tapi janganlah banyak2; Kita memang harus mencari suatu formula bagaimana perut kita tidak gembung namun juga bagaimana supaya kepala kita tidak terasa pusing karena kurangnya asupan makan kedalam tubuh kita. Selain jalan pagi hari, adakalanya kita juga sebaiknya bertemu dengan kawan2 lama kita yang pernah sekolah bersama dengan kita baik di SMP maupun SMA, sehingga kita akan mengetahui banyak aspek dari pengalaman perjalanan kawan2 kita yang mulai dari keadaan kesehatannya, perjalanan dan pengalaman kegiatannya hingga masa pensiunnya.  Ternyata cerita dan pengalaman kawan kita berbeda dan beragam satu dengan lainnya sehingga kita tidak akan hanya fokus pada keadaan kita sendiri melainkan mengetahui keadaan dari kawan2 kita sekitar kita sehingga menambah wawasan berpikir kita. Begitulah salah satu kiat bagaimana kita bisa sehat cara berpikir, maupun bersikap serta mental dan phisik kita untuk dapat seimbang dalam kehidupan kita didunia ini.

    Jakarta, 16 November 2012
    Agung S.Suleiman Pagi Hari Jumat dirumah....Cheers