Showing posts with label ALLAH. Show all posts
Showing posts with label ALLAH. Show all posts

Tuesday, August 12, 2014

MENGEAVALUASI FASE TAHAPAN 62 -an TAHUN HIDUP DIDUNIA

Yah kini aku memasuki suatu fase tahapan baru dalam tahapan kehidupan dimana, Penulis merasa  memasuki tahapan  harus mengevaluasi  dan menata kembali kemana fokus dan kegiatan yang Penulis harus lakukan, karena phisik badan Penulis  telah diberikan izin ALLAH  berumur didunia  lebih dari 62 tahun, sehingga Penulis bertanya pada diri sendiri kegiatan apa yang sebaiknya Penulis  lakukan didalam menjalankan fungsi sebagai seorang manusia yang diciptakan oleh ALLAH untuk berada didunia dengan makluk yang lain dengan segala macam beragam profesi, pikiran, pola perilaku yang berbeda satu dengan lainnya.

Penulis sadar tidak ada yang sempurna didunia ini, apalagi jika kita memandang dari aspek agama yang Penulis  anut yaitu Islam, yang menurut pemahaman Penulis  sisa umur hidup kita sebagai manusia didunia sebenarnya  telah berkurang karena badan phisik kita sudah banyak tanda2 mulai haus tidak beda dengan barang lain atau makluk lain yang ada didunia, kita  tidak akan kekal melainkan dalam proses mulai berkurang fungsi kekuatan phisiknya untuk nanti pada saatu saat akan meninggalkan dunia jika memang sudah dipanggil oleh ALLAH sebagai Pencipta dari kita. 
  •   Dengan kata lain apakah Penulis  hanya memikirkan eksistensi kita didunia saja, ataukah juga sudah harus secara serius memikirkan apa bekal dan persiapan kita setelah kita nantinya  mati, karena tanda2 proses haus-nya phisik badan kita sudah jelas terasa kita alami, khususnya jika kita telah diizinkan ALLAH untuk berada didunia lebih dari 62 tahun hidup. Hal yang jelas adalah bahwa jika Penulis mendengarkan dan membaca Surat2 di Kitab Suci Al Quran, qalbu kita sering diperumpamakan dengan bumi yang mati dan kering yang kemudian oleh ALLAH dibasahi dengan air yang diturunkan ALLAH dari Langit sehingga bumi tersebut bisa hidup kembali setelah tadinya mati  dan mengeluarkan berbagai tumbuhan dan makanan serta buah2an yang berguna bagi kita manusia maupun binatang yang juga telah diberikan oleh ALLAH kepada kita untuk bisa meneruskan kehidupan kita didunia ini.
Orang tua maupun nenek dari Penulis sudah  lama meninggal dunia, dimana photo orang tua maupun nenek Penulis terlihat dalam tulisan ini, sewaktu masih diberikan kehidupan didunia ini, yang tentunya Penulis pada satu saat senang tidak senang akan juga meninggal jika memang telah ditentukan oleh ALLAH telah habis masa hidupnya didunia ini. 
  • Kalau kita membaca Kitab Suci Al Quran ternyata dialam diakhirat kita jika telah dibangunkan dari kuburan, melalui adanya tiupan pertama akan bangkit untuk mempertangung jawabkan segala perbuatan kita selama kita berada didunia ini.  Kita masing-masing akan diberikan kitab catatan perbuatan kita dimana jika kitab catatan perbuatan kita yang telah dicatat oleh Malaikat pencatat sewaktu kita masih hidup diberikan melalui tangan kanan kita, maka wajah kita akan cerah dan kita dalam keadaan dapat melihat.
  • Namun menurut Kitab Suci Al Quran,  jika catatan kitab yang diberikan kepada kita adalah melalui tangan kiri kita, maka digambarkan bahwa wajah kita gelap dan secara phisik tidak bisa lagi melihat apa yang terjadi; Segala perbuatan kita selama berada didunia ini tercatat semuanya tanpa adanya perbuatan kita yang tertinggal baik itu perbuatan baik maupun perbuatan yang melenceng dari kebaikan dan ketaatan kita kepada ALLAH.
Mulut kita tidak bisa berbicara dimana  yang akan berbicara adalah tangan kita,  sedangkan kaki kita menjadi saksi atas perbuatan yang kita usahakan dan lakukan, sebagaimana tersebut dalam Surat Yasin yang seringkali dibaca oleh kita disaat ada diantara kerabat kita yang meninggal dunia dan kembali kepada Sang Khalik Pencipta. 
  • Penulis sebagai profesi Lawyer tentunya banyak terlibat dalam masalah janji yang ditepati dan yang diingkari, dimana dalam Kitab Suci AL Quran sering sekali  disebutkan bahwa Janji ALLAH adalah benar dan Pasti terjadi sedangkan Janji dari Syaitan adalah tipuan belaka, dimana syaitan diberitahukan ALLAH adalah musuh kita yang nyata dan kita tidak boleh sama sekali patuh kepada Syaitan. 
Nah persoalannya adalah bahwa kita secara nyata didunia ini tidak dapat melihat maupun mengetahui siapa yang dimaksud  setan tersebut, sehingga Penulis mempunyai kesimpulan bahwa watak dan karakter dan sifat syetan lah yang banyak disebut oleh ALLAH dalam AL Quran  yang harus kita cari dan  temukan untuk kita jauhi antara lain  tidak mau Patuh dengan Perintah ALLAH untuk tunduk kepada Manusia Adam, karena Syetan merasa lebih senior maupun lebih tinggi derajatnya karena dibuat dari Api, sedangkan manusia Adam diciptakan oleh ALLAH dari Tanah, tembikar yang semula berasal dari Nuftah dimana kita merasa jijik. 
  • Namun kemudian setelah Nuftah tersebut disimpan dalam rahim kandungan seorang Ibu, akan tumbuh menjadi  darah, daging, tulang dan kemudian dilengkapi dengan segala kebutuhan tubuh manusia yaitu telinga, mata, hidung, kaki, tangan, kepala dan segala organ tunuh yaitu jantung, otak, urat, rambut dimana kemudian roh ditiupkan kephisik janin tersebut setelah melalui masa waktu tertentu untuk kemudian lahir kedunia ini dengan proses nangis....  
Setelah melalui proses kehidupan didunia dari bayi, remaja, dewasa, sekolah, kuliah, kerja kemudian mulai memasuki tahapan  menua dan mulai  melemah phisiknya, sehingga kita harus pandai mengelola dan memanage agar tubuh kita sehat dengan antara lain berjalan kaki dipagi hari dan menjaga pola makan kita agar bisa Insya ALLAH hidup  sehat untuk bisa menjalankan dan melanjutkan mempertahankan hidup dengan pola yang berbeda tentunya dengan jika kita masih berumur 30 atau 40-an tahun.
           Nah hal ini tentunya kembali kepada masing-masing dari diri kita bidang apa yang akan kita fokuskan dan prioritaskan apakah bidang spiritual atau kesadaran beragamanya untuk lebih mengenal apa yang sebaiknya kita lakukan dalam masa transisi dari masa tua hingga tahapan akan dipanggil oleh ALLAH untuk membawa bekal ke dunia Akhirat serta meninggalkan manfaat bagi yang kita tinggalkan didunia ini.
  • Terkait dengan Qalbu, agar bisa hidup dan mendapatkan Nur atau Cahaya Ilahi tentunya sesuai dengan  peringatan dan berita gembira dalam Kitab Suci AL Quran adalah dengan mau mendengarkan, membaca dan memahami serta mengamalkan perintah, peringatan ALLAH untuk percaya dan beriman kepada Kitab Suci Al Quran yang telah membenarkan kitab2 Suci sebelumnya, untuk mengenal, mengetahui,  menyadari, dan meyakini serta mengimani Kemaha Tunggalan ALLAH (Ketauhidan ALLAH) didalam menciptakan dunia alam semesta ini, mengenal siapa ALLAH dengan semua sifat2nya baik sebagai Pencipta, Penguasa, Pemelihara, Penjaga, Penolong, Pengawas, Pemberi Rejeki, Pemberi Tobat,  Pembuat Keputusan, Pemurah, Pengasih, Penguasa di Hari Akhir dan mempelajari perintah, petunjuk serta menjauhi larangan ALLAH agar kita dapat berloma-lomba menggapai Tingkat atau Atribut Ketaqwaan kepada ALLAH,  agar Insya ALLAH dengan rahmat dan pengampunan ALLAH, kita  diperkenankan untuk masuk gologan orang yang bertaqwa dan  dengan rahmat ALLAH dizinkan untuk masuk Surga Janatin yang dijanjikan ALLAH dalam Kitab Suci Al Quran. 
Maka jalan  menuju tingkat ketaqwaan adalah dengan berusaha untuk benar secara berteguh hati mensucikan Qalbu kita agar bisa hidup Cahaya Iman dalam Qalbu kita dan dihindari dari penyakit Hati (Maradun) maupun Ditutupnya Qalbu kita oleh ALLAH disebabkan kita senantiasa Mendustakan  dan mengingkari Ayat-ayat ALLAH baik yang tercantum dalam Kitab Suci Al Quran maupun ayat- atau bukti tanda-tanda kebesara ALLAH yang tersebar dialam semesta alam ini.  Jadi pilihan adalah pada diri kita manusia apakah kita mau berusaha untuk mohon kepada ALLAH untuk membantu kita menjadi teguh dalam Qalbu dan pendirian serta keyakinan tanpa ragu-ragu untuk beriman kepada ALLAH, Para Rasul, Nabi serta kitab Suci  Al Quran yang membenarkan Kitab Suci sebelumnya yaitu antara lain Taurat, Injil sebagai Kitab Suci dari ALLAH yang diturunkan ALLAH  kepada Para Nabi dan Rasul untuk disampaikan sebagai peringatan kepada kita selama kita menjalankan hidup didunia agar tidak sesat dan Insya ALLAH mendapatkan Jalan Yang Lurus dari ALLAH.
Agung Supomo Suleiman
12 Agustus 2014 pukul 2.26 PM Waktu Indonesia Bagian Barat     
  

Thursday, April 3, 2014

KADANGKALA HUJAN KADANGKALA PACEKLIK

  • Yang paling tahu kemana selanjutnya perjalanan hidup Penulis termasuk wadah yang Penulis buat adalah Penulis sendiri, sedangkan orang lain diluar diri kita,  hanyalah bisa melihat dari persepsi dan bacaan mereka atas prinsip "Self - Employed"  maupun wadah yang kita bentuk. 
Penulis patut bersyukur bahwa selama 15,5 tahun ini, semenjak 1 Juni 1998, Penulis  dengan izin ALLAH, masih bisa bertahan hidup untuk self - employed, walaupun terasa cash flownya - kadangkala hujan kadangkala paceklik, apalagi  mengingat umur Penulis kini sudah mencapai umur 62 tahun,  dimana secara phisik tentunya Penulis berbeda keadaan stamina phisik sewaktu Penulis memulai self - employed mendirikan wadah SACO LAW 15.5 tahun yang lalu yaitu bulan Juni 1998 sewaktu Penulis berumur 46 Tahun menuju 47 Tahun, sesuai dengan kodrat makhluk manusia  yang diciptakan  ALLAH.

Yang jelas Penulis harus bersyukur masih bisa makan nasi maupun buah-buahan hingga malam ini,  yang merupakan rejeki yang diberikan ALLAH kepada kita manusia melalui tanaman yang disiram dengan air yang diturunkan ALLAH dari langit /awan sesuai dengan Firman ALLAH didalam Al Quran.  
  • Memang rejeki yang diberikan ALLAH kepada kita tidaklah dapat dihitung secara arithmatic, melainkan ada rumusan lain yang  diberikan ALLAH melalui misalnya kelancaran anak Penulis didalam mendapatkan Scholarship untuk melanjutkan study mereka diluar negeri.  
Adapun proyek yang secara nyata yang Penulis peroleh selama 15.5 tahun semenjak Penulis self employed tanggal 1 Juni 1998, terasa kadangkala ada musim hujan atau gerimis dan kadangkala paceklik. Namun pada kenyataannya 'hasil akhirnya akan sama',  jika  seandainya Penulis harus membiayai sendiri ke
-2 anak Penulis,  dimana Penulis harus sangat  bersyukur kepada ALLAH karena ke - 2 anak Penulis  mendapatkan Scholarship untuk melanjutkan kuliah di Universitas di Luar Negeri, yaitu anak pertama bernama Tia (lulus S1 di ITB, Bandung, jurusan Planologi) mendapatkan biaya siswa mengambil S2 di Universiteit Wageningen, di Wageningen Belanda, dari Pemerintah Belanda, NFP,  pada tahun 2007 untuk bidang Urban Enviromental Management, dan Dwi (lulus Fakultas Hukum Universitas Indonesia), anak kedua dari Penulis, Insya ALLAH mendapatkan Scholarhip dari Fullbright, Tulane University, serta Pemerintah Amerika Serikat untuk S2, dimana DWI sudah harus berada di New Orleans, USA,  Insya ALLAH  tanggal 28 July 2014,  bidang Enviromental Law .   
  • Begitulah, dengan telah mencapai usia 62 tahun lebih, Penulis juga sadar bahwa garis tangan dari kehidupan manusia nampaknya juga berbeda antara satu dengan lainnya, dimana ALLAH yang meluaskan dan menyempitkan rejeki kepada manusia sesuai dengan kehendak dan izin dari ALLAH, dimana kita sebagai manusia haruslah  berikhtiar, namun hasil akhirnya atas kadarnya yang menentukan adalah ALLAH Yang Maha Kuasa, dimana kita harus dan patut bersyukur atas kenikmatan yang telah diberikan kepada ALLAH kepada kita baik kesehatan, pendidikan, termasuk paling penting  Keimanan atau kesadaran untuk mau tunduk dan menyembah kepada ALLAH Sang Maha Pencipta, serta bertobat dan bersyukur kepada ALLAH,  sebagaimana kita diperintahkan oleh ALLAH melalui ajaran yang tertuang dalam Kitab Suci AL Quran yang telah membenarkan kitab2 suci sebelumnya yang telah diturunkan ALLAH kepada para Rasul Utusan ALLAH untuk dibaca, dipahami dan diamalkan oleh kita manusia sebagai ciptaan dari ALLAH Yang Maha Pencipta. 
Malam ini adalah malam Jumat dimana ada baiknya, bagi kita yang beragama Islam untuk  menyediakan waktu untuk membaca ayat-ayat  Suci ALLAH yang terdapat didalam Kitab Suci Al Quran guna Insya ALLAH,  kita bisa mendapatkan pelajaran, ilmu, peringatan, kabar gembira dan hidayah  mengenai berasal dari mana kita, siapa yang menciptakan kita beserta semua alam semesta, bumi, langit dan segala sesuatu yang ada diantara bumi dan langit tersebut, dan akan kemana kita setelah nanti saatnya nyawa kita dicabut oleh malaikat pencabut nyawa sesuai dengan  Firman dari ALLAH yang Maha Pencipta dan Maha Kuasa yang diwahyukan kepada Para Rasul dan Nabi untuk disampaikan kepada kita umat manusia didunia ini..  
  • Dengan demikian segala perasaan gundah gulah dalam perasaan yang  tidak menentu, Insya ALLAH  akan terobati oleh siraman ayat-ayat Suci ALLAH yang dikandung dalam Kitab Suci AL Quran tersebut, karena ayat suci tersebut harus kita imani tanpa ragu-ragu merupakan obat bagi Qalbu kita. Aamiin YRA. Beginilah sekedar renungan dimalam Jumat ini yaitu tanggal 3 April 2014.
Jakarta, 3 April 2014 Malam Hari sewaktu Tia dan Matthias sedang bekerja di Indonesia dan sedang ke Jogja. Direview n edit 23 April 2014 jam 5.52 PM
Agung Supomo Suleiman

Monday, January 20, 2014

Menulis Aja Deh

Ya, aku lagi pengen nulis nih,  belum  jelas tema penulisannya apa, namun  yang penting aku menulis dulu deh di Blog ku yang aku beri nama AGUNGSS Experimental. Yah setelah minggu lalu aku sibuk melengkapi bukti-bukti yang diminta oleh Hakim dalam kasus Permohonan Penetapan Wali terkait anak dibawah umur yang hendak menjual Rumahnya, dimana Notaris telah meminta kita untuk mengajukan Penetapan Wali mengingat si anak tersebut masih dibawah umur; AlhamduLILLAH sudah lengkap semua bukti yang diperlukan dan kini pengen menulis dahulu di Blogku ini.
  •   Tidak terasa sudah pertengahan Bulan Januari Tahun 2014. Waktu memang berlalu sangat cepat ya. Sepertinya masih tahun 2013 engga tahunya sudah Tahun 2014. Yah, beruntung dan kita harus pandai bersyukur kepada ALLAH Yang Menciptakan dunia ini, bahwa kita masih diberikan kesempatan untuk hidup dan bisa nafas meskipun cuacanya hujan terus yang membuat kota Jakarta banyak digenangi air. 

Yah, mungkin kota Jakarta harus ditata ulang karena banyak daerah rendah dan resapan air namun justru dibangun Real Estate, sehingga hukum air yang Universal adalah bahwa air tersebut hanyalah mencari tempat yang rendah, dan tentunya karena tidak ada lagi ruangan rendah yang sudah dibeton, maka otomatis Air yang turun dari langit  akan keluar dan mencari tempat untuk menggenang. 
  • Hal yang penting nampaknya adalah bahwa kita sebagai manusia,  yang harus pandai mengelola dan memanage air yang memang semula di laut kemudian menguap menjadi awan dan turun ke bumi yang merupakan siklus tahunan yang memang didesign oleh ALLAH yang menciptakan kehidupan ini secara ekosystem,  dimana kitalah sebagai manusia yang harus mengelolanya secara "intergrated dan Komprehensif" . 
Wah, meskipun tidak ada tema yang jelas nampaknya jika kita sudah berada didepan komputer, maka secara instant kita akan otomatis menulis dan menuangkan pikiran atau apapun  yang ada dibenak kita dalam bentuk tulisan dimana pada era informasi ini, kita dapat membuat Blog kita masing-masing dan mulai menulis dikala kita sedang ada mood untuk menuangkan pikiran kita dalam blog kita ini.
  • Kadangkala kita perlu menyediakan waktu kita untuk relaks dan menulis bagi yang gemar menulis di blog atau istilah kerennya Blogger hehehe...Wah jangan terlalu serius nanti bisa stress, sambil mendengarkan lagu,  aku menulis enak rasanya hatinya seperti plong bisa mengaktualisasikan pikiranku dalam blog ini. Lumayan kumpulan tulisanku sudah banyak tidak terasa, walaupun aku bukan seorang penulis, namun dengan menulis ini dapat kita jadikan therapy untuk kesehatan pikiran maupun perasaan kita. 
  • Wah sudah dahulu deh tulisanku ini, aku cukupkan dahulu samapi disini. Eh aku edit dulu ya soalnya lagi seru nih ternayata ada Popads yang katanya bisa menghasilkan Pundi2...Wah aku suadh ketinggalan berita nih maklum sudah lama engga ngeblog. Tapi sekarang rasanya ada udara segar nih dengan membaca blog kawan Blogger lainnya ternyata ada kesempatan untuk mendulang pundi2 dari Popads ini yang mudah2an bisa terwujud ....ok dulu ya  Cheers diedit tanggal 22 April 2016...Chiao Amigos
Agung S.Suleiman
Jakarta, 21 Januari 2014 hari ulang tahun anakku Dwi....


Thursday, August 1, 2013

PENGEN MENULIS AJA RASANYA

Yah, betul Penulis berkeinginan untuk menulis diBlog experimental ini,   setelah kemarin benar2 kecapean, karena harus membawa tas yang terasa berat karena file serta laptop setelah rapat dengan Klien, hingga menjelang buka puasa; Wah nyari taksi engga mau yang ke Cipete dengan alasan macet, begitu juga bajai; tapi untung ada bajai yang akhirnya mau ke Cipete, karena bisa menaruh tas di Bajai tersebut, sampai pegel nih  rasanya pundakku.


  • Penulis melalui wadah  SACO Law Firm (Suleiman Agung & Co) harus menyelesaikan pembuatan Analisa dan Komentar Hukum untuk Klienku yang sedang mengalami masalah tertahannya Kapal sehingga menggangu business Kapal Tongkang untuk mengangkut Batu Bara; 
Penulis harus memaksa diri untuk menyelesaikan Ringkasan maupun Analisa dan Komentar Hukum,  agar dapat memberikan Guidance secara hukum kedudukan posisi hukum dari Klienku, dimana elemen isi dari GROSSE AKTA sangat penting terkait ketentuan dan syarat Kontrak Perjanjian Pembelian Kapal yang manakah yang secara Hukum yang berlaku di Indonesia, akibat Pihak Pembangun (Builder) dari Kapal tersebut ternyata tidak meneruskan Pelunasan Pembayaran Kapal yang telah diterima 100%  dari Klien kami kepada Galangan Kapal lain yang tidak ada hubungan kontraktual dengan Klien kami;
Yah, begitulah masalah yang dapat terjadi didunia nyata, dimana ada saja pihak yang tidak jujur dalam melakukan kegiatan business untuk mendapatkan uang, yang tentunya dari sudut kacamata keimanan ada pihak yang greedy atau menghumbar hawa nafsu, yang menyebabkan kerugian secara komersial bagi pihak lain;
          Kalau bagi diri Penulis, yang penting Penulis sudah berusaha untuk memberikan pencerahan hukum kepada Klien, dari aspek hukum jual beli perdata, hukum dagang maupun ordonansi yang mengatur aturan main pembelian kapal baru. pendaftaran serta balik nama serta penyerahan phisik atas Kapal tersebut; 
  •  Dengan demikian Insya ALLAH, legal fee yang kita tagih kepada Klien kita Insya ALLAH diridhoi dan diberkahi oleh ALLAH untuk membantu nafas cash in kita menjelang lebaran ini. Amin YRA...  
Memang didunia ini kadangkala dalam kehidupan ini khususnya kalau bagi diri Penulis, bahwa kita tidak boleh putus asa dari Rachmat ALLAH, karena jika kita berputus asa, maka dalam Kitab-Kitab  Suci yang kita imani, kita dapat masuk dalam kategori Kafir atau istilahnya Ustad Quraish Shihab, dalam Kuliah Subuhnya -Tasfir Al - Misbah - meragukan atau tidak percaya bahwa ALLAH ada dan berkuasa memberikan Karunia kepada kita maupun mencabut segala atau sebagian dari apa yang berada pada diri kita.

  •  Menurut Pak Quraish Shihab, kita dalam keadaan tertentu bisa dalam keadaan beriman kepada ALLAH, "namun" pada saat yang bersamaan,   untuk kadar atau level tertentu ternyata kita meragukan ke  Maha Baikan maupun Ke Maha Kekuasaan ALLAH untuk dapat memecahkan masalah yang sedang kita hadapi; 
Nah, elemen keraguan kita inilah yang menurut Beliau dapat dikategorikan level tidak beriman atau Kafir atas Ke Maha Kuasaan ALLAH; Tentunya menumbuhkan keyakinan bahwa ALLAH akan senantiasa membantu kita membutuhkan waktu, ujian, kesabaran, ketekunan, proses jatuh bangun baik dalam pencarian jati diri maupun untuk mendapatkan keyakinan dan tanpa ragu-ragu lagi percaya bahwa ALLAH itu ada, hidup dan senantiasa melihat segala sesuatu yang kita kerjakan didunia ini baik yang bisa dilihat oleh orang atau makluk lain maupun yang hanya diri kita sendiri dan ALLAH yang mengetahui;
  • Yang jelas pada diri kita didalam diri kita sendiri, juga harus ada keinginan untuk menimba ilmu kehidupan  bahwa kita harus berjuang dan berikhtiar semaksimal kemampuan kita  dengan cakap,  karena ALLAH telah memberikan kepada kita AKAL dan Pikiran untuk dapat mencari jalan dan kiat mencari jalan keluar atau mendeteksi persoalan yang kita hadapi, dan baru setelah itu kita serahkan dan berdoa kepada ALLAH untuk membantu kita memecahkan masalah tersebut, karena semua Urusan dunia setelah kita berusaha secara Maksimal, kita akan serahkan kepada ALLAH....     
Wah sekian dahulu deh tulisan ki ini karena aku berserta Isteriku Septi mau menjemput anakku Tia yang mengajak buka puasa bersama nih...
Agung S.Suleiman 
1 Agustus 2013 direvisi 3 Agustus 2013  jam 11.57