Showing posts with label Bersyukur. Show all posts
Showing posts with label Bersyukur. Show all posts

Sunday, April 9, 2017

Belajar Setiap Tahapan Milestone Kehidupan

Setiap kehidupan dari setiap manusia ada tahapannya atau Milestone (Tanda Kilometer berapa - Mil Batu) yang harus dilalui. Begitu juga,  jika kita yang sudah menginjak umur senja tentunya ada tahapan yang dilalui dan harus dipelajari untuk mengadopsinya, dimana badan phisik kita akan makin aus dan melemah sesuai hukum alam atau SunatuLLAH yang ditentukan oleh ALLAH Maha Kuasa ada masa habisnya. 
Kita harus siap menghadapi tahapan Milistone  tersebut. Salah satu hal secara phisik yang perlu kita antisipasi adalah bahwa kita harus berusaha untuk pandai mengelola kesehatan phisik kita, karena setiap komponen phisik terasa akan aus secara alamiah, sehingga masukan makanan juga harus disesuaikan dengan keadaan phisik tersebut.   
Memang kita sebagai manusia harus ada motivasi untuk mau menjaga kesehatan agar tidak menggangu diri kita, yang bisa berefek mengganggu sekeliling kita. Produktifitas kerja kita terasa memang menurun karena perubahan phisik kita yang dimana harus kita jaga kesehatan kita dari hari ke hari. 
Kita harus mencari suatu kegiatan agar tidak terlena dan terhanyut dengan keadaan phisik yang menurun tersebut.

 Kalau kita salah makan yang tidak baik untuk tubuh kita,  kita harus pandai mendeteksinya, apakah jadi kebas, atau terasa mengeras jari atau telapak tangan kita atau jari kita maupun telapak kaki kita, atau tenguk leher kita. 

Kita  harus pandai mendeteksi makanan apa yang menyebabkan kebas atau rasa engga enak ditenguk kita, sehingga kita harus menghindari diri dari makanan tersebut, guna  terhindar dengan keadaan badan yang tidak enak yang kita rasakan pada phisik badan kita.

Yang jelas kita juga harus melakukan kegiatan olah raga phisik misalnya jalan pagi atau jam 8.00 pagi,  jika hendak mencari matahari untuk menyinari tubuh kita dengan sinar matahari pagi. Kita harus punya hobby misalnya menyiram tanaman atau membersihkan halaman rumah kita.  
 
Kalau bagi Penulis yang punya hobby menulis Blog, maka akan tersalurkan pikiran dan perasaan yang Penulis ingin utarakan yang terpendam dalam diri kita,  sehingga bisa meringankan pikiran kita, jika kita telah dapat mengeluarkan apa yang ada dalam perasaan dan pikiran kita. Salah satu cara untuk menghilangkan kejenuhan atau kebuntuan kita berpikir adalah dengan membuka Blog kita dan mulai menulis apa yang sedang kita rasakan dan pikirkan.
Nah kebetulan sudah lama Penulis membuat Blog bernama AgungSS Experimental Blog ini, karena Penulis senang membuat Eksperimen didalam kehidupan ini, untuk mencari jalan keluar cara berpikir dalam Kotak, dan  keluar dari rasa monoton dan kekakuan dalam kerutinitasan kehidupan sehari-hari.
Penulis amati bahwa memang ada sekelompok manusia yang lebih senang berusaha  tidak terkukung dalam kerutinitasan kehidupan, dengan berusaha mencari jalan keluar dari kejenuhan berpikir  tersebut, namun tetap harus tunduk pada pagar koridor ketentuan ALLAH yang ditentukan dalam Kitab Suci Al Quran bagi kita yang beragama Muslim.
Salah  satu langkah yang Penulis lakukan adalah keluar dari kungkungan suatu Organisasi tempat kerja yang kaku dan keluar,  menjadi self employed, pada saat Penulis menginjak umur 46 Tahun menjuju 47 Tahun. 
 
Pada saat itu Penulis merasa tidak mau terikat lagi  dengan waktu yang monoton disuatu ruangan tertutup "Cubical" dari pagi hingga sore hari, namun memilih untuk Self-Employed,  setelah Penulis selama 15 Tahun terputus-putus  bekerja sebagai Company Man,  dengan irama kerja 5 tahun sekali kerja dan keluar  Perusahaan, untuk mencari  pengalaman baru;
Hal ini Penulis lakukan, karena mencari pengalaman baru atau menghadapi kendala disuatu tempat kerja, tertentu.
Sehingga oleh karenanya Penulis mencari pengalaman kerja diperusahaan lain, guna dapat lebih menentukan masa depan, serta lebih punya kendali didalam menentukan professional karier dari Penulis. Memang hal ini adalah subyektif dan tergantung dari pengalaman hidup kita masing-masing.  
Kita tidak  boleh memaksa kebiasaan kita hidup dan cara mencari karunia nafkah profesi kita kepada orang lain;
Begitu pula kita harus menentukan untuk diri kita sendiri, cara keluar dari kerutinitas, karena masing-masing mempunyai pilihan hidup sesuai talenta, panggilan hati, kesenangan dari masing-masing sesuai latar belakang pengalaman yang membentuk dirinya.
Penulis syukur AlhamduliLLAH telah  diberikan ALLAH kehidupan berada didunia ini selama lebih dari 65 Tahun, dengan professi sebagai In House Legal Counsel - Company Man selama (lima belas) 15 Tahun terputus-putus setiap Tahapan 5 (lima) Tahun di satu Perusahaan berganti-ganti yaitu pernah di Law Office Adnan Buyung Nasution ( Nasution, Lubis, Hadiputranto), Vico Indonesia (Huffco Indonesia), PT Freeport Indonesia, dan lebih dari 18 Tahun sebagai  Independent Business Lawyer  semenjak bulan Juni tahun 1998. 
Kini  Penulis sedang belajar bagaimana bisa melanjutkan hidup dalam usia lebih dari 65 Tahun ini, dimana Penulis tidak boleh terlalu ngoyo lagi didalam melanjutkan kehidupan ini, melainkan sesuai dengan kekuatan phisik badan, dan harus bisa senantiasa bersyukur dan senantiasa ingat kepada ALLAH, yang masih memberikan  kesempatan kepada Penulis untuk hidup didunia ini.  

Salah satu cara adalah dengan menulis di Blog ini membagi pengalaman hidup bagi sesama Bloger maupun pembaca, sehingga bisa tetap sambung silaturahmi melalui media Blogging dengan cara yang positif dan saling memberi semangat untuk hidup yang sehat dan seimbang. Tentunya jangan lupa olahraga untuk menjaga kesehatan kita jalan kaki yang ringan, bagi sesama usia senja, dan hindari diri dari Stress, dan nikmati alam semesta termasuk suasana alam diluar rumah agar tidak monoton. Mungkin sekian dahulu tulisan Penulis siang ini.
Salam Hangat 
Agung Supomo Suleiman 
 

Thursday, April 3, 2014

KADANGKALA HUJAN KADANGKALA PACEKLIK

  • Yang paling tahu kemana selanjutnya perjalanan hidup Penulis termasuk wadah yang Penulis buat adalah Penulis sendiri, sedangkan orang lain diluar diri kita,  hanyalah bisa melihat dari persepsi dan bacaan mereka atas prinsip "Self - Employed"  maupun wadah yang kita bentuk. 
Penulis patut bersyukur bahwa selama 15,5 tahun ini, semenjak 1 Juni 1998, Penulis  dengan izin ALLAH, masih bisa bertahan hidup untuk self - employed, walaupun terasa cash flownya - kadangkala hujan kadangkala paceklik, apalagi  mengingat umur Penulis kini sudah mencapai umur 62 tahun,  dimana secara phisik tentunya Penulis berbeda keadaan stamina phisik sewaktu Penulis memulai self - employed mendirikan wadah SACO LAW 15.5 tahun yang lalu yaitu bulan Juni 1998 sewaktu Penulis berumur 46 Tahun menuju 47 Tahun, sesuai dengan kodrat makhluk manusia  yang diciptakan  ALLAH.

Yang jelas Penulis harus bersyukur masih bisa makan nasi maupun buah-buahan hingga malam ini,  yang merupakan rejeki yang diberikan ALLAH kepada kita manusia melalui tanaman yang disiram dengan air yang diturunkan ALLAH dari langit /awan sesuai dengan Firman ALLAH didalam Al Quran.  
  • Memang rejeki yang diberikan ALLAH kepada kita tidaklah dapat dihitung secara arithmatic, melainkan ada rumusan lain yang  diberikan ALLAH melalui misalnya kelancaran anak Penulis didalam mendapatkan Scholarship untuk melanjutkan study mereka diluar negeri.  
Adapun proyek yang secara nyata yang Penulis peroleh selama 15.5 tahun semenjak Penulis self employed tanggal 1 Juni 1998, terasa kadangkala ada musim hujan atau gerimis dan kadangkala paceklik. Namun pada kenyataannya 'hasil akhirnya akan sama',  jika  seandainya Penulis harus membiayai sendiri ke
-2 anak Penulis,  dimana Penulis harus sangat  bersyukur kepada ALLAH karena ke - 2 anak Penulis  mendapatkan Scholarship untuk melanjutkan kuliah di Universitas di Luar Negeri, yaitu anak pertama bernama Tia (lulus S1 di ITB, Bandung, jurusan Planologi) mendapatkan biaya siswa mengambil S2 di Universiteit Wageningen, di Wageningen Belanda, dari Pemerintah Belanda, NFP,  pada tahun 2007 untuk bidang Urban Enviromental Management, dan Dwi (lulus Fakultas Hukum Universitas Indonesia), anak kedua dari Penulis, Insya ALLAH mendapatkan Scholarhip dari Fullbright, Tulane University, serta Pemerintah Amerika Serikat untuk S2, dimana DWI sudah harus berada di New Orleans, USA,  Insya ALLAH  tanggal 28 July 2014,  bidang Enviromental Law .   
  • Begitulah, dengan telah mencapai usia 62 tahun lebih, Penulis juga sadar bahwa garis tangan dari kehidupan manusia nampaknya juga berbeda antara satu dengan lainnya, dimana ALLAH yang meluaskan dan menyempitkan rejeki kepada manusia sesuai dengan kehendak dan izin dari ALLAH, dimana kita sebagai manusia haruslah  berikhtiar, namun hasil akhirnya atas kadarnya yang menentukan adalah ALLAH Yang Maha Kuasa, dimana kita harus dan patut bersyukur atas kenikmatan yang telah diberikan kepada ALLAH kepada kita baik kesehatan, pendidikan, termasuk paling penting  Keimanan atau kesadaran untuk mau tunduk dan menyembah kepada ALLAH Sang Maha Pencipta, serta bertobat dan bersyukur kepada ALLAH,  sebagaimana kita diperintahkan oleh ALLAH melalui ajaran yang tertuang dalam Kitab Suci AL Quran yang telah membenarkan kitab2 suci sebelumnya yang telah diturunkan ALLAH kepada para Rasul Utusan ALLAH untuk dibaca, dipahami dan diamalkan oleh kita manusia sebagai ciptaan dari ALLAH Yang Maha Pencipta. 
Malam ini adalah malam Jumat dimana ada baiknya, bagi kita yang beragama Islam untuk  menyediakan waktu untuk membaca ayat-ayat  Suci ALLAH yang terdapat didalam Kitab Suci Al Quran guna Insya ALLAH,  kita bisa mendapatkan pelajaran, ilmu, peringatan, kabar gembira dan hidayah  mengenai berasal dari mana kita, siapa yang menciptakan kita beserta semua alam semesta, bumi, langit dan segala sesuatu yang ada diantara bumi dan langit tersebut, dan akan kemana kita setelah nanti saatnya nyawa kita dicabut oleh malaikat pencabut nyawa sesuai dengan  Firman dari ALLAH yang Maha Pencipta dan Maha Kuasa yang diwahyukan kepada Para Rasul dan Nabi untuk disampaikan kepada kita umat manusia didunia ini..  
  • Dengan demikian segala perasaan gundah gulah dalam perasaan yang  tidak menentu, Insya ALLAH  akan terobati oleh siraman ayat-ayat Suci ALLAH yang dikandung dalam Kitab Suci AL Quran tersebut, karena ayat suci tersebut harus kita imani tanpa ragu-ragu merupakan obat bagi Qalbu kita. Aamiin YRA. Beginilah sekedar renungan dimalam Jumat ini yaitu tanggal 3 April 2014.
Jakarta, 3 April 2014 Malam Hari sewaktu Tia dan Matthias sedang bekerja di Indonesia dan sedang ke Jogja. Direview n edit 23 April 2014 jam 5.52 PM
Agung Supomo Suleiman