Wednesday, August 27, 2014

INFORMASI PENTING MENGENAI KEHIDUPAN ABADI KEKAL BAHAGIA

Waduh gimana nih, sisa umur sudah makin menipis, stamina tenaga juga tidak sekuat seperti sewaktu kita masih umur 40-an, setelah selesai makan siang cepat benar rasanya ngantuk, padahal tadi pagi sudah olahraga jalan kaki selama lebih kurang 45 menit. Kadangakala rasanya kesepian karena  mungkin kedua anak Penulis saat ini berada di luar negeri, dimana anak yang Pertama  yaitu Tia sudah menempuh hidupnya dinegeri suaminya yaitu MATTHIAS di Belanda kota Amsterdam, sedangkan anak kedua Dwi sedang kuliah di New Orleans, Amerika Serikat, mengambil S2 Enviromental Law,  dengan bersyukur kepada ALLAH mendapatkan bea siswa dari Full Bright (Aminef - American Indonesian Exchange Foundation) - University Tulane dan Pemerintah USA, sehingga Penulis saat ini berada berdua dengan isteri Penulis.
    Penulis sendiri  sekarang merasa dipersimpangan jalan, karena rasanya kadangkala sudah capai juga kerja terus menerus dan ingin hidup  lebih kombinasi antara ibadah, kerja dan santai untuk dapat menikmati hidup didunia ini. Penulis juga ingin mendengarkan wejangan ALLAH dari Kitab ALLAH agar bisa mengetahui lebih dalam mengapa stamina tubuh kita  dan kekuatannya oleh Sang Maha Pencipta dibuat semula lemah menjadi kuat, namun kemudian menjadi lemah lagi dikala kita sudah berumur lama didunia ini. 
    •  Dengan demikian segala sesuatu yang sudah kita peroleh dan perjuangkan dari sewaktu kita masih muda, sekolah kuliah bekerja, memperoleh rumah, kendaraan,  malah pada akhir ujungnya akan  kita tinggalkan, tidak terkecuali makanan yang kita makan begitu kita banyak uang untuk membelinya,  malah harus dibatasi karena kolesterol, asam urat,  meninggalkan semua kesenangan dunia tersebut. 
    Nah, tentunya harus ada makna dan maksud lain yang lebih mendalam yang harus kita gali dan ketahui, apa sebenarnya makna dari kehidupan dunia ini yang ternyata tidak kekal dapat kita nikmati dan rasakan. Hal ini tentunya tidak bisa kita khayalkan dengan imaginasi kita sendiri, karena sumber informasinya harus lebih dalam dari khayalan kita karena akan menembus kehidupan yang terbatas pada dimensi Ruang dan Waktu yang kita bisa jangkau, sehingga  harus lebih kita dapat percaya dan yakini kebenarannya informasinya.   

    • Hal inilah yang menyebabkan Penulis lebih panasaran untuk membaca informasi rahasia dan kehidupan yang tampaknya misteri ini, dimana karena Penulis adalah seorang muslim secara lahir dan KTP, maka Penulis tentunya ingin membaca lebih dalam  Kitab Suci bagi umat Islam  yaitu Al Quran. Penulis merasa beruntung diberikan isteri dan anak2 Penulis Digital AL Quran yang Penulis bisa dengarkan bahasa Arab dan membaca dalam Bahas Indonesia dan Bahasa Inggris.   
    Ternyata memang Ajaib, efeknya terhadap Penulis, jika kita terus menerus mendengarkan Digital Al Quran baik alunan Suara Bahasa Arabnya maupun membaca Bahasa Indonesia, Penulis mendapatkan pemahaman bahwa Kitab Al Quran adalah "Kitab ALLAH" dan bukan kitab manusia maupun karangan manusia. Dalam Kitab ALLAH ini ternyata "kematian itu hanya sekali didunia" dan setelah dialam Kiamat atau ALAM Kepastian Pembalasan, akan ada suatu kehidupan yang "lebih baik dan Abadi  serta Kekal", dimana tidak dialami lagi kematian  kecuali kematian yang pertama didunia.
    •  Informasi Penting ini sangat signifikan bagi Penulis, dimana ternyata perjuangan kita yang bekerja keras dapat menikmati suatu Kehidupan Bahagia yang ABADI Kekal di Hari Kiamat tersebut, namun ternyata untuk dapat menikmati Kehidupan yang Enak dan ABADI tersebut ada  syaratnya yaitu bahwa Kita "Haruslah  Beriman" dan "Beramal Saleh".      
    Nah yang perlu digali adalah Apakah Iman ini ? dan Apa pula Amal Saleh itu ? Untuk mendapatkan jawabannya tentunya haruslah kita cari Informasinya didalam Kitab ALLAH ini.......  
        
    Jakarta, 27 Agustus 2014
    Agung Supomo Suleiman

    Tuesday, August 12, 2014

    MENGEAVALUASI FASE TAHAPAN 62 -an TAHUN HIDUP DIDUNIA

    Yah kini aku memasuki suatu fase tahapan baru dalam tahapan kehidupan dimana, Penulis merasa  memasuki tahapan  harus mengevaluasi  dan menata kembali kemana fokus dan kegiatan yang Penulis harus lakukan, karena phisik badan Penulis  telah diberikan izin ALLAH  berumur didunia  lebih dari 62 tahun, sehingga Penulis bertanya pada diri sendiri kegiatan apa yang sebaiknya Penulis  lakukan didalam menjalankan fungsi sebagai seorang manusia yang diciptakan oleh ALLAH untuk berada didunia dengan makluk yang lain dengan segala macam beragam profesi, pikiran, pola perilaku yang berbeda satu dengan lainnya.

    Penulis sadar tidak ada yang sempurna didunia ini, apalagi jika kita memandang dari aspek agama yang Penulis  anut yaitu Islam, yang menurut pemahaman Penulis  sisa umur hidup kita sebagai manusia didunia sebenarnya  telah berkurang karena badan phisik kita sudah banyak tanda2 mulai haus tidak beda dengan barang lain atau makluk lain yang ada didunia, kita  tidak akan kekal melainkan dalam proses mulai berkurang fungsi kekuatan phisiknya untuk nanti pada saatu saat akan meninggalkan dunia jika memang sudah dipanggil oleh ALLAH sebagai Pencipta dari kita. 
    •   Dengan kata lain apakah Penulis  hanya memikirkan eksistensi kita didunia saja, ataukah juga sudah harus secara serius memikirkan apa bekal dan persiapan kita setelah kita nantinya  mati, karena tanda2 proses haus-nya phisik badan kita sudah jelas terasa kita alami, khususnya jika kita telah diizinkan ALLAH untuk berada didunia lebih dari 62 tahun hidup. Hal yang jelas adalah bahwa jika Penulis mendengarkan dan membaca Surat2 di Kitab Suci Al Quran, qalbu kita sering diperumpamakan dengan bumi yang mati dan kering yang kemudian oleh ALLAH dibasahi dengan air yang diturunkan ALLAH dari Langit sehingga bumi tersebut bisa hidup kembali setelah tadinya mati  dan mengeluarkan berbagai tumbuhan dan makanan serta buah2an yang berguna bagi kita manusia maupun binatang yang juga telah diberikan oleh ALLAH kepada kita untuk bisa meneruskan kehidupan kita didunia ini.
    Orang tua maupun nenek dari Penulis sudah  lama meninggal dunia, dimana photo orang tua maupun nenek Penulis terlihat dalam tulisan ini, sewaktu masih diberikan kehidupan didunia ini, yang tentunya Penulis pada satu saat senang tidak senang akan juga meninggal jika memang telah ditentukan oleh ALLAH telah habis masa hidupnya didunia ini. 
    • Kalau kita membaca Kitab Suci Al Quran ternyata dialam diakhirat kita jika telah dibangunkan dari kuburan, melalui adanya tiupan pertama akan bangkit untuk mempertangung jawabkan segala perbuatan kita selama kita berada didunia ini.  Kita masing-masing akan diberikan kitab catatan perbuatan kita dimana jika kitab catatan perbuatan kita yang telah dicatat oleh Malaikat pencatat sewaktu kita masih hidup diberikan melalui tangan kanan kita, maka wajah kita akan cerah dan kita dalam keadaan dapat melihat.
    • Namun menurut Kitab Suci Al Quran,  jika catatan kitab yang diberikan kepada kita adalah melalui tangan kiri kita, maka digambarkan bahwa wajah kita gelap dan secara phisik tidak bisa lagi melihat apa yang terjadi; Segala perbuatan kita selama berada didunia ini tercatat semuanya tanpa adanya perbuatan kita yang tertinggal baik itu perbuatan baik maupun perbuatan yang melenceng dari kebaikan dan ketaatan kita kepada ALLAH.
    Mulut kita tidak bisa berbicara dimana  yang akan berbicara adalah tangan kita,  sedangkan kaki kita menjadi saksi atas perbuatan yang kita usahakan dan lakukan, sebagaimana tersebut dalam Surat Yasin yang seringkali dibaca oleh kita disaat ada diantara kerabat kita yang meninggal dunia dan kembali kepada Sang Khalik Pencipta. 
    • Penulis sebagai profesi Lawyer tentunya banyak terlibat dalam masalah janji yang ditepati dan yang diingkari, dimana dalam Kitab Suci AL Quran sering sekali  disebutkan bahwa Janji ALLAH adalah benar dan Pasti terjadi sedangkan Janji dari Syaitan adalah tipuan belaka, dimana syaitan diberitahukan ALLAH adalah musuh kita yang nyata dan kita tidak boleh sama sekali patuh kepada Syaitan. 
    Nah persoalannya adalah bahwa kita secara nyata didunia ini tidak dapat melihat maupun mengetahui siapa yang dimaksud  setan tersebut, sehingga Penulis mempunyai kesimpulan bahwa watak dan karakter dan sifat syetan lah yang banyak disebut oleh ALLAH dalam AL Quran  yang harus kita cari dan  temukan untuk kita jauhi antara lain  tidak mau Patuh dengan Perintah ALLAH untuk tunduk kepada Manusia Adam, karena Syetan merasa lebih senior maupun lebih tinggi derajatnya karena dibuat dari Api, sedangkan manusia Adam diciptakan oleh ALLAH dari Tanah, tembikar yang semula berasal dari Nuftah dimana kita merasa jijik. 
    • Namun kemudian setelah Nuftah tersebut disimpan dalam rahim kandungan seorang Ibu, akan tumbuh menjadi  darah, daging, tulang dan kemudian dilengkapi dengan segala kebutuhan tubuh manusia yaitu telinga, mata, hidung, kaki, tangan, kepala dan segala organ tunuh yaitu jantung, otak, urat, rambut dimana kemudian roh ditiupkan kephisik janin tersebut setelah melalui masa waktu tertentu untuk kemudian lahir kedunia ini dengan proses nangis....  
    Setelah melalui proses kehidupan didunia dari bayi, remaja, dewasa, sekolah, kuliah, kerja kemudian mulai memasuki tahapan  menua dan mulai  melemah phisiknya, sehingga kita harus pandai mengelola dan memanage agar tubuh kita sehat dengan antara lain berjalan kaki dipagi hari dan menjaga pola makan kita agar bisa Insya ALLAH hidup  sehat untuk bisa menjalankan dan melanjutkan mempertahankan hidup dengan pola yang berbeda tentunya dengan jika kita masih berumur 30 atau 40-an tahun.
               Nah hal ini tentunya kembali kepada masing-masing dari diri kita bidang apa yang akan kita fokuskan dan prioritaskan apakah bidang spiritual atau kesadaran beragamanya untuk lebih mengenal apa yang sebaiknya kita lakukan dalam masa transisi dari masa tua hingga tahapan akan dipanggil oleh ALLAH untuk membawa bekal ke dunia Akhirat serta meninggalkan manfaat bagi yang kita tinggalkan didunia ini.
    • Terkait dengan Qalbu, agar bisa hidup dan mendapatkan Nur atau Cahaya Ilahi tentunya sesuai dengan  peringatan dan berita gembira dalam Kitab Suci AL Quran adalah dengan mau mendengarkan, membaca dan memahami serta mengamalkan perintah, peringatan ALLAH untuk percaya dan beriman kepada Kitab Suci Al Quran yang telah membenarkan kitab2 Suci sebelumnya, untuk mengenal, mengetahui,  menyadari, dan meyakini serta mengimani Kemaha Tunggalan ALLAH (Ketauhidan ALLAH) didalam menciptakan dunia alam semesta ini, mengenal siapa ALLAH dengan semua sifat2nya baik sebagai Pencipta, Penguasa, Pemelihara, Penjaga, Penolong, Pengawas, Pemberi Rejeki, Pemberi Tobat,  Pembuat Keputusan, Pemurah, Pengasih, Penguasa di Hari Akhir dan mempelajari perintah, petunjuk serta menjauhi larangan ALLAH agar kita dapat berloma-lomba menggapai Tingkat atau Atribut Ketaqwaan kepada ALLAH,  agar Insya ALLAH dengan rahmat dan pengampunan ALLAH, kita  diperkenankan untuk masuk gologan orang yang bertaqwa dan  dengan rahmat ALLAH dizinkan untuk masuk Surga Janatin yang dijanjikan ALLAH dalam Kitab Suci Al Quran. 
    Maka jalan  menuju tingkat ketaqwaan adalah dengan berusaha untuk benar secara berteguh hati mensucikan Qalbu kita agar bisa hidup Cahaya Iman dalam Qalbu kita dan dihindari dari penyakit Hati (Maradun) maupun Ditutupnya Qalbu kita oleh ALLAH disebabkan kita senantiasa Mendustakan  dan mengingkari Ayat-ayat ALLAH baik yang tercantum dalam Kitab Suci Al Quran maupun ayat- atau bukti tanda-tanda kebesara ALLAH yang tersebar dialam semesta alam ini.  Jadi pilihan adalah pada diri kita manusia apakah kita mau berusaha untuk mohon kepada ALLAH untuk membantu kita menjadi teguh dalam Qalbu dan pendirian serta keyakinan tanpa ragu-ragu untuk beriman kepada ALLAH, Para Rasul, Nabi serta kitab Suci  Al Quran yang membenarkan Kitab Suci sebelumnya yaitu antara lain Taurat, Injil sebagai Kitab Suci dari ALLAH yang diturunkan ALLAH  kepada Para Nabi dan Rasul untuk disampaikan sebagai peringatan kepada kita selama kita menjalankan hidup didunia agar tidak sesat dan Insya ALLAH mendapatkan Jalan Yang Lurus dari ALLAH.
    Agung Supomo Suleiman
    12 Agustus 2014 pukul 2.26 PM Waktu Indonesia Bagian Barat     
      

    Friday, July 4, 2014

    MENIKMATI BERKARYA NON-KONVENSIONAL

    Penulis sangat menikmati atas pilihan berkarya Non-Konvensional dengan waktu fleksible maupun tidak selalu harus berada diruangan Cubical dari pagi hingga sore, apalagi dan terutama mengingat Umur Penulis bersyukur sudah diberikan izin ALLAH bisa mencapai lebih dari 62 tahun. Memang semua manusia didalam berkarya bebas mempunyai pilihan, yang penting adalah bahwa sebagai manusia kita sesuai dengan kemampuan kita harus dapat berkarya dan bermanfaat bagi sesama manusia termasuk didalam memberikan kontribusi sesuai dengan kemampuan profesi yang telah kita pilih masing-masing.
    • Kalau kita mempunyai suatu keahlian profesi tertentu, maka yang semula kita mencari pengalaman untuk dapat berkarya dengan melamar bekerja disuatu institusi atau wadah orang lain, maka tergantung dari karakter kita, dimana pada satu saat baik karena terpaksa atau karena memang konsekwensi dari pilihan berkarya kita, kita akan dapat mengenali gaya dan cara berkarya yang model apa yang akan kita pilih didalam melakukan karya kita untuk dapat mencari karunia dari ALLAH Sang Maha Pencipta. Nah, bagi Penulis terindikasi bahwa karakter Penulis adalah lebih senang bebas merdeka dan tidak terikat dengan suatu organisasi yang ketat dalam menentukan Jam kerja serta keberadaan Penulis berkarya, sehingga Penulis lebih memilih untuk berada dalam suatu suasana yang lebih Fleksibel terkait dengan Jam Kerja serta Ruangan dimana Penulis harus berkarya.
    Yang jelas manusia sedapat mungkin harus berkarya dan mempunyai kegunaan dan manfaat bagi dirinya maupun lingkungan yang membutuhkan keahlian profesinya. Nah terkait dengan pilihan mengenai Jam kerja serta Ruangan dimana dia harus melakukan Karyanya adalah dapat berbeda dan bervariasi antara satu dengan lainnya. Penulis nampaknya dari perjalanan hidup sangat menikmati untuk hidup lebih merdeka didalam berkarya dimana Penulis dapat mengatur kapan mau bekerja melakukan Karyanya maupun dimana Penulis dapat melakukan Karya tersebut. 
    • Memang ada konsekwensi dari Pilihan cara Berkarya kita, dimana tergantung dan merupakan juga buah hasil dari pilihan kita, dimana Penulis juga menikmati ber Karya Solo sebagai Professi Business Lawyer yang nampaknya tidak bisa berada dibawah naungan wadah maupun bersinergy dengan pihak lain, karena bisa dapat merepotkan wadah lain tersebut akibat kemauan dan pandangan Penulis yang tidak mau terikat untuk berada di suatu Ruangan Cubical dari pagi hingga sore, dimana Penulis merasakan terkungkung dan tidak bisa menikmati udara luar baik hijau pepohonan, sinar matahari maupun berkicaunya burung serta suasana siang maupun sore hari.
    Penulis juga senang naik Bis Umum untuk dapat merasakan detak hidup dari Rakyat banyak maupun merasakan kemerdekaan tidak terikat dengan kungkungan Gengsi yang kadangkala terasa menyesakan diri Penulis
    • Nah, terkait dengan kendaraan Bus Umum ini, di Indonesia Kebijakan maupun keberpihak Pemerintah maupun DPR khususnya yang harus bertanggung jawab atas kenyamanan, keamanan dan kelancaran dari Transportasi Umum ini sangat lemah dibandingkan dengan negara tetangga kita, misalnya Singapura, atau Jepang dimana Transportasi Bis Umum atau MRT memang benar-benar dan sungguh dipikirkan oleh pihak yang Bertanggung untuk membuat Policy serta keberpihakan kepada Masyarakat Umum tersebut. 
    Kembali kepada Tema Menikmati Berkarya Non-Konvensional, Penulis disaat umur nya sudah lebih dari umur 62 Tahun, lebih dapat merasakan kebutuhan untuk mencari keseimbangan hidup Berkarya yang disesuaikan dengan keharusan untuk me-manage pola hidup yang lebih sehat dan seimbang, dimana Penulis sangat menikmati dan bersyukur mempunyai Profesi sebagai Independen Professional Business Lawyer,  dimana kita harus senantiasa bersyukur ALHAMDULILLAH kepada ALLAH bahwa kita masih dapat berkarya memberikan jasa hukum bagi yang membutuhkan dengan fokus kepada Jasa Hukumnya yang dapat Penulis lakukan dimana saja baik di Ruangan Kerja maupun di tempat yang tersedia tempat untuk membuka Lap Top, dimana yang penting adalah pengadaan peralatan Computer /  Laptop kita serta Data Base Penyimpanan Data/  Dokumen maupun system komunikasi pengiriman email, dokumen serta mempunyai Blog Hukum SACO LAW ADVOKAT yang dapat kita jadikan Label Brand serta Kantor kita didunia Maya, mengingat dunia yang sudah serba IT diabad  Era  Global Informasi ini. 
             
     Jakarta 5 Juli 2014
    Agung Supomo Suleiman 
    Sabtu 

    Sunday, April 13, 2014

    MEMANAGE DAN MENGELOLA WAKTU YANG SEIMBANG DAN BAIK

    Waduh apa yang aku mau tulis ya? Belum ada bahan sih. O ya aku sedang pilek nih, kayaknya karena kurang jalan pagi deh, sehingga stamina badannya juga menurun.  Wah sudah lama juga engga menulis di Blogku AGUNGSS Experimental blog ini ya. Rasanya pilek banget nih sehingga aku tadi buat teh panas supaya bisa membantu melegakkan hidung pernapasanku. Yah sudah lama juga semenjak 1 Juni 1998 aku self employed dikala aku berumur 46 tahun, dimana kini aku dizinkan ALLAH masih dapat  berumur lebih dari 62 tahun. 
    • Memang tidak mudah ya untuk hidup self-employed, dimana penghasilannya nya tidak berdasarkan fixed-income melainkan tergantung dari keberadaan proyek jasa hukum yang sedang kita lakukan, dimana hal ini memamg merupakan pilihan Penulis untuk dapat lebih mengontrol kehidupan dan penerapan kehidupan Professional Penulis sebagai Business Lawyer.     . 
    Managemen yang aku terapkan didalam menjalankan usaha jasa sendiri secara self- employed ini lebih banyak Penulis  rasakan dengan mengandalkan kepada kepercayaan kepada ALLAH, bahwa kita haruslah berusaha dan berikhtiar mencari karunia rejeki ALLAH didunia ini, dimana kalau memang jatah rejeki kita masih tersedia untuk kita didunia ini, maka Insya ALLAH akan ada jalan keluar mendapatkan rejeki tersebut, tentunya dengan memegang rambu yang diridhoi ALLAH untuk dapat kita pertangung jawabkan kelak di hari Akhirat.          
    • Kita nampaknya harus mengevaluasi kekuatan dan potensi yang kita punyai, untuk dapat menghasilkan cash-in, dimana semua ini adalah tergantung pada kekuatan stamina dan kesenangan kita,  yang dapat mendorong semangat kita untuk dapat tetap survive. Hal ini adalah penting guna  dapat mengoptimalkan asset kita menjadi alat produktif  untuk mendapatkan karunia cash ini dari ALLAH, yang kita kombinasikan dengan asset ilmu dan knowledge serta pengalaman  Jasa hukum dari Penulis.
    Dalam fakta dan kenyataan hidup,  kita akan melalui tahapan dan phase hidup mengikuti keadaan perubahan phisik kita yang staminanya semula lemah menjadi kuat kemudian mulai harus kita kelola dan jaga stamina phisik kita, sehingga kita  harus belajar lagi, dalam setiap phase tersebut, untuk  berusaha dapat tetap survive sebagai manusia yang sehat, baik phisik, mental maupun spiritual, sehingga kita harus bisa memanage dan mengelola waktu yang seimbang dan baik. 
    • Hal ini tentunya adalah termasuk untuk ibadah dimana kita harus menyediakan waktu untuk membaca Kitab Suci yang diturunkan ALLAH kepada Rasul Muhammad S.A.W. untuk disampaikan kepada kita selama didunia, guna bisa lebih menjamin dapat  terarah dan jelas mau diapakan kehidupan kita didalam menghabiskan waktu didunia yang sudah diujung perjalanan, yang nantinya senang atau tidak senang kita akan meninggalkan dunia ini dan menuju dunia Time and Place Zone yang berbeda, dimana bagi kita sebagai kaum yang menganut iman Islam,  tentunya data lengkapnya harus kita berpatokan kepada Firman ALLAH dalam Kitab Suci Al Quran untuk mengetahui hal dimensi setelah kehidupan dunia ini kita lewati, dimana kita  tidak bisa mengandalkan kepada dugaan dan terkaan semata.  
    Demikianlah sekedar renungan malam yang Penulis buat pada Minggu Malam ini.
    Jakarta, 14 April 2013
      

    Thursday, April 3, 2014

    KADANGKALA HUJAN KADANGKALA PACEKLIK

    • Yang paling tahu kemana selanjutnya perjalanan hidup Penulis termasuk wadah yang Penulis buat adalah Penulis sendiri, sedangkan orang lain diluar diri kita,  hanyalah bisa melihat dari persepsi dan bacaan mereka atas prinsip "Self - Employed"  maupun wadah yang kita bentuk. 
    Penulis patut bersyukur bahwa selama 15,5 tahun ini, semenjak 1 Juni 1998, Penulis  dengan izin ALLAH, masih bisa bertahan hidup untuk self - employed, walaupun terasa cash flownya - kadangkala hujan kadangkala paceklik, apalagi  mengingat umur Penulis kini sudah mencapai umur 62 tahun,  dimana secara phisik tentunya Penulis berbeda keadaan stamina phisik sewaktu Penulis memulai self - employed mendirikan wadah SACO LAW 15.5 tahun yang lalu yaitu bulan Juni 1998 sewaktu Penulis berumur 46 Tahun menuju 47 Tahun, sesuai dengan kodrat makhluk manusia  yang diciptakan  ALLAH.

    Yang jelas Penulis harus bersyukur masih bisa makan nasi maupun buah-buahan hingga malam ini,  yang merupakan rejeki yang diberikan ALLAH kepada kita manusia melalui tanaman yang disiram dengan air yang diturunkan ALLAH dari langit /awan sesuai dengan Firman ALLAH didalam Al Quran.  
    • Memang rejeki yang diberikan ALLAH kepada kita tidaklah dapat dihitung secara arithmatic, melainkan ada rumusan lain yang  diberikan ALLAH melalui misalnya kelancaran anak Penulis didalam mendapatkan Scholarship untuk melanjutkan study mereka diluar negeri.  
    Adapun proyek yang secara nyata yang Penulis peroleh selama 15.5 tahun semenjak Penulis self employed tanggal 1 Juni 1998, terasa kadangkala ada musim hujan atau gerimis dan kadangkala paceklik. Namun pada kenyataannya 'hasil akhirnya akan sama',  jika  seandainya Penulis harus membiayai sendiri ke
    -2 anak Penulisdimana Penulis harus sangat  bersyukur kepada ALLAH karena ke - 2 anak Penulis  mendapatkan Scholarship untuk melanjutkan kuliah di Universitas di Luar Negeri, yaitu anak pertama bernama Tia (lulus S1 di ITB, Bandung, jurusan Planologi) mendapatkan biaya siswa mengambil S2 di Universiteit Wageningen, di Wageningen Belanda, dari Pemerintah Belanda, NFP,  pada tahun 2007 untuk bidang Urban Enviromental Management, dan Dwi (lulus Fakultas Hukum Universitas Indonesia), anak kedua dari Penulis, Insya ALLAH mendapatkan Scholarhip dari Fullbright, Tulane University, serta Pemerintah Amerika Serikat untuk S2, dimana DWI sudah harus berada di New Orleans, USA,  Insya ALLAH  tanggal 28 July 2014,  bidang Enviromental Law .   
    • Begitulah, dengan telah mencapai usia 62 tahun lebih, Penulis juga sadar bahwa garis tangan dari kehidupan manusia nampaknya juga berbeda antara satu dengan lainnya, dimana ALLAH yang meluaskan dan menyempitkan rejeki kepada manusia sesuai dengan kehendak dan izin dari ALLAH, dimana kita sebagai manusia haruslah  berikhtiar, namun hasil akhirnya atas kadarnya yang menentukan adalah ALLAH Yang Maha Kuasa, dimana kita harus dan patut bersyukur atas kenikmatan yang telah diberikan kepada ALLAH kepada kita baik kesehatan, pendidikan, termasuk paling penting  Keimanan atau kesadaran untuk mau tunduk dan menyembah kepada ALLAH Sang Maha Pencipta, serta bertobat dan bersyukur kepada ALLAH,  sebagaimana kita diperintahkan oleh ALLAH melalui ajaran yang tertuang dalam Kitab Suci AL Quran yang telah membenarkan kitab2 suci sebelumnya yang telah diturunkan ALLAH kepada para Rasul Utusan ALLAH untuk dibaca, dipahami dan diamalkan oleh kita manusia sebagai ciptaan dari ALLAH Yang Maha Pencipta. 
    Malam ini adalah malam Jumat dimana ada baiknya, bagi kita yang beragama Islam untuk  menyediakan waktu untuk membaca ayat-ayat  Suci ALLAH yang terdapat didalam Kitab Suci Al Quran guna Insya ALLAH,  kita bisa mendapatkan pelajaran, ilmu, peringatan, kabar gembira dan hidayah  mengenai berasal dari mana kita, siapa yang menciptakan kita beserta semua alam semesta, bumi, langit dan segala sesuatu yang ada diantara bumi dan langit tersebut, dan akan kemana kita setelah nanti saatnya nyawa kita dicabut oleh malaikat pencabut nyawa sesuai dengan  Firman dari ALLAH yang Maha Pencipta dan Maha Kuasa yang diwahyukan kepada Para Rasul dan Nabi untuk disampaikan kepada kita umat manusia didunia ini..  
    • Dengan demikian segala perasaan gundah gulah dalam perasaan yang  tidak menentu, Insya ALLAH  akan terobati oleh siraman ayat-ayat Suci ALLAH yang dikandung dalam Kitab Suci AL Quran tersebut, karena ayat suci tersebut harus kita imani tanpa ragu-ragu merupakan obat bagi Qalbu kita. Aamiin YRA. Beginilah sekedar renungan dimalam Jumat ini yaitu tanggal 3 April 2014.
    Jakarta, 3 April 2014 Malam Hari sewaktu Tia dan Matthias sedang bekerja di Indonesia dan sedang ke Jogja. Direview n edit 23 April 2014 jam 5.52 PM
    Agung Supomo Suleiman

    Monday, January 20, 2014

    Menulis Aja Deh

    Ya, aku lagi pengen nulis nih,  belum  jelas tema penulisannya apa, namun  yang penting aku menulis dulu deh di Blog ku yang aku beri nama AGUNGSS Experimental. Yah setelah minggu lalu aku sibuk melengkapi bukti-bukti yang diminta oleh Hakim dalam kasus Permohonan Penetapan Wali terkait anak dibawah umur yang hendak menjual Rumahnya, dimana Notaris telah meminta kita untuk mengajukan Penetapan Wali mengingat si anak tersebut masih dibawah umur; AlhamduLILLAH sudah lengkap semua bukti yang diperlukan dan kini pengen menulis dahulu di Blogku ini.
    •   Tidak terasa sudah pertengahan Bulan Januari Tahun 2014. Waktu memang berlalu sangat cepat ya. Sepertinya masih tahun 2013 engga tahunya sudah Tahun 2014. Yah, beruntung dan kita harus pandai bersyukur kepada ALLAH Yang Menciptakan dunia ini, bahwa kita masih diberikan kesempatan untuk hidup dan bisa nafas meskipun cuacanya hujan terus yang membuat kota Jakarta banyak digenangi air. 

    Yah, mungkin kota Jakarta harus ditata ulang karena banyak daerah rendah dan resapan air namun justru dibangun Real Estate, sehingga hukum air yang Universal adalah bahwa air tersebut hanyalah mencari tempat yang rendah, dan tentunya karena tidak ada lagi ruangan rendah yang sudah dibeton, maka otomatis Air yang turun dari langit  akan keluar dan mencari tempat untuk menggenang. 
    • Hal yang penting nampaknya adalah bahwa kita sebagai manusia,  yang harus pandai mengelola dan memanage air yang memang semula di laut kemudian menguap menjadi awan dan turun ke bumi yang merupakan siklus tahunan yang memang didesign oleh ALLAH yang menciptakan kehidupan ini secara ekosystem,  dimana kitalah sebagai manusia yang harus mengelolanya secara "intergrated dan Komprehensif" . 
    Wah, meskipun tidak ada tema yang jelas nampaknya jika kita sudah berada didepan komputer, maka secara instant kita akan otomatis menulis dan menuangkan pikiran atau apapun  yang ada dibenak kita dalam bentuk tulisan dimana pada era informasi ini, kita dapat membuat Blog kita masing-masing dan mulai menulis dikala kita sedang ada mood untuk menuangkan pikiran kita dalam blog kita ini.
    • Kadangkala kita perlu menyediakan waktu kita untuk relaks dan menulis bagi yang gemar menulis di blog atau istilah kerennya Blogger hehehe...Wah jangan terlalu serius nanti bisa stress, sambil mendengarkan lagu,  aku menulis enak rasanya hatinya seperti plong bisa mengaktualisasikan pikiranku dalam blog ini. Lumayan kumpulan tulisanku sudah banyak tidak terasa, walaupun aku bukan seorang penulis, namun dengan menulis ini dapat kita jadikan therapy untuk kesehatan pikiran maupun perasaan kita. 
    • Wah sudah dahulu deh tulisanku ini, aku cukupkan dahulu samapi disini. Eh aku edit dulu ya soalnya lagi seru nih ternayata ada Popads yang katanya bisa menghasilkan Pundi2...Wah aku suadh ketinggalan berita nih maklum sudah lama engga ngeblog. Tapi sekarang rasanya ada udara segar nih dengan membaca blog kawan Blogger lainnya ternyata ada kesempatan untuk mendulang pundi2 dari Popads ini yang mudah2an bisa terwujud ....ok dulu ya  Cheers diedit tanggal 22 April 2016...Chiao Amigos
    Agung S.Suleiman
    Jakarta, 21 Januari 2014 hari ulang tahun anakku Dwi....


    Saturday, January 18, 2014

    Rahasia Menjaga Keseimbangan Hidup

    Yah, betul salah satu rahasia untuk bisa hidup tenang adalah menjaga kesimbangan antara urusan dunia dan akhirat; Yang penting menurut pengalaman pribadi dari Penulis setiap insan memerlukan suatu pegangan yang kokoh dalam hidup ini agar kehidupannya dapat jelas terarah dan tidak melenceng kearah yang tidak jelas dan tidak karuan.
    • Kalau bagi Penulis, tentunya pengalaman dan wejangan maupun pantuan dan contoh dari orang tua Penulis sangat berpengaruh mewarnai kehidupan Penulis yaitu senantiasa ingat kepada ALLAH Sang Maha Pencipta dan berlaku Jujur, khususnya menjelang sudah memasuki masa senja, sehingga diharapkan dapat lebih bijak dan lebih mau mengerti dan memahami mengenai  peristiwa dan kejadian yang dapat terjadi didunia ini dari masa ke masa termasuk dalam periode masa Penulis sendiri mengalami dalam kehidupan kita didunia ini bersama dengan lingkungan baik dirumah, keluarga, tetanga, lingkungan kerja maupun teman sekolah dan kuliah hingga masa kini maupun untuk dapat mengetahui masa depan futurelogi yang sumbernya bagi Penulis adalah berita mengenai Hari Kemudian setelah mati, yaitu keyakinan dan kepercayaan mengenai adanya Hari Kehancuran,Kiamat, Hari Kebangkitan hingga Hari Pembalasan yang merupakan sesuatu kejadian yang "Pasti terjadi" atau Hak bagi kita yang berusaha untuk beriman sesuai dengan petunjuk, pedoman, peringatan yang diberikan oleh ALLAH Sang Maha pencipta melalui Kitab2 Suci dari ALLAH yang diturunkan oleh ALLAH melalui para Utusan Rasul dan Para nabi yang diceritakan dalam Kitab Suci ALLAH yang merupakan satu kesatuan kesinambungan yang tidak terputus antara satu Rasul dengan Rasul berikutnya dari Nabi Nuh, Nabi Ibrahim, Nabi Musa, Nabi Isa hingga kepada Rasul dan nabi Penutup yaitu Nabi Muhamad S.A.W.  
    Memang segala sesuatu itu adalah melalui proses, dan tidak ada yang "Instant" dan seketika melainkan melalui proses perjalanan hidup yang panjang baik secara individu maupun secara bangsa dan umat dari zaman ke zama berikutnya. 
    • Yang jelas setiap manusia senang atau tidak akan mengalami masa lahir, akil balik, remaja, dewasa, dan masa senja yang pada akhirnya senang atau tidak senang akan meninggalkan dunia yang fana atau tidak abadi ini.
    Siklus kehidupan ini baik mikro kosmos maupun makro kosmos akan mengalami hal yang sama, dimana  bagi Penulis kesadaran mengenai adanya kesimbangan dan keraturan keseimbangan kehidupan Manusia dengan alam sekelilinganya termasuk dengan tanaman, buah2an, binatang maupun lingkungan alam dimana manusia itu berada untuk dapat survive akan merupakan satu kesatuan alam semesta yang saling bekerja sama dan membutuhkan secara rational sesuai dengan satu kesatuan "Ekosistem". 
    • Bayangkan jenis makluk hidup yang kuat maupun tahan dengan sinar matahari bahkan butuh dan mengejar akan adanya sinar matahari mulai dari Matahari terbit hingga Matahari terik disiang Hari Pukul 12.00 siang hing sore hari adalah jenis makluk "TANAMAN". Hal ini Penulis baru sadari setelah membaca buku dan tulisan dari Para Peneliti dan Pemerhati Nutrisi, dimana dikatakan oleh merka bahwa TANAMAN ini yang kuat menerima Sinar Matahari sehingga Tanaman ini dari atas menerima panas matahario dan menyimpan Solar Energi dalam dari  TANAMAN tersebut yang terdiri dari Daun2an maupun Buah2an serta Bunga.
    Adapun dari bawah bumi, TANAMAN ini akan menyerap Air maupun Bahan Mineral, yang pada akhirnya merupkan persedian makan dan asupan bagi Hewan dan Manusia yang memakan TANAMAN tersebut. Dalam Tanaman terkandung Magnesium, Natrium, Fe (besi), Potasium(Kalium), fosfor, Kalsium, Tembaga dan kandungan Mineral lainnya. Bayangkan jika manusia memakan bahan Mineral dalam bentuk aslinya apakah engga akan susah sekali mencernanya.
    • Nah, terkait dengan hal ini, maka  jika sebagai orang yang berusaha beriman membaca Kitab Suci dari ALLAH termasuk Al Quran, maka kita akan temukan Firman ALLAH yang memang menyatakan bahwa ALLAH yang menurunkan air (hujan) dari langit yang kemudian awan tersebut digerakan oleh ALLAH ke daerah Bumi yang tandus/mati dimana kemudian menjadi hidup  dan mengeluarkan berbagai jenis Tanaman dan buah2an yang memang disediakan oleh  ALLAH kepada manusia dan binatang, dimana binatang tadipun adalah dijadikan ALLAH untuk manusia agar dapat dimakan maupun digunakan sebagai alat angkut maupun keperluan lainnya bagi manusia mulai dari daging, kulit, maupun bulu binantang tersebut. Sehingga terjadilah kehidupan sampai waktu tertentu. 
    Maka terlihatlah secara nyata, bahwa ALLAH Maha Besar dan Maha Pengasih dan Maha Penyayang  kepada kita manusia, namun ALLAH memperingati kepada kita manusia, bahwa sedikit dari manusia yang mau beryukur atas kenikmatan yang telah diberikan ALLAH ini.  
    • Guna dapat menjaga kesimbangan kehidupan ini, selain kita disibukan dengan urusan dunia, ada baiknya kita mau dan bersedia untuk merenungkan Kemaha Pengasihannya ALLAH kepada kita, karena segala sesuatu didunia ini baik Udara, Air maupun Tanaman dan Binatang baik yang didarat maupun dilautan telah tersedia dengan gratis untuk kita Manusia, tinggal kita harus pamdai2  mengelolanya secara seimbang dan bekerja sama dengan alam tersebut dengan baik, cakap dan jangan serakah rakus dan merusak alam tersebut.
    Manusia telah dilengkapi dengan akal pikiran, perasaan, penglihatan, pendengaran maupun hati nurani  (Qalbu) untuk secara pandai dan cakap menggunakan, dimana kita tidak boleh serakah dan rakus hanya memikirkan diri kita sendiri, melainkan harus menjaga alam dunia ini secara seimbang baik untuk generasi kita maupun generasi berikutnya.  Waduh jadi serius banget nih Penulis, nanati jadi pada stress Pembaca dari Blog ini, sehingga kita juga harus ada ruangan untuk tersenyum, istirahat sejenak, mengambil nafas dan mengendurkan badan kita sambil menarik nafas kita khususnya pada pagi hari setelah kalau bagi yang beragama Islan sholat Subuh di Mesjid bagi kaum Pria karena kadar dan nilainya 27 Kali dari pada kita sholat sendiri.
    •  Jus Wortel itu sehat ya, karena ALLAH memang sudah menciptakan tanaman Wortel yang banyak mengandung Vitamin serta antioksidan beta karoten sesuai dengan pendapat dari pengarang dari buku  Juz Buah dan Sayur yang banyak tersedia ditoko buku maupun di internet. Ternyata fungsi dari buah dan tanaman ada yang untuk membuat daya tahan tubuh kita kuat, maupun juga juga untuk menghadapi serta menyerang berbagai virus dan penyakit yang ada dalam tubuh kita manusia, maupun penyembuh. 
    Jadi ternyata semua ada ilmunya, dimana manusia ada yang meneliti Nutrisi, faedah dan kandungan dari Tanaman maupun Sayuran (yang mengandung Klorofil) dan sebagai orang yang beriman kita akan menyatakan bahwa nutrisi dan kandungan zat tersebut memang telah dibuat oleh ALLAH  Sang Maha Pencipta melalui mekanisme sytem kerja alam semesta yang menunjukan adanya  tanda-tanda Kebesaran dan Kekuasaan dan Kemaha Pengetahuan Ilmu NYA ALLAH didalam membuat alam semesta ini, sehingga akan keluar dari lisan kita manusia rasa Bersyukur kepada ALLAH Yang Maha Pintar dan Maha Mempunyai Ilmu  serta Maha Pengasih dan Maha Penyayang kepada kita manusia.       
    Sekian dahulu tulisan dari Penulis pada malam dini  tanggal 19 Januari - 20 Januari  Tahun 2014
    Agung Supomo Suleiman