Saturday, October 8, 2011

GAMBARAN SELINTASI TRANSPORTASI UMUM DI JAKARTA

Aku sudah malas berada dikukungan dan ruangan terbatas, dan ingin sekali merdeka. dan merasakan denyut kehidupan diluar kungkungan ruang tersebut.  Aku sangat menikmati kemerdekaanku, dan seringkali jalan kaki berkelana maupun naik bis di Jakarta, dimana nampak sekali Pemerintahan di Jakarta  tidak memikirkan kenyamanan transportasi Bis Umum, yang sama sekali berbeda jauh kenyamanannya dengan naik Bis Umum  diluar negeri..




  •  Kalau di Singapore atau Hongkong, yang penduduknya padat, tersedia Transportasi Bis  yang nyaman. Sedangkan di Jakarta memang banyak bis yang tersedia namun tidak nyaman karena tidak berAC, panas, tempat duduknya maupun keadaan didalam bis sama sekali tidak nyaman seperti naik bisa di Singapura. Biasanya aku memilih dekat jendela supaya ada angin seliweran lumayan .Ada sih Busway yang lumayan, namun Volume Buswaynya jumlahnya sama sekali tidak memadai khususnya jika pada jam2 padat orang pergi kantor atau pulang kantor, sehingga kita ibaratnya seperti Ikan Pindang dalam kaleng panas.  Kalau lagi tidak jam pergi atau Pulang kantor lumayan lenggang.
Namun karena Jakarta adalah kota aku tinggal, dan naik Bis Umum adalah aktualisasiku untuk hidup bebas merdeka, tanpa terikat dengan "Mobil Kendaraan" yang pasti kena Macet dijalanan Jakarta, aku tetap lebih senang naik Bis Umum di Jakarta. Lagi pula untuk mengetahui dan merasakan kehidupan nyata tinggal di Jakarta sebagai rakyat banyak, aku harus dapat merasakan secara Nyata bagaimana penduduk Jakarta mengalami dan menjalankan kehidupannya untuk mendapatkan pelayanan  Transportasi Umum di Jakarta.
  • Untuk merasakan hal ini, aku senang untuk naik Bus di Jakarta. Kalau Bis Merah Kopaja dari Cipete menuju Blok M kita bisa naik Bis No 610. Banyak sih Bus yang lewat  Jalan Fatmawati,  depan  Kompleks Deplu, Cipete belakangnya SMU Cendrawasih, dimana aku tinggal.  Kalau aku mau ke kantorku yang kini berada di Bidakara, dari Blok M aku bisa naik Bus yang menuju Pancoran; Atau kalau aku sedang nak mobil ikut  anaku, aku minta didrop didaerah Mampang untuk selanjutnya aku naik Bis kalau engga salah Nomor 616 atau 612 menuju arah Pancoran dimana aku bisa turun pas didepan Gedung Bidakara.  
Kaum Elit di Jakarta, saya rasa jarang yang mau naik Bus Umum, dan lebih memilih naik Mobil berAC, meskipun Macet, karena faktor ketidak nyamanan pelayanan Bis Umum sebagai tergambar diatas. Kalau Pemerintah DKI  di Jakarta, nampaknya tidak peduli dengan keadaan  Transportasi Publik di Jakarta, karena mereka semua kan naik "Mobil Pribadi Mewah" dan tidak mau naik Bis Umum yang seharusnya mereka "bertanggung jawab penuh untuk Mengelola agar dapat Nyaman khususnya  mengenai apakah Swasta atau Pemerintah yang harus menyediakan Bis Transpotasi Umum tersebut, secara Nyaman. 
  • Kalau jumlah Bis Kopaja Lumayan banyak tersedia, namun Beda Kenyamanannya dengan Naik Bis di Jerman misalnya, bahkan dibanding dengan Bus Umum di Singapura tetangga dekat Indonesia, saja jauh deh Mutunya.....
Jakarta, jam 4.32 AM Minggu 9 Oktober 2011
AgungSS