Wednesday, May 31, 2017

Pengalaman Mendaftar Layanan Gratis TJ Card

Alhamdulillah aku tadi pagi sudah mendaftar Pendaftaran Layanan Gratis menggunakan TJ Card yang diselenggarakan tanggal 8 - 31 Mei 2017
  Sebenarnya kemarin Penulis sudah berusaha mendaftar lewat Halte Harmoni,  namun ternyata lebih kurang jam 3.20 siang Penulis tiba di Halte Harmoni, ternyata formulirnya sudah habis dan hanya dibatasi hingga 40 Formulir, padahal Penulis sudah berangkat dari Blok M naik Busway berangkat lebih kurang jam 14.30 dan sampai di Halte Harmoni lebih kurang jam 15.20-an.
Berdasarkan pengalaman ini, maka ke- esokan harinya,  yaitu hari ini Tanggal 31 Mei 2017, Penulis berangkat pagi hari naik Grab ke Halte Pertanian dan naik Busway ke Halte Ragunan dan Alhamdulillah sampai jam 7.15 pagi. 
Di Halte Ragunan sudah ada lebih kurang 4 (empat) orang yang juga berniat untuk mendaftar Kartu Layanan Gratis, dimana beberapa diantara mereka juga cerita pengalaman yang sama,  dimana kemarin sudah ngatri panjang,  namun tidak memperoleh Formulir Pendaftaran karena dibatasi hanya hingga 40 Formulir juga.   

Berdasarkan pengalaman masing-masing calon pendaftar ini, maka disebabkan menurut Petugas di Halte Ragunan,  meja untuk mendaftar baru buka jam 9.00 pagi, sedangkan formulir tidak dapat diambil,  maka salah satu peserta Calon Pendaftar yaitu seorang Ibu berinisiatif untuk meminta kepada Petugas dan telah diizinkan oleh Petugas Halte untuk menggunakan  kertas rol panjang yang tersedia di Loket,  untuk menuliskan Daftar atau List nomer sarta nama Calon Pendaftar Kartu Layanan Gratis, dimana pada akhirnya kami bersama-sama  setuju untuk memberi List Nomer serta Nama calon Pendaftar Kartu Layanan Gratis tersebut, dan  Petugas di Halte Ragunan telah setuju dengan baik atas pembuatan List Nomer dan Nama dari Pendaftar, untuk menggantikan Nomer;  
Alhamdulillah Penulis mencatatkan diri dalam Rol Panjang tersebut sebagai Pendaftar di Rol List tersebut dengan Nomer Urut 5, karena memang masih pagi hari jam 7.15-an sebelum Jam 9.00 pagi. Maka  Syukur Alhamdulillah semua calon Pendaftar yang lain sesuai dengan instruksi Petugas Halte Ragunan akan  mengisi Nomer Daftar Kehadiran serta Nama mereka masing-masing di Rol Panjang Daftar List tersebut.  

Begitu jam 9.00 pagi hari ini Tanggal 31 Mei 2017, sebagai Tanggal Terakhir Pendaftaran Layanan Gratis,  dimulailah, secara resmi Pendaftaran yang dilakukan oleh 2 Petugas Halte Ragunan untuk memanggil Nama-nama Calon Pendaftar Layanan Gratis, dengan menggunakan  2 (Dua) Meja Pendaftaran yang diletakan sebelah Loket Halte Ragunan. Disebabkan urutan nomer Penulis adalah No.5,  maka Syukur Alhamdulillah, Penulis dapat segera melakukan Pendaftaran Resmi Kartu Pelayanan Gratis hari ini Jam 9 Pagi tanggal 31 Mei 2017, setelah menunggu lebih kurang 2 (dua) Jam semenjak jam 7.15 pagi.  Sesuai dengan Pengumuman yang terpampang di setiap Halte Busway, maka kami  menyerahkan Photocopy KTP kita serta Pas Foto ukuran 4 x 6 sebanyak 2 buah, kepada 2 Petugas di Halte Bausway Ragunan yang dengan baik mencatatkan nama kami kedalam Formulir, sesuai dengan panggilan Urutan Nomer dan Nama yang terdapat di Rol Panjang tersebut. 
Salah satu peserta Pendaftar yang bersama kita, ternyata ukuran Fotonya kecil, sehingga Calon Pendaftar tersebut harus terlebih dahulu memperbesar Pas Foto menjadi 4 x 6,   guna memenuhi persyaratan untuk mendaftar Kartu Layan Gratis. Mudah-mudah kawan yang baik dan ramah tersebut, dapat segera menyelesaikan Pas Photonya tersebut, agar bisa segera mendaftar, dimana kita sudah memberi tahukan kepada Petugas bahwa salah satu Pendaftar dengan urutan awal yang namanya sudah tercatat, sedang mengurus memperbesar Pas Photonya tersebut.
Seru juga pengalaman suka duka menunggu dari jam 7.15 Pagi hari ini di Halte Ragunan, hingga Jam 9.00 pagi,  dimana banyak cerita dari rekan-rekan, yang  sambil menunggu, dan  salah  satu yang senang bercerita telah berusia lebih kurang 82 Tahun namun Phisiknya masih sehat dan segar, dan beliau senang bercerita banyak  pengalamannya yang menarik sewaktu masih umur 12 tahun di zaman Penjajahan Jepang. Rekan ini mendapatkan nomor urut Nomer 1 di Daftar List Nomer dan Nama yang disusun diatas dan diterima oleh Petugas Halte Ragunan sebagai Urutan Resmi yang disepakati untuk digunakan melakukan Pendaftaran Kartu Layanan Gratis tersebut. 
Yah, beginilah cerita ringkas ketertarikan kita untuk menggunakan Busway yang tersedia di Jakarta yang menurut hemat Penulis terasa nyaman dan bersih dengan menggunakan AC, sehingga rasanya jika kita didalam Busway,  seperti sedang berada diluar negeri misalnya Singapura. Penulis salut dengan Petugas pagi hari ini di Halte Ragunan  - Busway, yang telah cekatan mengkoordinir dan melakukan kerjasama dengan baik kepada Para Pendaftar Kartu Layanan Gratis pagi ini tanggal 31 Mei 2017 dan telah sepakat menerima inisiatif pendaftar awal yang membuat Daftar List Rol Panjang, menginggat pengalaman kemarin yang belum berhasil mendaftarkan diri karena Formulirnya kemarin terbatas.   
Memang jika kita telah berusia senja, terasa membutuhkan adanya Pelayanan Kartu Gratis, sehingga kami bisa menikmati Jakarta yang sudah penuh sesak dengan kemacetan lalu lintas, menggunakan Busway TransJakarta yang bebas hambatan untuk membantu terciptanya kenyamanan Fasilitas Transportasi Publik. Semoga

Jakarta, 31 May 2017
Agung Supomo Suleiman  

     
     

Sunday, May 21, 2017

Kesehatan Phisik Penting Dijaga

Memang umur 65 Tahun merupakan suatu Milestone bagi Penulis karena terasa memasuki suatu tahapan baru dalam kehidupan setelah bekerja kombinasi 15 Tahun sebagai Company Man dan 18 tahun Self Employed, dan kini rasanya berada ditahapan yang harus belajar  untuk  tetap Survive dan bertahan hidup dengan cara hidup yang sehat secara phisik guna dapat mempertahankan stamina badan kita. 
Kesehatan Phisik memang sangat penting agar kita bisa mempunyai kemampuan untuk berpikir secara jernih dan tegar dan tidak kemungsrung. Bayangin kalau badan kita terasa tidak enak, pegal-pegal, linu, cape,  maka rasanya malas melakukan sesuatu. Untuk hal ini kita harus mengendalikan diri kita untuk berusaha supaya sehat baik phisik mental maupun emotional dan spiritual. Siapa yang dapat menyemangati diri kita kalau bukan kita sendiri. Bersyukur kepada ALLAH bahwa  kita masih sehat jantung, paru-paru maupun lever kita. Tentunya dengan berusaha untuk menjadi dokter sendiri dengan mendeteksi makanan apa yang baik untuk diri kita karena berbeda satu Individu dengan indicvidu lain makanan apa yang baik dan cocok bagi dirinya. Olah raga jalan kaki harus dipaksa start jam 9 pagi selama 40 menit disekitar perumahan kita juga bagus,  untuk mencari sinar matahari pagi yang aku rasakan bagus untuk kesehatan phisik kita.  
Yang jelas kita harus mengenali keadaan badan phisik, emosional, spiritual kita. Kita tidak perlu ngoyo lagi dalam masa umur sudah lebih dari 65 tahun, dan harus pandai bersyukur dan menikmati kehidupan ini walaupun memang ada kalanya terasa malas untuk melakukan sesuatu,  karena kehidupan terasa mengulang-ulang apa yang telah kita lalui selama perjalanan hidup kita. Maka kita harus pandai-pandai mencari sesuatu yang dapat membuat hidup kita bergairah tentunya dengan cara dan gaya kita masing-masing. Kadang bersosialisasi juga rada malas, dan lebih memilih untuk sendiri karena kita juga membutuhkan privasi untuk diri kita.   
Yah hidup itu harus seimbang dan kita sendiri yang bisa mengenali diri kita masing-masing khusunya memasuki tahapan hidup 65 tahun keatas. Anak-anak kita baru mulai meniti karier mereka, sama dengan masa muda kita sewaktu kita mulai meniti karier maupun keluarga kita masing-masing. Rasanya seperti roda pedati yang berputar dimana waktu itu akan berjalan terus dan tidak berhenti, dan  tubuh kita juga akan mengalami masa penuaan secara sunatullah karena memang demikianlah ditentukan  oleh ALLAH Yang Maha Kuasa didalam Kitab Suci Al Quran. 
Tinggal kita harus mempertahankan ketaqwaan kepada ALLAH, agar kita mempunyai suatu pegangan yang kuat dalam kehidupan kita ini yang kadangkala terasa tidak menentu kearah mana hendak kita dibawa. Dengan demikian apapun keadaan diluar diri kita, kita harus jejak menjaga kesehatan phisik maupun memperdalam dan mempertinggi kehidupan rohani kita dan tetap berkomunikasi dengan keluarga dan anak-anak kita. 
Kita harus menyempatkan dan memaksa diri kita untuk mau mendengarkan dan membaca kandungan isi Al Quran, yang merupakan Firman dari ALLAH bagi mereka yang beriman,   agar hidup kita dapat terarah dan terjaga sesuai tuntutan dan kehendak dari ALLAH yang telah menciptakan kita berada didunia ini.  
Jika kita pada satu saat bagun tidur dan gelisah, maka ambilah air wudhu Sholat dan baca serta dengarkan Kitab Suci AL Quran dijamin akan tenang kembali rasa Qalbu kita.
Ok dulu deh ya tulisan Penulis untuk pagi ini.
Salam hangat
Agung Supomo Suleiman