Saturday, September 21, 2013

Membangun Kesadaran hubungan kita dengan diri kita sendiri

Yah aku merasakan bahwa selain hubungan antara kita dengan dengan ALLAH dan hubungan kita dengan manusia lain; ternyata kya harus membangun kesadaran hubungan antara kita dengan diri kita sendiri.
 Membangun kesdaran hubungan antara kita dengan diri kita sendiri adalah suatu kesadaran yang penting, khususnya setelah menjalani kehidupan self - employed, dimana selain kita harus membangun diri kita dengan ALLAH, dan hubungan kita dengan manusia lain, kita harus membangun kesadaran antara diri kita dengan diri kita sendiri.
  •  Ya..tidak ada yang dapat membangun kesadaran hubungan antara kita dengan diri kita sendiri kecuali diri kita sendiri. Orang lain tidak bertanggung jawab dan tidak akan tahu mengenai hubungan antara diri kita dengan diri kita sendiri. Kadangkala kita seringkali tidak berusaha untuk membangun kesadaran untuk membangun komunikasi anatar diri kita dengan diri kita sendiri.  Ibaratnya kita seringkali menghindari diri atau melarikan diri untuk dapat mengenal diri kita sendiri.  Kita seringkali tidak mengakui adanya kelemahan pada diri kita sehingga kita tidak mau secara serius dan sungguh-sungguh untuk mengenal kelemahan diri kita, sehingga karenanya tidak berusaha untuk memperbaiki diri kita sendiri.
Nah, jika kita sudah berani ber-eksperimen dengan diri kita sendiri misalnya menjadi manusia yang tidak mau terikat atau mengantungkan diri kepada adanya self - employed atau tidak berada disuatu organisasi yang memberikan Jaminan Fixed Income, maka jika kita secara terus menerus berusaha terus untuk melarikan diri dari kenyataan untuk berusaha mengenal kelemahan kita, maka jelas kita akan membenturkan diri pada kesalahan dan kebodohan kita sendiri yang mengakibatkan kita senantiasa berada dalam keadaan yang stagnan bahkan mandek ditempat atau bahkan mundur kebelakang dan tidak maju-maju kedepan untuk mencari atau menemukan cara atau kwalitas mutu kehidupan yang lebih baik dari kemarin. 
  • Bagi kita orang yang beriman untuk mengakui adanya Zat Yang Maha Kuasa yang berada diluar diri kita sendiri unbtuk bergantung dan memohon, namun jika kita tidak berusaha untuk mengenal diri kita sendiri atau berusaha untuk membangun kesadaran untuk mau secara serius berhubungan dan berkomunikasi dengan diri kita sendiri, maka kita hanyalah akan berada ditataran berkhayal, karena,  ALLAH hanya akan merubah diri kita jika kita mau berusaha untuk merubah diri kita dari dalam diri kita sendiri.  
Untuk hal ini kita harus mau mengenal diri kita terutama untuk mau mengenal kelemahan dari diri kita sendiri, guna dapat membangun dan memperbaiki dan meningkatkan potensi yang ada pada diri kita untuk meraih kemenangan dalam kehidupan ini.  
  • Medan pelatihan untuk dapat mengenal atau mau secara serius untuk berhubungan dan berkomunikasi dengan diri kita, berbeda antar satu individu dengan individu lain; Dari pengalaman perjalanan hidup kita, maka kita akan dapat menemukan kesadaran ini, jika kita mau berusaha dengan sungguh-sungguh untuk memperbaiki kwalitas hidup kita dengan mau mengetahui dan bergaul dengan kehidupan orang lain diluar diri dan lingkungan kita berada, guna dapat memperluas wawasan kesadaran berpikir dan pengenalan  aryi dan makna dari kehidupan ini.                    

Friday, September 20, 2013

Penuh Misteri


Memang jika kita menjalankan wadah sebagai aktualisasi diri kita, banyak dan penuh sekali misteri yang kita tidak dapat duga sebelumnya, khususnya terkait dengan perjalanan cash flow wadah kita, dimana jika kita sudah mempet cash flow yang kita peroleh dari proyek yang telah kita lakukan, ada saja jalan keluar untuk memberikan harapan adanya rejeki mengisi cash flow tersebut  dengan syarat kita harus juga melakukan marketing antara lain melalui email kepada network business kita dengan menanyakan kabar  maupun me-mantain keep in touch dengan jaringan network business kita, dimana sepertinya terasa bahwa ALLAH menggerakan kita untuk menghubungi antara lain network kita yang pada saat bersamaan  juga sedang membutuhkan jasa bantuan kita baik untuk mereka sendiri maupun untuk jaringan business network mereka.
  • Hal ini kadangkala kita rasakan memang ada yang mengatur khususnya jika kita sudah menginjak umur 62 tahun secara pribadi, dimana tentunya tenaga kita tidak sekuat sewaktu kita masih muda, ternyata terasa adanya bantuan dan pertolongan dari luar diri kita yaitu dari  ALLAH Yang Maha Kuasa yang terasa turut membantu menghubungkan kita dengan network kita yang memang pada saat yang bersamaan. pernah merasakan jasa kita dimana untuk diri Penulis adalah Jasa Hukum Bisnis melalui wadah Suleiman Agung & Co ( SACO LAW FIRM);
 Maka terasa bahwa kita juga tidak boleh putus asa dan harus konsisten serta fokus atas bidang  jasa apa yang kita kuasai untuk dapat menjadikan lahan hidup profesi yang kita kuasai dan memang kita senang melakukannya, sehingga tidak menjadi beban,  malah kita merasakan senang membantu network business kita yang sedang membutuhkan jasa hukum dari kita.

Disinilah Penulis berani menyatakan dunia Penuh Misteri dan harapan serta Rahmat bantuan dari ALLAH, dimana kita tidak boleh putus asa untuk melakukan pembelajaran pada diri kita untuk mau melakukan marketing atau membina serta membangun  hubungan network dengan jaringan network kita;

  • Hal ini tentunya juga kembali kepada diri kita bahwa kita haruslah profesional didalam menjalankan profesi jasa yang kita berikan kepada Klien kita, Selain pribadi kita, kita juga harus berusaha membangun Brand Image dari wadah kita dimana untuk wadah dari Penulis Brand Name nya adalah SACO Law Firm yang merupakan singkatan dari Suleiman Agung & Co. 
  • Yang jelas dengan pengalaman perjalanan Independent alias self employed dengan tidak mempunyai fixed-Income semenjak 15 Tahun yang lalu yaitu 1 Juni 1998, Penulis banyak belajar bagaimana meneruskan hidup baik untuk wadah maupun pribadi secara tidak berlebihn cash flow melainkan  berusaha me-manage item mana yang benar dibutuhkan dan diperlukan serta diprioritaskan jika kita sedang ada cash in,  karena jelas akan disusul dan diringi dengan cash out yang menyebabkan nanti mepet cash flow lagi. Begitulah irama kehidupan seperti pagi dan malam, musim hujan dan musim kering silih berganti didalam kehidupan roda dunia yang terus berputar tidak henti-hentinya.
  • Sekian tulisan Penulis malam ini.
  • Jakarta 20 September 2012
  • Agung S.Suleiman jam 21.40 Jumat malam