Saturday, July 4, 2015

Hikmah dari Self Employed sebelum Umur Pensiun


Yah dulu Penulis berkeinginan untuk bebas  merdeka, dimana Penulis terpicu  berani melakukannya  pada saat umur Penulis 46 Tahun menuju 47 Tahun yaitu tanggal 1 Juni 1998,  dikala Indonesia kena hantam Krisis Ekonomi. Namun kini setelah 17 Tahun Self - Employed  umur Penulis sudah lebih dari Umur 63 tahun, sehingga memang sudah memasuki Umuran orang yang telah Pensiun. 
  • Sebelumnya Penulis pernah kerja 15 Tahun sebagai Pegawai yang terdiri dari  :      (i)  Legal Consultant /Pengacara di Kantor Hukumnya Almarhum Bang Buyung Nasution - Adnan Buyung Nasution & Associates ( Nasution, Lubis, Hadiputranto) 5 Tahun,  maupun (ii) In-house Legal Counsel di Perusahaan Minyak dan Gas (VICO - Huffco Indonesia (5 tahun),  (iii) 1 tahun buka kantor Law Firm sendiri yang kemudian 2 tahun diajak merger dengan Law firm sebagai Partner yang Klien utamanya Perusahaan Minyak dan Gas, dan (iv) di Perusahaan Pertambangan Tembaga dan Emas PT Freeport Indonesia - 5 tahun. 
Dengan demikian pengalaman Penulis adalah Kombinasi sebagai Pegawai di Perusahaan selama 15 Tahun serta  Self Employed - Independent Business Lawyer selama 17 Tahun hampir 18 Tahun. 
  • Nampaknya hikmah dari Penulis Self -Employed selama  17 tahun semenjak 1 Juni 1998,  adalah bahwa Syukur AlhamduliLLAH, dengan izin dan pertolongan ALLAH jaringan Silaturahim  Contact -  Jaringan Business Network kita dapat terbentuk; 
Jaringan Network Silaturahim dalam Business ini tentunya berbeda antara satu orang dengan orang lain tergantung dari Profesi maupun usaha yang mereka masing-masing geluti.
  • Kalau bagi Penulis, yang Penulis rasakan berdasarkan pengalaman Penulis Self-Employed selama 17 Tahun ini, adalah bahwa  jika Jaringan Network kita  membutuhkan  pemberian Jasa Hukum terkait  kegiatan Usaha bisnis mereka, maka kalau memang itu adalah "Jatah rejeki" kita dari ALLAH,   dengan izin ALLAH, dan pertolongan ALLAH,   Insya ALLAH kita akan dihubungi oleh calon Klien yang membutuhkan Jasa Hukum Bisnis atas rekomendasi dari Contact Net-work Penulis tersebut, namun setelah kita berusaha dengan sungguh berikhtiar untuk mencari karunia ALLAH sesuai dengan perintah ALLAH didalam Kitab Suci Al Quran sebagai Pedoman Hidup atau Way of Life kita. 
Dengan demikian secara keyakinan keimanan Islam hal ini adalah karena ALLAH memang telah menggerakan hati Contact Network Jaringan Business Silahturahim  kita,  untuk ingat kepada kita yang sedang membutuhkan Karunia ALLAH untuk kelangsungan hidup kita. Biasanya hal ini terjadi jika memang keadaan Cash Flow kita sudah benar- benar mepet karena ALLAH akan menolong kita untuk mencukupi kebutuhan kita dan menguji Keimanan, kesabaran serta ketangguhan kita untuk berjuang mencari Karunia ALLAH yang halal.

  • Yakinlah bahwa Rejeki dari setiap manusia tidak akan tertukar dan tidak ada faktor kebetulan melainkan semua adalah  ditentukan oleh ALLAH dengan Sunatulah kita harus berusaha, namun hasil Besar - Kecilnya Takaran adalah ditentukan oleh ALLAH.

Syukur ALHAMDULILLAH, Penulis rasakan adanya pertolongan dari ALLAH, dengan usaha ikhtiar dari kita sebagai manusia yang wajib mencari karunia ALLAH dan memohon senantiasa atas  pertolongan dan izin dari ALLAH, berusaha untuk memperkenalkan nama kita sebagai Independent Professional Business Lawyer  di market bursa Jaringan Network Business Silaturahim  kita; 
  • Kita sebagai manusia untuk dapat Survive haruslah membekali diri kita  dengan keahlian untuk mau  berusaha untuk menjalin dan memelihara Jaringan Network Business Silaturahim  dengan berbagai Perusahaan Nasional yang berusaha untuk Survive, yang biasanya  membutuhkan Investor atau bantuan dana untuk dapat mempertahankan Survival-bisnis usaha mereka, khususnya didalam usaha bidang minyak, gas dan pertambangan umum; 
Seringkali Penulis merasakan bahwa sebagai Independent Self-Employed  Business Lawyer,  jika kita sudah di ujung "tanduk Cash- Flownya khususnya Cash - In kita,  maka INSYA ALLAH  dengan izin dan pertolongan ALLAH,  ALLAH akan mengetok hati mereka untuk mau menghubungi kita sebagai salah satu kandidat mereka. Hal ini kita harus sadari dan yakini karena ada Jalur Hablu MinaLLAH dan ada Jalur Hablu Minanas,  dimana  Jaringan Network Business adalah pada paling ujungnya adalah tersambung kepada Jalur Hablu MinaLLAH dimana ALLAH sesuai dengan Tuntunan Cahaya ALLAH adalah sebagai Sumber Pencipta Langit dan Bumi dan apa yang ada diantara keduanya.   

  • Dengan pengalaman lebih dari 17 tahun Self-Employed dengan izin ALLAH, maka kita harus belajar bagaimana memilih harga yang pas serta bagaimana harus kita pelihara agar  lebih berkesinambungan termasuk tetap memelihara dan membangun Network kita. 
Penulis pada saat ini  tidak mau terlalu ngoyo didalam mempertahankan survival ini, namun lebih harus mencari kese-imbangan didalam kehidupan di tahapan lebih dari 63 Tahun yang masih diberikan kesempatan oleh ALLAH untuk berada didunia ini.    
  • Masa 17 Tahun Self-Employed merupakan suatu "pengalaman Nyata" yang Penulis alami dan jalankan dengan Izin dan Pertolongan dari ALLAH. Salah satu faktor untuk mencari Karunia yang berkah, Penulis berusaha untuk menjauhi larangan ALLAH dan mendekati perintah ALLAH dengan mau membaca Firman Ayat-ayat suci ALLAH dari Kitab Suci AL-Quran. Setiap manusia diberikan kebebasan untuk memilih dari ALLAH untuk menentukan jalan hidupnya tentunya dengan konsekwensi yang harus ditanggung oleh masing-masing individu tersebut. 
Pilihan meneruskan untuk survive adalah tetap pada diri kita masing-masing, namun untuk adanya peningkatan kesadaran harus kita kombinasikan melatih ketahanan  mental untuk Survive, dan memohon pertolongan ALLAH yang menciptakan kehidupan dengan Penulis harus memaksa diri kita sendiri mau "membaca" petunjuk  ALLAH bagaimana supaya kita Insya ALLAH bisa hidup menuju kesuksesan yang bertolak pada "PATOKAN PEDOMAN dari KITAB SUCI dari ALLAH, yang bagi Penulis yang menganut agama Islam adalah Al Quran,  dimana didalam Kitab Suci AL Quran ini  jelas tertera bahwa ALLAH tidak pernah menzalimi kita,  melainkan kitalah yang seringkali menzalimi diri kita sendiri.
  • Hikmah dan pelajaran yang Penulis bisa petik dari pengalaman Self-Employed  selama 17 tahun dengan izin dan pertolongan dari ALLAH, adalah  jangan pernah menyerah dan putus asa dengan Rahmat Pertolongan ALLAH,  karena rejeki dan takaran ukuran Kwantitas yang menentukan adalah ALLAH, dan kita sebagai makhluk yang diciptakan  ALLAH,   harus berusaha ikhtiar untuk mengenali diri kita dengan berani melakukan eksperimen positif dengan diri kita yang berpatokan kepada ALLAH yaitu hanya takut dan hanya menyembah dan minta pertolongan kepada ALLAH dan jangan takut untuk mencoba melakukan sesuatu yang kita senangi dan geluti menjadi pasion kita untuk beribadah dan mengenal arti dari kehidupan ini dengan mengenal ALLAH dan mengenali kelemahan serta kekuatan diri kita karena manusia tidak ada yang sempurna, dan senantiasa belajar dari jatuh dan bangun kembali dalam perjalanan di kehidupan dunia yang sementara dan fana sebagaimana diingatkan oleh ALLAH berulang kali didalam Kitab Suci AL Quran.      
Pengalaman Penulis adalah bahwa jika kita rajin untuk mau memaksakan diri kita mau membaca isi firman ALLAH didalam Kitab Suci ALLAH dengan sungguh menggali dan memahami kandungan hikmah dari Firam ALLAH tersebut secara kontinue berkesinambungan, dan juga berusaha untuk menjauhkan larangan ALLAH, maka sesuai dengan firman,  petunjuk dan janji ALLAH dalam Kitab Suci AL Quran, maka permasalahan kita akan dicarikan jalan keluar oleh ALLAH, dan kita akan diberikan rejeki Karunia yang Berkah oleh ALLAH dari sudut dan arah yang kita tidak sangka-sangka, termasuk kita harus memperhatikan juga untuk misalnya  memberi makanan burung dipagi hari di halaman kita sehingga halaman kecil kita akan dianggap sebagai Lumbung tempat burung mencari makanan misalnya beras merah atau beras putih setengah ukuran cangkir yang sedang... hehehe...       
 

Jakarta, 30 Juni 2015 direvisi dan diedit 19 Maret 2016 malam hari
Agung Supomo Suleiman   
    

Monday, June 29, 2015

PILIHAN HIDUP

Ya benar, dalam keterbatasan kemampuan maupun waktu apalagi jika kita sudah mulai berumur lebih dari 63 tahun, Penulis merasakan bahwa kita harus melalukan pilihan dalam hidup ini dan tidak mungkin bisa kita menangani semuanya sekaligus. 
Yang paling tahu kelemahan dan kekurangan kita adalah diri kita dan bukan orang lain. Bagi Penulis, syukur ALHAMDULILLAH sudah bisa selama 17 Tahun semenjak 1 Juni 1998 memilih hidup untuk "Self-Employed" dengan pengertian tidak terikat dengan suatu Perusahaan atau organisasi tertentu untuk menentukan masa depan maupun menjalankan sisa hidup didunia yang akan Penulis geluti, yaitu bebas dan hanya menyembah kepada ALLAH Yang Maha Kuasa yang telah menciptakan dan memberikan kehidupan ini kepada kita semua termasuk Penulis; Kita harus sadar bahwa sesuai dengan petunjuk dan peringatan ALLAH kepada kita melalui firman ALLAH didalam Kitab Suci ALLAH bahwa kita semuanya tanpa kecuali akan kembali kepada ALLAH untuk mempertangung jawabkan semua kelakuan dan perbuatan kita selama didunia ini.  
  • Memang yang paling mengetahui kearah mana sisa kehidupan ini kita jalani hanyalah kita sendiri dan bukan orang lain. Karena umur dan stamina tubuh kita juga terbatas, maka Penulis memilih untuk melanjutkan gaya hidup yang Penulis telah rintis selama 17 Tahun ini, yaitu self-employed dan fokus kepada bidang profesi yang Penulis telah geluti, jalankan  dan perjuangkan dengan segala jatuh dan bangunnya, termasuk Cash Flownya,  yaitu menjadi Independent Business Lawyer dengan gaya Self-Employed.  
Jika kita sudah makin berusia hidup dengan izin dan perkenan ALLAH tentunya Insya ALLAH kita bisa menentukan pilihan apa yang paling cocok dengan segala kelemahan dan kekuatan kita yang sangat terbatas ini. Sebagai penganut Muslim, Penulis akan meminta tolong kepada ALLAH pilihan hidup yang mana yang paling tepat untuk kita lakukan dengan Sholat Minta Pertolongan kepada ALLAH,  kearah dan cara hidup apa yang paling cocok  dan tepat untuk kita menjalankan sisa kehidupan kita, dengan keadaan kejiwaan phisik, stamina, tingkat emosional, kesenangan, dan pasion kita.

  • Penulis sadari bahwa  rejeki dan perjalanan kehidupan masing-masing dari kita adalah sangat berbeda satu dengan lainnya, dimana hanya kitalah yang paling tahu pilihan model dan gaya hidup yang model mana yang   akan kita jalani,  khususnya,  didalam menempuh sisa kehidupan kita didunia yang sementara ini. 
Kita harus pandai-pandai bersyukur kepada ALLAH, dimana  hingga saat ini dengan izin dan pertolongan ALLAH Yang Maha Penolong, kita   masih diberikan kesempatan untuk hidup, untuk memperbaiki  catatan dalam buku kehidupan kita; Hingga saat ini Penulis masih diberikan izin oleh ALLAH untuk dapat menyalurkan keahlian dalam bidang profesi Independent Business Lawyer untuk mencari dan mengejar Karunia ALLAH untuk dapat berguna kepada lingkungan dekat kita baik untuk Klien maupun keluarga kita untuk melanjutkan kehidupan agar bisa Survive dengan izin dan pertolongan ALLAH Yang Maha Pemberi Rejeki. Kita harus pandai bersyukur, kita sebagai penganut Muslim masih diberikan kesempatan untuk menjalankan Ibadah Puasa di Bulan Suci Ramadhan ini, agar Insya ALLAH bisa menggapai predikat Ketaqwaan kepada ALLAH yaitu melaksanakan hidup untuk bisa beribadah kepada ALLAH  tempat tujuan Akhir kita untuk mempertanggung jawabkan segala perbuatan kita selama diberi kesempatan untuk berada di Dunia  yang bersifat sementara ini.
ALLAH memang tidak kelihatan, namun tanda-tanda Kekuasaan ALLAH jelas tersebar disekitar kita,  termasuk fenomena alam antara lain keseimbangan dalam alam baik pergantian siang dan malam, mati dan hidup, senang dan sedih, muda dan tua, naik dan turun, lemah dan kuat, dan banyak sekali tanda-tanda adanya Kebesaran dan Kekuasaan ALLAH lainnya.  
  • Ok dahulu Penulis  harus menyelesaikan pekerjaan melaksanakan jasa hukum sebagai Independent Business Lawyer untuk Klien dalam rangka mencari karunia dan rejeki dari ALLAH agar bisa bermanfaat kepada Klien dan juga keluargaku sebagai suami yang berkewajiban mencari nafkah dengan niat karena ALLAH.
div style="text-align: justify;"> Jakarta, 30 Juni 2015
Agung Supomo Suleiman 

Saturday, June 13, 2015

ALHAMDULILLAH 17 Tahun Self Employed Independent Professional Business Lawyer

Yah Penulis benar-benar harus bersyukur kepada ALLAH Yang Maha Kuasa bahwa dengan izin dan pertolongan ALLAH S.W.T. hingga tanggal 1 Juni 2015 Penulis masih diberikan waktu oleh ALLAH untuk menjalankan profesi sebagai Independend Business Lawyer, yang memilih hidup untuk merdeka dan Independent dan Professional yang bebas dari keterikatan suatu Organisasi atau institusi yang bisa membatasi Kebebasan dan Kemerdekaan Penulis untuk tidak mau terikat dengan suatu sifat pekerjaan yang bisa "mengekang kebebasan didalam menentukan pola  hidup" yang tidak terkungkung didalam  suatu Ruangan yang terkungkung, apalagi Umur Penulis dengan izin ALLAH sudah melampui 63 tahun lebih, dimana Penulis harus ada keseimbangan antara Bekerja mencari karunia ALLAH, bersilaturahmi dengan Saudara, beribadah membaca isi Kandungan Kitab suci Al Quran, olahraga menjaga stamina tubuh, istirahat, melihat alam ciptaan ALLAH.

Jika kita fokus dan tekun dan juga Fokus untuk bertaqwa kepada ALLAH khususnya Janji ALLAH yang terdapat dalam Kitab Suci ALLAH dengan hanya takut kepada ALLAH Yang Maha Tunggal dan memohon dengan sungguh-sungguh  untuk meminta petunjuk kepada ALLAH dengan Sholat Istikarah atau permintaan tolong kepada ALLAH melalui Sholat meminta petunjuk jalan mana yang harus kita pilih untuk melanjutkan Profesi Independend Business Lawyer yang sudah kita tekuni selama 17  tahun sebagai Self - Employed semenjak 1 Juni 1998, dimana saat itu  Penulis berumur 46 Tahun memutuskan untuk     keluar      dari  PT Freeport Indonesia dan menekuni diri untuk menjadi Self-Employed  atau mempekerjakan diri sendiri sebagai Independend Professional Business Lawyer  dengan membuka wadah sendiri yang kini benama Suleiman Agung & Co ("Saco Law").

 
  • Hal ini adalah karena Penulis akan tetap fokus kepada pilihan dan rejeki Karunia dari ALLAH yaitu ber-Professi sebagai Independent Professional Business Lawyer yang Penulis geluti dengan karakter  bebas Independent memilih untuk "Flexi Time" maupun "Flexi Place", "Impartial", "Non-Partisan",guna menjaga Independensi  dari Penulis untuk bebas bergerak, mobile didalam menjalankan  Professi sebagai Independent Profesional Business  Lawyer yang  tidak terkungkung dengan suatu Organisasi apapun, melainkan mendudukan posisi sebagai Konsultan Hukum yang Independend,  berdasarkan pemberian Jasa keahlian Professi dibidang aspek hukum khususnya terkait Pemberdayaan Pengusahaan Nasional dalam Bidang Minyak Gas dan Petambangan Umum maupun Perusahaan Nasional yang berbisnis investasi didalam memproduksi Hasil Produk Kekayaan Alam Bahan Galian mulai dari Besi menjadi Produk Jadi, Batu Bara, Jasa Pendukung, maupun aspek pembiayaan, investasi, korporasi, dimana ter-"Titeni" tersimpulkan berdasarkan Track Record Perjalanan Professi Penulis  bahwa disinilah Insya ALLAH merupakan  Fokus Core "Ladang Karunia" dari ALLAH, bagi Penulis untuk mengejar Karunia ALLAH dalam rangka beribadah kepada ALLAH didunia yang fana dan sementara ini  sebagai ladang beramal dan Insya ALLAH bermanfaat bagi para Stacke-Holder,  menuju Akhirat sesuai  dengan Pedoman ALLAH yang terangkum didalam Kitab Suci ALLAH maupun Hadits dari Nabi Muhammad sebagai Rasul ALLAH sebagai penerus dan Penutup dari Para Rasul dan Nabi sebelumnya yang telah juga diturunkan Kitab-Kitab Suci dari ALLAH S.W.T.,  dalam rangka bersyukur, bertobat dan mengabdi kepada ALLAH atas nikmat karunia yang telah diberikan ALLAH Yang Maha Kuasa Pencipta Kehidupan Dunia dan Akhirat kepada Penulis. 
  • Waduh sudah larut malam nih Penulis mau Tidur dulu ya....
  • Jakarta 14 Juni 2015
  • Agung Supomo Suleiman