Sunday, August 12, 2012

Perjuangan Bebas Membuka Wadah Warung Sendiri

  • Benar aku rasanya senang menulis di Blog engga tahu kenapa, dimana setelah menulis di Blog ini rasanya plong dan lega; Begitu aku selesai buka puasa dan sholat Magrib aku langsung saja deh mau nulis di Blog lagi dengan Judul Perjuangan Bebas Membuka Wadah Warung Sendiri ; 
Rasanya lega banget karena ternyata mempunyai wadah sendiri yang kini bernama SACO LAW FIRM selama 14 tahun lebih dengan izin ALLAH Yang Maha Kuasa,  Penulis utamakan untuk merasakan kemederkaaan dalam berekspresi didalam membuat Langkah berani dan ber- eksperimental - berani terjun bebas sewaktu aku berumur 47 tahun membuat wadah sendiri setelah aku keluar dari  PT Freeport Indonesia;  
  • Kalau aku pikir2 banyak rejeki yang datang kepada kita bersamaan dengan adanya cobaan, bayangin di PT Freeport Indonesia aku mendapatkan Rumah gratis hanya kerja 5(lima) tahun sebagai In House Legal Counsel  itupun House-nya berasal dari House Loan dimana aku tidak pernah tempatin karena disewakan kepada orang Philipina selama 5 tahun, sehingga Pokok Hutang House  dibayar oleh Penulis dari terima sewaan dari Penyewa Orang Philipina,  dan Bunga cicilannya dibayar Bank Niaga karena PT Freeport Indonesia pada saat itu menjalin kerjasama dengan Bank Niaga untuk program House Loan untuk para Karyawannya;  House Loan inipun aku peroleh 1(satu) tahun setelah kerja di PT. Freeport Indonesia sewaktu Freeze House Loan diterapkan di PT Freeport Indonesia, tapi aku bisa dapatkan karena memang merupakan syarat perjanjian 1 tahun setelah aku kerja di PT Freeport, sehingga aku harus protes kepada VP orang asingnya untuk bisa memegang janjinya untuk memberikan aku House Loan Tersebut, dimana aku berhasil tetap mendapatkan House Loan disaat Freeze House Loan di PT Freeport Indonesia tersebut; 
  • Namun cobaannya  adalah bahwa untuk aku bisa mendapatkan gratis House di bilangan Villa Delima tersebut, yang men-trigger atau memicunya adalah ada Karyawan Asing dari Lapangan di Irian mengantikan Bossku yang pulang ke USA kesuatu kota yang sapinya lebih sedikit dari orangnya; Orang Pengganti asing ini menghentikan rapat mingguan Tele Conference oleh Boss lama kita yang telah pulang dengan alasan  memimpin tidak bisa berjarak jauh sehingga  Bosskupun ibaratnya dipentalin oleh Boss baru ini;
    • Nah kelanjutannya ternyata aku juga mendapatkan perlakuan yang sama dengan Boss baru ini, dimana program yang telah dibentuk Boss lamaku atas diriku  dirombak oleh Boss baru ini; Boss lama ku di USA pernah menanyakan kepadaku apakah ada problem atau tidak dan aku bilang tidak ada, karena aku akan  mengurusnya sendiri masalah ini; Nah, hasilnya adalah aku fight for my rights dimana  akhirnya mendapatkan Rumah Lunas dari House Loan yang baru 5 tahun berjalan, dan menjadi milik syah Penulis diatas itu ada juga sejumlah uang...AlhamduliLLAH memang misteri kehidupan didunia ini; Nah dengan adanya Modal inilah pada tanggal 1 Juni 1998, aku keluar dari PT Freeport Indonesia dan berani membuat wadah warung sendiri yang kini bernama SACO LAW FIRM
    Semula aku sih pernah coba membuat wadah sendiri tahun 1990 -an, sebagaimana Penulis ceritakan dalam tulisan yang sebelumnya, namun ternyata hanya mengantarkan Penulis  Naik Haji gratis ke Mekah  dari pembagian hasil akhir tahun dari Law Firm Delma Juzar dan Wiriadinata, setelah aku diminta untuk bergabung merger, namun ternyata aku merasa tidak diperlakukan adil, sehingga hanya betah 2 (dua) Tahun dan merupakan pengantar  Partnerku untuk bergabung dengan wadah Law Firm yang lebih besar tersebut, sedangkan aku setelah pulang Haji bergabung  sebagai In-House Legal Cousel di PT Freeport Indonesia;  
    • Yah begitulah masing dari kita mempunyai cerita pengalaman yang Unik dimana melalui wadahku sendiri yang kini bernama SACO LAW FIRM  aku patut bersyukur aku bersama isteriku dapat melanjutkan membesarkan 2 (anak) ku dimana keduanya ALHAMDULILLAH telah lulus dari ITB dan mendapatkan sholarship di Wageningen dan telah lulus dan menikah, dan anakku yang laki telah lulus dari FHUI dan kini telah bekerja, maupun tahun ini 2 kali, Penulis dan isteriku serta anaku dengan Izin dan Pertolongan ALLAH Yang Maha Pengasih telah jalan-jalan ke Jepang bulan April 2012 selama 6 hari dan ke Belanda bulan Juli 2012 selama 2 minggu atau 15 hari;